Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Diminati Anak Muda, Padel Dinilai Masih Menjadi Olahraga Kalangan Tertentu

    Juni 8, 2026

    Buka di Samarinda, W Superclub Terancam Disidak Jika Tak Penuhi Standar Keselamatan

    Juni 8, 2026

    Tekan Risiko Stunting, Wawali Samarinda Soroti Pentingnya Edukasi Calon Pengantin

    Juni 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Samsun Kritik Gubernur-Wagub Kaltim Absen di Dua Paripurna Strategis
    DPRD Kaltim

    Samsun Kritik Gubernur-Wagub Kaltim Absen di Dua Paripurna Strategis

    SittiBy SittiJuli 17, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kalimantan Timur Muhammad Samsun
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kalimantan Timur Muhammad Samsun mengkritik ketidakhadiran Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim dalam dua rapat paripurna penting yang digelar DPRD pada Senin 14 Juli 2025.

    Menurutnya, absennya kedua pimpinan daerah itu dapat memperlemah sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam membahas agenda strategis pembangunan daerah.

    “Sebenarnya idealnya, gubernur dan wakil gubernur hadir dalam agenda penting seperti ini,” ucap Samsun.

    “Tapi ya kita maklumi, wakil gubernur juga punya banyak agenda kerakyatan,” tambahnya.

    Dua paripurna yang digelar di Gedung Utama B DPRD Kaltim tersebut adalah Paripurna ke-23 dan ke-24. Paripurna ke-23 membahas penyampaian pendapat Gubernur terhadap Raperda Inisiatif DPRD tentang Penyelenggaraan Pendidikan serta pandangan umum fraksi terhadap Raperda tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

    Sementara Paripurna ke-24 membahas finalisasi perubahan Kamus Usulan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD untuk dimasukkan ke dalam RKPD 2025 serta sambutan dari Gubernur.

    Yang disayangkan, kata Samsun, bukan hanya absennya gubernur dan wakil gubernur, tetapi juga tidak adanya pejabat struktural tinggi yang mewakili secara resmi.

    “Seyogianya yang mewakili minimal adalah pejabat struktural. Kan masih ada asisten, Sekda juga ada. Ada asisten I, II, III, dan lainnya. Masa iya, yang hadir hanya tenaga ahli,” katanya.

    Samsun mengingatkan forum paripurna DPRD merupakan ruang pengambilan keputusan strategis yang membutuhkan kehadiran formal dari unsur pemerintah provinsi. Keterwakilan pejabat eselon tinggi sangat penting untuk menjaga komunikasi politik yang sehat.

    Ia menilai pola ketidakhadiran seperti ini harus menjadi perhatian, karena bisa menimbulkan kesan seolah pemerintah provinsi tidak serius dalam menjalin kemitraan kebijakan dengan DPRD.

    Rapat-rapat paripurna itu sendiri berjalan dengan agenda tetap dan tetap melibatkan penyampaian dokumen dari pihak eksekutif. Namun, ketiadaan pejabat utama dalam forum resmi memunculkan reaksi dari kalangan legislatif yang merasa tidak diberi ruang komunikasi yang setara.

    Samsun berharap ke depan, pemerintah provinsi bisa menunjukkan komitmen lebih kuat dalam setiap forum resmi, termasuk dengan menghadirkan pejabat tinggi secara langsung jika kepala daerah berhalangan hadir.

    “Ini soal etika pemerintahan dan kemitraan, bukan sekadar absen atau tidak,” pungkasnya.

    Muhammad Samsun Pokir RKPD
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Pemerataan Jadi Tantangan Baru Gratispol dan Jospol di Kaltim

    Mei 2, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026

    DPRD Samarinda dan Bontang Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan di Tengah Tekanan Fiskal

    April 14, 2026

    RKPD 2027 Masih Tahap Rancangan, Prioritas Daerah Jadi Penentu Arah Pembangunan

    April 7, 2026

    Polemik Pokir, DPRD Kaltim Nilai 160 Usulan Masih Relevan

    April 6, 2026

    Pokir DPRD Disesuaikan, Sekda Kaltim Tegaskan Ikuti Prioritas RKPD 2027

    April 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Diminati Anak Muda, Padel Dinilai Masih Menjadi Olahraga Kalangan Tertentu

    R’syaJuni 8, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Tingginya biaya bermain padel dinilai masih menjadi tantangan bagi perkembangan olahraga tersebut…

    Buka di Samarinda, W Superclub Terancam Disidak Jika Tak Penuhi Standar Keselamatan

    Juni 8, 2026

    Tekan Risiko Stunting, Wawali Samarinda Soroti Pentingnya Edukasi Calon Pengantin

    Juni 8, 2026

    Tak Mau Ujuk-Ujuk Maju, Helmi Akan Bangun Mesin Politik hingga Tingkat RT

    Juni 8, 2026

    Percepat Penurunan Stunting, Kepala BKKBN Kaltim Dorong Sinkronisasi Data RLTH

    Juni 8, 2026
    1 2 3 … 3,129 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.