Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bukan Kekurangan Anggaran, Ini Alasan Insentif Guru Samarinda Terlambat Dibayar

    September 9, 2026

    Hadapi Eskalasi Karhutla, Pemkot Siagakan Damkar dengan Response Time 10 Menit

    September 9, 2026

    Usai Pemadaman Karhutla, Kualitas Udara dan ISPU PM2.5 Turun ke Kategori Sedang

    September 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»PDIP Tetap Dorong Hak Angket, Samsun: Kalau Rugikan Rakyat Harus Dijalankan
    Politik

    PDIP Tetap Dorong Hak Angket, Samsun: Kalau Rugikan Rakyat Harus Dijalankan

    AminahBy AminahJuli 20, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Fraksi PDIP DPRD Kaltim, Muhammad Samsun (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pembahasan usulan hak angket DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) belum menunjukkan perkembangan berarti setelah rapat paripurna sebelumnya gagal digelar akibat tidak memenuhi kuorum.

    Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Muhammad Samsun mengakui dorongan untuk menggunakan hak angket masih ada, namun pelaksanaannya bergantung pada dinamika politik di parlemen.

    Fraksi PDIP tetap konsisten mendukung penggunaan hak angket sebagai instrumen pengawasan terhadap kebijakan pemerintah daerah. Namun, mekanisme tersebut tidak dapat dijalankan hanya oleh satu fraksi.

    “Fraksi PDIP mendorong. Cuma Fraksi PDIP tidak bisa sendirian. Pergerakan politiknya kan kalian tahulah ke mana arahnya,” kata Samsun, Senin, 20 Juli 2026.

    Ia mengungkapkan agenda pembahasan hak angket sebenarnya masih masuk dalam penjadwalan DPRD. Namun, jadwal tersebut bersifat tentatif dan sangat bergantung pada perkembangan situasi politik.

    “Penjadwalan ada, tapi sifatnya tentatif. Kemarin sudah kita coba, ternyata tidak kuorum. Kelihatannya perkembangan situasi politiknya belum berubah,” ungkapnya.

    Tujuan utama hak angket bukan untuk menjatuhkan kepala daerah, melainkan mengevaluasi kebijakan pemerintah agar lebih berpihak kepada masyarakat. Menurutnya, selama pemerintah menunjukkan perbaikan, penggunaan hak angket belum menjadi pilihan yang harus dipaksakan.

    “Orientasi angket itu penyelidikan untuk perbaikan. Selama ada perubahan mengarah ke perbaikan, tidak perlu harus sampai angket. Tapi ketika tidak ada perubahan dan itu merugikan rakyat, ya harus kita lakukan angket,” tegasnya.

    Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi anggapan sejumlah pihak yang menilai pembahasan hak angket sengaja diperlambat hingga perhatian publik mereda. Samsun membantah tudingan tersebut dan menilai mandeknya pembahasan lebih disebabkan kondisi politik di DPRD.

    “Bukan lama-lama. Itu sudah diparipurnakan. Cuma memang realitas politik harus kita hitung juga,” katanya.

    Ia juga mengingatkan agar pemerintah menjadikan kritik dan aksi demonstrasi masyarakat dalam beberapa waktu terakhir sebagai bahan evaluasi. Menurutnya, penyampaian pendapat merupakan hak konstitusional yang harus dihormati dalam negara demokrasi.

    “Kalau tidak ada perbaikan, jangan salahkan rakyat kalau kemudian meminta yang lebih atau ada demonstrasi yang lebih besar lagi. Itu bagian dari evaluasi masyarakat,” ujarnya.

    Perhatian pemerintah seharusnya tidak hanya tertuju pada polemik sejumlah program maupun belanja daerah, tetapi juga pada upaya memperkuat kapasitas fiskal Kaltim.

    Keterbatasan APBD menjadi tantangan utama dalam memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari infrastruktur, pendidikan hingga layanan kesehatan.

    “Permasalahannya sumber APBD kita yang harus menjadi perhatian. Karena kemampuan anggaran terbatas, akhirnya pemerintah harus membagi untuk jalan, rumah sakit, pendidikan dan sektor lainnya,” tutupnya.

    DPRD Kaltim Fraksi PDIP Hak angket Muhammad Samsun
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    DPRD Kaltim Beri Waktu Sepekan untuk Cabut Mutasi Guru

    September 9, 2026

    Jaga Hutan Malah Dapat Dana Lebih Kecil, Pansus DPRD Kaltim Minta Skema Jasa Lingkungan Diubah

    September 8, 2026

    Aset Daerah Kaltim Banyak Belum Produktif, Pansus Dorong Jadi Sumber PAD

    September 8, 2026

    TPP ASN Kaltim Tetap Utuh, DPRD Minta Kinerja dan Pengawasan Diperketat

    September 8, 2026

    Fraksi PKS Desak DPRD Kaltim Bongkar Akar Masalah Antrean BBM

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bukan Kekurangan Anggaran, Ini Alasan Insentif Guru Samarinda Terlambat Dibayar

    R’syaSeptember 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun memastikan insentif guru triwulan II yang belum…

    Hadapi Eskalasi Karhutla, Pemkot Siagakan Damkar dengan Response Time 10 Menit

    September 9, 2026

    Usai Pemadaman Karhutla, Kualitas Udara dan ISPU PM2.5 Turun ke Kategori Sedang

    September 9, 2026

    MTQN Jadi Ajang Penguatan Pendidikan Al-Qur’an, Kaltim Siap Tampilkan Generasi Berprestasi dan Berakhlak

    September 9, 2026

    Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan Pematangan Lahan hingga Tingkat RT

    September 9, 2026
    1 2 3 … 3,330 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.