Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    Juli 20, 2026

    Pelaksanaan WFH Masih Dievaluasi, AI Deteksi Dugaan Manipulasi Presensi ASN Samarinda

    Juli 20, 2026

    Matangkan Persiapan Porprov, KONI Samarinda Butuh Anggaran Tembus Rp10 Miliar

    Juli 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»PDIP Tetap Dorong Hak Angket, Samsun: Kalau Rugikan Rakyat Harus Dijalankan
    Politik

    PDIP Tetap Dorong Hak Angket, Samsun: Kalau Rugikan Rakyat Harus Dijalankan

    SittiBy SittiJuli 20, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Fraksi PDIP DPRD Kaltim, Muhammad Samsun (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pembahasan usulan hak angket DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) belum menunjukkan perkembangan berarti setelah rapat paripurna sebelumnya gagal digelar akibat tidak memenuhi kuorum.

    Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Muhammad Samsun mengakui dorongan untuk menggunakan hak angket masih ada, namun pelaksanaannya bergantung pada dinamika politik di parlemen.

    Fraksi PDIP tetap konsisten mendukung penggunaan hak angket sebagai instrumen pengawasan terhadap kebijakan pemerintah daerah. Namun, mekanisme tersebut tidak dapat dijalankan hanya oleh satu fraksi.

    “Fraksi PDIP mendorong. Cuma Fraksi PDIP tidak bisa sendirian. Pergerakan politiknya kan kalian tahulah ke mana arahnya,” kata Samsun, Senin, 20 Juli 2026.

    Ia mengungkapkan agenda pembahasan hak angket sebenarnya masih masuk dalam penjadwalan DPRD. Namun, jadwal tersebut bersifat tentatif dan sangat bergantung pada perkembangan situasi politik.

    “Penjadwalan ada, tapi sifatnya tentatif. Kemarin sudah kita coba, ternyata tidak kuorum. Kelihatannya perkembangan situasi politiknya belum berubah,” ungkapnya.

    Tujuan utama hak angket bukan untuk menjatuhkan kepala daerah, melainkan mengevaluasi kebijakan pemerintah agar lebih berpihak kepada masyarakat. Menurutnya, selama pemerintah menunjukkan perbaikan, penggunaan hak angket belum menjadi pilihan yang harus dipaksakan.

    “Orientasi angket itu penyelidikan untuk perbaikan. Selama ada perubahan mengarah ke perbaikan, tidak perlu harus sampai angket. Tapi ketika tidak ada perubahan dan itu merugikan rakyat, ya harus kita lakukan angket,” tegasnya.

    Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi anggapan sejumlah pihak yang menilai pembahasan hak angket sengaja diperlambat hingga perhatian publik mereda. Samsun membantah tudingan tersebut dan menilai mandeknya pembahasan lebih disebabkan kondisi politik di DPRD.

    “Bukan lama-lama. Itu sudah diparipurnakan. Cuma memang realitas politik harus kita hitung juga,” katanya.

    Ia juga mengingatkan agar pemerintah menjadikan kritik dan aksi demonstrasi masyarakat dalam beberapa waktu terakhir sebagai bahan evaluasi. Menurutnya, penyampaian pendapat merupakan hak konstitusional yang harus dihormati dalam negara demokrasi.

    “Kalau tidak ada perbaikan, jangan salahkan rakyat kalau kemudian meminta yang lebih atau ada demonstrasi yang lebih besar lagi. Itu bagian dari evaluasi masyarakat,” ujarnya.

    Perhatian pemerintah seharusnya tidak hanya tertuju pada polemik sejumlah program maupun belanja daerah, tetapi juga pada upaya memperkuat kapasitas fiskal Kaltim.

    Keterbatasan APBD menjadi tantangan utama dalam memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari infrastruktur, pendidikan hingga layanan kesehatan.

    “Permasalahannya sumber APBD kita yang harus menjadi perhatian. Karena kemampuan anggaran terbatas, akhirnya pemerintah harus membagi untuk jalan, rumah sakit, pendidikan dan sektor lainnya,” tutupnya.

    DPRD Kaltim Fraksi PDIP Hak angket Muhammad Samsun
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Jembatan Mahakam Ulu Dikeluhkan Pengguna Jalan, DPRD Pastikan Masuk Agenda Pembahasan

    Juli 20, 2026

    Data Partai Politik di Kaltim Dimutakhirkan, KPU Mulai Validasi Berkelanjutan

    Juli 19, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Mandek, Pengamat: Diduga Sengaja Diulur hingga Publik Lelah

    Juli 18, 2026

    IKN Dikebut Menuju Ibu Kota Politik 2028, Otorita Evaluasi Seluruh Proyek Strategis

    Juli 18, 2026

    Simpang Siur Kehadiran Presiden di IKN, Ini Respons Ketua Gerindra Samarinda

    Juli 17, 2026

    Distribusi LPG Dinilai Lebih Tepat Dikelola Koperasi Merah Putih Ketimbang Bisnis Ritel

    Juli 16, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    R’syaJuli 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah Samarinda Bambang Styawan mengungkapkan sedikitnya 150…

    Pelaksanaan WFH Masih Dievaluasi, AI Deteksi Dugaan Manipulasi Presensi ASN Samarinda

    Juli 20, 2026

    Matangkan Persiapan Porprov, KONI Samarinda Butuh Anggaran Tembus Rp10 Miliar

    Juli 20, 2026

    Jembatan Mahakam Ulu Dikeluhkan Pengguna Jalan, DPRD Pastikan Masuk Agenda Pembahasan

    Juli 20, 2026

    BKKBN Kaltim Perkuat Intervensi Non-Nutrisi untuk Tekan Stunting

    Juli 20, 2026
    1 2 3 … 3,227 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.