Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim
    Ekonomi

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    R’syaBy R’syaSeptember 13, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIV Kalimantan Timur (Kaltim), Titit Lestari (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIV Kalimantan Timur (Kaltim) Titit Lestari mendorong pengembangan fashion berbasis budaya dan wastra Nusantara sebagai salah satu cara memperkuat ekonomi budaya di Kaltim.

    Menurut Titit, pelestarian budaya tidak cukup hanya dengan menjaga warisan leluhur. Kekayaan budaya juga perlu diberdayakan dan dikembangkan agar tetap hidup sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

    “Fashion menjadi salah satu bukti nyata bagaimana kekayaan budaya kita dapat diolah, dikembangkan, dan memberi nilai tambah yang nyata,” ujarnya dalam Talkshow Fashion dan Wastra Outlook di Gedung Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Timur, Minggu, 13 September 2026.

    Ia mengatakan, budaya tidak semestinya hanya dipandang sebagai peninggalan masa lalu. Dengan pengembangan yang tepat, budaya dapat menjadi sumber kesejahteraan masyarakat sekaligus memiliki daya saing lebih luas.

    Titit menilai Kaltim memiliki peluang besar untuk menjadi ruang pertemuan berbagai kekayaan budaya dari seluruh Indonesia. Keragaman tersebut dinilai dapat melahirkan inovasi fashion baru dengan karakter yang khas.

    “Ke depan, Kalimantan Timur tak hanya akan menjadi rumah bagi berbagai budaya dari seluruh Nusantara, tetapi juga tempat lahirnya budaya fesyen baru, hasil pertemuan dan perpaduan kekayaan budaya dari seluruh Indonesia yang berkumpul di sini,” yakinnya.

    Ia menjelaskan, Kaltim memiliki kekayaan wastra yang beragam, baik dari sisi motif maupun teknologi tradisional dalam proses pembuatannya. Kekayaan tersebut dapat menjadi sumber inspirasi untuk menghasilkan karya fashion yang tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga mampu berkembang menjadi tren.

    Titit menegaskan Indonesia, termasuk Kaltim, tidak kekurangan sumber inspirasi untuk mengembangkan industri fashion berbasis budaya. Berbagai motif dan teknik tradisional yang telah diwariskan menjadi modal yang dapat terus digali dan disesuaikan dengan perkembangan zaman.

    Ia berharap warisan budaya dapat diperkuat dengan gagasan-gagasan baru sehingga karya wastra tidak hanya diminati di daerah asalnya, tetapi juga mampu menjangkau pasar yang lebih luas hingga internasional.

    Sementara itu, Ketua BPP FASCREEYA Indonesia, Anas Maghfur menyampaikan wastra memiliki potensi yang lebih luas daripada sekadar peninggalan budaya.

    “Karena bagi kami, wastra bukan sekadar peninggalan masa lalu dan merupakan sumber inspirasi, sumber kreativitas, sekaligus peluang industri yang nyata,” tuturnya.

    Dirinya pun berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang berbagi wawasan, memperkuat kolaborasi, sekaligus membuka peluang bagi generasi muda dan pelaku fashion di Kalimantan Timur.

    Talkshow Fashion dan Wastra Outlook tersebut turut menghadirkan Fashion Designer sekaligus National Chairwoman Indonesian Fashion Chamber (IFC) Lenny Agustin serta Fashion Designer dan National Vice Chair Division Organization IFC Phillip Iswardono.

     

    Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Fashion Gedung Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Talkshow Fashion dan Wastra Outlook Titit Lestari
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Jalan Cendana Samarinda Pusat Jajanan Murah yang Ramai Diserbu Warga

    September 13, 2026

    Seno Aji Targetkan Produktivitas Padi Kaltim Tembus 7 Ton per Hektare

    September 11, 2026

    BIFF Dorong Wastra dan Kriya Kaltim Naik Kelas ke Pasar Global

    September 10, 2026

    BIFF Siapkan Siswa SMK Kaltim Tampil di Melbourne

    September 10, 2026

    BIFF 2026 Hadirkan 400 Koleksi, Fashion Show Digelar Eksklusif di Odah Etam

    September 10, 2026

    Anggaran Kemenkeu 2027 Rp49,8 Triliun, Belanja Dituntut Berorientasi Hasil

    September 9, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    R’syaSeptember 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIV Kalimantan Timur (Kaltim) Titit Lestari…

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026

    Jalan Cendana Samarinda Pusat Jajanan Murah yang Ramai Diserbu Warga

    September 13, 2026

    Karhutla Dekat APT Pranoto, Penerbangan Tetap Normal

    September 13, 2026
    1 2 3 … 3,338 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.