Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dorong Penguatan Ekosistem Riset, Brida Kaltim Ingin Wujudkan Rumah Inovasi

    Juni 5, 2026

    RSUD Kewalahan Tampung Pasien TBC dan HIV, DPRD Samarinda Minta RS Swasta Jangan Lepas Tangan

    Juni 5, 2026

    Pemprov Kaltim Bergerak Cegah Gejolak Harga Sawit, Pasca Kebijakan Ekspor

    Juni 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Pemprov Kaltim Bergerak Cegah Gejolak Harga Sawit, Pasca Kebijakan Ekspor
    Ekonomi

    Pemprov Kaltim Bergerak Cegah Gejolak Harga Sawit, Pasca Kebijakan Ekspor

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuni 5, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Tandan buah segar (TBS) Kelapa Sawit (Dok/Insitekaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Harga tandan buah segar (TBS) sawit di Kalimantan Timur (Kaltim) hingga kini masih relatif stabil. Pasca Pemberlakuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2026 yang mewajibkan eksportir kelapa sawit melaporkan dokumen perdagangan secara elektronik kepada PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), mulai 1 Juni 2026.

    Meski memunculkan kekhawatiran akan dampaknya, terhadap rantai perdagangan dan harga TBS sawit di daerah.

    Untuk mengantisipasi potensi gejolak pasar yang dapat merugikan petani, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pamprov Kaltim) mengambil sejumlah langkah mitigasi dengan melibatkan perusahaan perkebunan, asosiasi pengusaha, hingga organisasi petani sawit.

    Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kalimantan Timur Ahmad Muzakir mengatakan, pemprov telah mengirim surat kepada seluruh perusahaan perkebunan besar, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI). Serta dinas perkebunan kabupaten dan kota se-Kaltim, beberapa hari setelah kebijakan pemerintah pusat diumumkan.

    Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan implementasi kebijakan baru pemerintah. Tidak berdampak terhadap, stabilitas harga TBS dan aktivitas sektor perkebunan kelapa sawit di daerah.

    “Pada prinsipnya kita mendukung kebijakan pemerintah, tetapi di sisi lain kita juga harus memastikan tidak terjadi gejolak di daerah, khususnya terkait harga TBS sawit,” ujarnya di Samarinda, Rabu, 3 Juni 2026.

    Melalui surat tersebut, Pemprov Kaltim meminta pemerintah kabupaten dan kota meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pembelian TBS di lapangan.

    Pengawalan dilakukan secara bersama-sama untuk memastikan transaksi antara perusahaan dan petani berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

    Muzakir menegaskan, perusahaan perkebunan tidak boleh menetapkan harga TBS secara sepihak.

    “Kita sudah memiliki mekanisme harga yang ditetapkan melalui tim penetapan harga TBS dan itu harus menjadi acuan bersama,” katanya.

    Selain perusahaan, Pemprov Kaltim juga meminta peran aktif GAPKI. Untuk membantu memastikan, seluruh perusahaan perkebunan, baik anggota maupun nonanggota, tetap membeli TBS petani dengan harga yang wajar.

    Menurut Muzakir, keterlibatan asosiasi sangat penting untuk menjaga stabilitas pasar di tengah penyesuaian kebijakan ekspor yang sedang berlangsung.

    Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga menggandeng organisasi petani sawit seperti Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) dan Forum Petani Kelapa Sawit (FPKS) untuk membantu mengedukasi petani agar tidak panik menghadapi perkembangan situasi.

    Ia menilai, ketenangan petani menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasar. Pasalnya, kepanikan dapat memicu aksi panen berlebihan yang berpotensi memengaruhi keseimbangan pasokan dan harga.

    “Jika ada ketidakwajaran dalam pembelian TBS, segera laporkan agar bisa ditindaklanjuti,” ujarnya.

    Sementara itu, terkait perkembangan harga, Muzakir menyebut harga TBS sawit di Kalimantan Timur masih relatif stabil meskipun terjadi penurunan pada periode terbaru.

    Berdasarkan hasil penetapan harga terakhir, TBS sawit di Kalimantan Timur tercatat berada di kisaran Rp3.617 per kilogram. Angka tersebut masih berada pada level yang hampir sama dengan periode sebelumnya. Sehingga belum menunjukkan, penurunan signifikan. Seperti yang sempat dikhawatirkan pelaku usaha maupun petani.

     

    Ahmad Muzakkir BPKAD Kaltim Ekonomi sawit TBS sawit
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Nilai Tukar Rupiah Terus Tertekan, Kurs AS Tembus Rp18.019

    Juni 4, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Turun, Dipicu Pelemahan Harga CPO dan Kernel

    Juni 3, 2026

    Pajak UMKM Naik, Dana untuk Ekspansi Usaha Terancam Habis untuk Kewajiban Fiskal

    Juni 2, 2026

    Dompet Aman, Saldo Menipis: Fenomena Belanja Impulsif di Era QRIS

    Mei 30, 2026

    Generasi Muda Jadi Sasaran Judi Online, OJK Perkuat Literasi Keuangan

    Mei 29, 2026

    Kaltim Tegas! Pabrik Dilarang Pangkas Harga Sawit Sepihak Usai Kebijakan Ekspor SDA

    Mei 28, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dorong Penguatan Ekosistem Riset, Brida Kaltim Ingin Wujudkan Rumah Inovasi

    R’syaJuni 5, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kalimantan Timur (Kaltim) Fitriansyah mengatakan…

    RSUD Kewalahan Tampung Pasien TBC dan HIV, DPRD Samarinda Minta RS Swasta Jangan Lepas Tangan

    Juni 5, 2026

    Pemprov Kaltim Bergerak Cegah Gejolak Harga Sawit, Pasca Kebijakan Ekspor

    Juni 5, 2026

    Dapat Dukungan 10 DPC, Bambang Soepriyadi Kembalikan Berkas Calon Ketua Demokrat Kaltim

    Juni 5, 2026

    DPRD Samarinda Ingatkan Potensi Ledakan Sengketa Aset Daerah yang Belum Terselesaikan

    Juni 5, 2026
    1 2 3 … 3,123 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.