Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Desa Prayon: Kecil dalam Wilayah, Besar dalam Kebersamaan dan Potensi

    Agustus 20, 2026

    72 Karhutla Terjadi di Samarinda, Pemkot Sebut 99 Persen Dipicu Aktivitas Manusia

    Agustus 20, 2026

    Cegah Narkoba Sejak Dini, Ismail Latisi Dorong Edukasi Antinarkoba Masuk Kurikulum Sekolah

    Agustus 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Ketum ARSADA Ingatkan RSD Kaltim Siaga Hadapi Turbulensi Kebijakan Kesehatan
    Kaltim

    Ketum ARSADA Ingatkan RSD Kaltim Siaga Hadapi Turbulensi Kebijakan Kesehatan

    AbdiBy AbdiFebruari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Umum Pengurus Pusat ARSADA, Zainoel Arifin (insitekaltim/Abdi)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat Asosiasi Rumah Sakit Daerah (ARSADA) Zainoel Arifin memberikan sinyal siaga kepada seluruh jajaran Direksi Rumah Sakit Daerah (RSD) di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim).

    Ia menekankan, industri pelayanan kesehatan saat ini sedang memasuki fase turbulensi akibat transisi kebijakan besar-besaran yang digulirkan pemerintah pusat.

    Menurutnya, turbulensi ini tidak hanya dipicu oleh perubahan kebijakan semata, tetapi juga didorong oleh pergeseran demografi, kemunculan berbagai permasalahan kesehatan baru, serta pesatnya perkembangan teknologi medis.

    “Kondisi ini menuntut rumah sakit daerah untuk adaptif agar tidak tergilas oleh perubahan zaman. Ada empat agenda besar transformasi kesehatan yang kini tengah menjadi perhatian serius ARSADA Pusat,” katanya dalam sambutan pada acara pelantikan pengurus ARSADA Kaltim, Rabu, 4 Februari 2026,

    Kebijakan tersebut mencakup implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), klasifikasi rumah sakit berbasis kompetensi terhadap 24 kelompok layanan, penerapan tarif pelayanan JKN dengan pola e-DRG, hingga sistem rujukan yang akan sangat bergantung pada klasifikasi kompetensi rumah sakit.

    Meskipun jadwal pemberlakuan kebijakan ini sempat mengalami beberapa kali penundaan, Zainoel menegaskan bahwa hal tersebut bukanlah alasan bagi RSD untuk bersantai.

    “Ini semua sebetulnya tadinya akan dicanangkan pada 1 Juli tahun 2025 lalu, kemudian diundur pada 1 Januari tahun 2026, dan sekarang tidak ditentukan lagi kapan itu. Tapi kita harus menunggu dan harus siap. Mungkin kesiapan dari pengambil kebijakan, dari Kementerian Kesehatan untuk peraturan-peraturan menteri kesehatannya belum terbit, sehingga kita masih menunggu,” jelasnya.

    Ia mengingatkan ketidakpastian tanggal bukan berarti pembatalan. Sebagai bagian dari kebijakan makro pemerintah, transformasi ini tetap akan berjalan dan akan menjadi standar baru dalam pelayanan kesehatan nasional.

    “Cepat atau lambat ini akan tetap diimplementasikan karena itu sudah menjadi kebijakan dari Pemerintah Pusat. Ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, namun perlu adanya upaya keberlanjutan agar perubahan ini memberikan manfaat optimal,” tuturnya.

    Menutup arahannya, Zainoel berpesan kepada pengurus ARSADA Kaltim yang baru dilantik agar menjadi jembatan bagi rumah sakit daerah dalam menghadapi masa transisi ini.

    Ia meminta organisasi tetap mempertahankan karakter loyalis kritis yaitu mendukung program pemerintah namun tetap santun dan tajam dalam memberikan masukan demi perbaikan kualitas layanan.

    Dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia dan dorongan inovasi yang tepat, ia yakin RSUD di Kaltim mampu melewati masa turbulensi ini dengan baik.

    “Saya menitipkan pesan kepada Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim untuk terus memberikan bimbingan dan pembinaan bagi kepengurusan ARSADA di wilayah Kaltim ini,” tandasnya.

     

    ARSADA Kaltim Kesehatan Zainoel Arifin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Abdi

    Related Posts

    9 Jam Berjibaku, Warga dan Relawan Padamkan Kebakaran 4 Hektare di Prangat Baru

    Agustus 19, 2026

    Impian Sejak SMP Terwujud, Beatrice Limbong Jadi Pembawa Baki HUT ke-81 RI di Kaltim

    Agustus 17, 2026

    Gaya Hidup Holistik Bantu Jaga Kesehatan Fisik dan Mental

    Agustus 9, 2026

    Cara Sederhana Menikmati Air Putih dengan Rasa yang Lebih Segar, Infused Water Jadi Pilihan

    Agustus 1, 2026

    Meski Berat dan Merepotkan, Tumbler Tetap Jadi Andalan Anak Muda Saat Beraktivitas

    Juli 26, 2026

    Air Putih Bukan Sekedar Pelepas Dahaga tapi Sangat Penting bagi Tubuh

    Juli 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Desa Prayon: Kecil dalam Wilayah, Besar dalam Kebersamaan dan Potensi

    Ratu ArifanzaAgustus 20, 2026

    Di antara wilayah Kecamatan Muara Komam, Desa Prayon hadir sebagai salah satu desa dengan wilayah…

    72 Karhutla Terjadi di Samarinda, Pemkot Sebut 99 Persen Dipicu Aktivitas Manusia

    Agustus 20, 2026

    Cegah Narkoba Sejak Dini, Ismail Latisi Dorong Edukasi Antinarkoba Masuk Kurikulum Sekolah

    Agustus 20, 2026

    Pengabdian Dosen Dorong Penguatan Identitas Mamanda Kutai melalui Ecological Dramaturgy

    Agustus 20, 2026

    Ismail Latisi Soroti Kekurangan Guru di Samarinda, Dorong Pengangkatan ASN

    Agustus 20, 2026
    1 2 3 … 3,287 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.