Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bankeu Rp6,8 Miliar Pemprov Kaltim Bantu Muluskan Jalan Asa-Juaq Asa

    Juli 4, 2026

    Bapemperda Matangkan Perda Lingkungan Hidup, Segera Masuk Tahap Harmonisasi

    Juli 4, 2026

    Imbas Serapan Anggaran Rendah, Dewan Bakal Sisir Ketat Renja Disdikbud 2027

    Juli 4, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Ketum ARSADA Ingatkan RSD Kaltim Siaga Hadapi Turbulensi Kebijakan Kesehatan
    Kaltim

    Ketum ARSADA Ingatkan RSD Kaltim Siaga Hadapi Turbulensi Kebijakan Kesehatan

    AbdiBy AbdiFebruari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Umum Pengurus Pusat ARSADA, Zainoel Arifin (insitekaltim/Abdi)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat Asosiasi Rumah Sakit Daerah (ARSADA) Zainoel Arifin memberikan sinyal siaga kepada seluruh jajaran Direksi Rumah Sakit Daerah (RSD) di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim).

    Ia menekankan, industri pelayanan kesehatan saat ini sedang memasuki fase turbulensi akibat transisi kebijakan besar-besaran yang digulirkan pemerintah pusat.

    Menurutnya, turbulensi ini tidak hanya dipicu oleh perubahan kebijakan semata, tetapi juga didorong oleh pergeseran demografi, kemunculan berbagai permasalahan kesehatan baru, serta pesatnya perkembangan teknologi medis.

    “Kondisi ini menuntut rumah sakit daerah untuk adaptif agar tidak tergilas oleh perubahan zaman. Ada empat agenda besar transformasi kesehatan yang kini tengah menjadi perhatian serius ARSADA Pusat,” katanya dalam sambutan pada acara pelantikan pengurus ARSADA Kaltim, Rabu, 4 Februari 2026,

    Kebijakan tersebut mencakup implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), klasifikasi rumah sakit berbasis kompetensi terhadap 24 kelompok layanan, penerapan tarif pelayanan JKN dengan pola e-DRG, hingga sistem rujukan yang akan sangat bergantung pada klasifikasi kompetensi rumah sakit.

    Meskipun jadwal pemberlakuan kebijakan ini sempat mengalami beberapa kali penundaan, Zainoel menegaskan bahwa hal tersebut bukanlah alasan bagi RSD untuk bersantai.

    “Ini semua sebetulnya tadinya akan dicanangkan pada 1 Juli tahun 2025 lalu, kemudian diundur pada 1 Januari tahun 2026, dan sekarang tidak ditentukan lagi kapan itu. Tapi kita harus menunggu dan harus siap. Mungkin kesiapan dari pengambil kebijakan, dari Kementerian Kesehatan untuk peraturan-peraturan menteri kesehatannya belum terbit, sehingga kita masih menunggu,” jelasnya.

    Ia mengingatkan ketidakpastian tanggal bukan berarti pembatalan. Sebagai bagian dari kebijakan makro pemerintah, transformasi ini tetap akan berjalan dan akan menjadi standar baru dalam pelayanan kesehatan nasional.

    “Cepat atau lambat ini akan tetap diimplementasikan karena itu sudah menjadi kebijakan dari Pemerintah Pusat. Ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, namun perlu adanya upaya keberlanjutan agar perubahan ini memberikan manfaat optimal,” tuturnya.

    Menutup arahannya, Zainoel berpesan kepada pengurus ARSADA Kaltim yang baru dilantik agar menjadi jembatan bagi rumah sakit daerah dalam menghadapi masa transisi ini.

    Ia meminta organisasi tetap mempertahankan karakter loyalis kritis yaitu mendukung program pemerintah namun tetap santun dan tajam dalam memberikan masukan demi perbaikan kualitas layanan.

    Dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia dan dorongan inovasi yang tepat, ia yakin RSUD di Kaltim mampu melewati masa turbulensi ini dengan baik.

    “Saya menitipkan pesan kepada Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim untuk terus memberikan bimbingan dan pembinaan bagi kepengurusan ARSADA di wilayah Kaltim ini,” tandasnya.

     

    ARSADA Kaltim Kesehatan Zainoel Arifin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Abdi

    Related Posts

    Ismail Latisi Minta Pemerintah Tak Hanya Obati HIV Tapi Cegah Kasus Baru

    Juli 2, 2026

    PT PSB Hanya Kirim Kuasa Hukum, Komisi IV DPRD Kaltim Tunda Pembahasan Hasil Supervisi

    Juni 29, 2026

    Supervisi DPRD Kaltim Temukan Dugaan Pengelolaan Limbah PT PSB Tak Sesuai Dokumen Lingkungan

    Juni 29, 2026

    Dinkes Kaltim Tekankan Pentingnya Perencanaan Keluarga Sehat Sejak Pra Nikah

    Juni 29, 2026

    Donor Darah, Selain Menolong Sesama Juga Bermanfaat Bagi Kesehatan Tubuh

    Juni 20, 2026

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Juni 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bankeu Rp6,8 Miliar Pemprov Kaltim Bantu Muluskan Jalan Asa-Juaq Asa

    R’syaJuli 4, 2026

    Insitekaltim, Kubar – Rekonstruksi jalan poros Asa–Juaq Asa di Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat…

    Bapemperda Matangkan Perda Lingkungan Hidup, Segera Masuk Tahap Harmonisasi

    Juli 4, 2026

    Imbas Serapan Anggaran Rendah, Dewan Bakal Sisir Ketat Renja Disdikbud 2027

    Juli 4, 2026

    Kerukunan Indonesia Capai Titik Tertinggi, Menag: Jangan Rusak Lukisan Tuhan

    Juli 4, 2026

    Gubernur Tegaskan SDM Lokal Harus Jadi Pengelola Utama Potensi SDA Kubar

    Juli 4, 2026
    1 2 3 … 3,191 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.