Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Juli 21, 2026

    Sekitar 1.700 Atlet Kota Samarinda Masih Menunggu Kejelasan Anggaran Keikutsertaan Porprov 2026

    Juli 21, 2026

    HYROX, Olahraga yang Menggabungkan Lari dan Latihan Kekuatan dalam Satu Tantangan

    Juli 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Pemda Samarinda Siapkan Parkir Berlangganan, Sebagai Sumber PAD Baru
    Ekonomi

    Pemda Samarinda Siapkan Parkir Berlangganan, Sebagai Sumber PAD Baru

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuli 21, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Salah satu titik lokasi parkir berlangganan di tepi jalan Samarinda (Dok/Insitekaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sebagai salah satu strategi baru untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyiapkan program parkir berlangganan.

    Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Samarinda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Marnabas Patiroy, mengatakan, pemerintah terus menggali potensi-potensi baru yang dapat menopang PAD di tengah upaya efisiensi anggaran.

    “Kita harus mencari potensi-potensi lain yang bisa membantu peningkatan PAD, sambil melakukan penghematan pada sektor-sektor yang tidak terlalu penting,” ujarnya di Samarinda, Selasa, 21 Juli 2026.

    Menurut Marnabas, skema parkir berlanggaman tersebut tengah dimatangkan. Agar masyarakat memiliki pilihan pembayaran yang lebih fleksibel. Tidak hanya tahunan tetapi juga bulanan, tiga bulanan, hingga enam bulanan.

    “Kalau masyarakat tidak harus membayar satu tahun sekaligus tentu akan lebih ringan. Misalnya satu bulan sekitar Rp33 ribu untuk kendaraan roda dua, sedangkan tarif satu tahun sebesar Rp400 ribu,” katanya.

    Untuk kendaraan roda empat, tarif parkir berlangganan direncanakan sebesar Rp1 juta per tahun. Program ini, akan diterapkan di sekitar 170 titik parkir tepi jalan umum di Kota Samarinda.

    Selain menawarkan kemudahan pembayaran, Pemkot juga akan memberikan insentif berupa potongan tarif bagi kendaraan kedua sesuai ketentuan dalam peraturan daerah yang berlaku.

    Marnabas menjelaskan, peluncuran program masih dalam tahap kajian. Meski sempat ditargetkan dapat diluncurkan pada akhir bulan, sejumlah aspek teknis masih harus diselesaikan, mulai dari pendataan lokasi parkir hingga pembinaan juru parkir.

    “Juru parkir akan dibina, diberikan gaji, kemudian dibentuk tim pengawasan. Ini masih terus dipersiapkan agar pelaksanaannya benar-benar siap,” jelasnya.

    Tim pengawasan nantinya melibatkan unsur TNI, Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai aturan serta menindak juru parkir yang masih melakukan pungutan kepada pengguna parkir berlangganan.

    Ia menegaskan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kepercayaan masyarakat. Karena itu, praktik pungutan di luar ketentuan tidak boleh lagi terjadi setelah sistem diberlakukan.

    “Kalau masyarakat sudah membayar parkir berlangganan, mereka harus merasa aman. Jangan sampai masih ada pungutan di luar ketentuan karena itu akan merugikan masyarakat, menurunkan kepercayaan publik, sekaligus menghambat tujuan peningkatan PAD,” tegasnya.

    Melalui skema tersebut, Pemkot Samarinda berharap parkir tepi jalan dapat dikelola lebih profesional, memberikan kepastian bagi pengguna jasa, sekaligus menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang berkelanjutan.

     

    Marnabas Patiroy Parkir Parkir Berlangganan Pemkot Samarinda Sekda Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Kendaraan Mati KIR dan Pajak, Tak Bisa Beli Solar Subsidi

    Juli 21, 2026

    Pelaksanaan WFH Masih Dievaluasi, AI Deteksi Dugaan Manipulasi Presensi ASN Samarinda

    Juli 20, 2026

    BKKBN Kaltim Perkuat Intervensi Non-Nutrisi untuk Tekan Stunting

    Juli 20, 2026

    Ribuan Kios Pasar Pagi Belum Aktif, Berakibat Potensi Ekonomi Belum Tergarap Maksimal

    Juli 20, 2026

    Tak Lagi Hanya Blokir Situs, Pemerintah Kini Sasar Ekosistem Judi Online

    Juli 19, 2026

    Rooftop Pasar Pagi Bakal Jadi Kafe Panorama Sungai Mahakam

    Juli 19, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Nur AjijahJuli 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Hingga kini, pelanggaran Work From Home (WFH) yang ditemukan di Samarinda, masih sebatas…

    Sekitar 1.700 Atlet Kota Samarinda Masih Menunggu Kejelasan Anggaran Keikutsertaan Porprov 2026

    Juli 21, 2026

    HYROX, Olahraga yang Menggabungkan Lari dan Latihan Kekuatan dalam Satu Tantangan

    Juli 21, 2026

    SPM HIV Capai 99,8 Persen, Samarinda Jadi Lokus Supervisi Kemenkes

    Juli 21, 2026

    Pemda Samarinda Siapkan Parkir Berlangganan, Sebagai Sumber PAD Baru

    Juli 21, 2026
    1 2 3 … 3,230 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.