Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Oktober 3, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»9 Jam Berjibaku, Warga dan Relawan Padamkan Kebakaran 4 Hektare di Prangat Baru
    Kaltim

    9 Jam Berjibaku, Warga dan Relawan Padamkan Kebakaran 4 Hektare di Prangat Baru

    R’syaBy R’syaAgustus 19, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kebakaran melanda kawasan hutan Desa Prangat Baru, Kutai Kartanegara. Setelah berjibaku sekitar sembilan jam, warga dan relawan berhasil memadamkan api dengan melakukan penyekatan dan memotong jalur api hingga kobaran padam pada pukul 21.18 WITA (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar – Kebakaran hutan di Desa Prangat Baru (Praba), Kutai Kartanegara (Kukar) diperkirakan membakar area sekitar 4 hektare. Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah warga dan relawan berjibaku selama sekitar sembilan jam.

    Teks: Kebakaran melanda kawasan hutan Desa Prangat Baru, Kutai Kartanegara. Setelah berjibaku sekitar sembilan jam, warga dan relawan berhasil memadamkan api dengan melakukan penyekatan dan memotong jalur api hingga kobaran padam pada pukul 21.18 WITA (Insitekaltim/R’sya)

    Ketua Relawan Pemadam Kebakaran (Damkar) Desa Prangat Selatan Khomsan mengatakan, informasi kebakaran diterima pihaknya pada pukul 12.18 WITA, Selasa, 18 Agustus 2026 dari Kepala Desa Prangat Baru. Saat laporan diterima, kondisi api sudah cukup besar.

    Sebanyak delapan personel Relawan Damkar Prangat Selatan kemudian dikerahkan menuju lokasi dengan membawa unit damkar dan kendaraan roda dua. Namun, proses penanganan menghadapi kendala akses. Titik api berjarak sekitar 3 kilometer dari akses kendaraan dan tidak terdapat jalan yang dapat dilalui kendaraan roda empat.

    “Jangkauan sangat jauh dari titik api sehingga hanya bisa memantau dari kejauhan,” ujar Khomsan usai meninjau lokasi kebakaran.

    Karena sulit menjangkau titik api, warga dan relawan yang berada di sekitar lokasi membantu melakukan penyekatan dengan memotong jalur api agar kobaran tidak terus merambat. Upaya tersebut pun membuahkan hasil, api dapat dipadamkan sekitar pukul 21.18 WITA atau sembilan jam setelah laporan pertama diterima relawan.

    Khomsan mengungkapkan, kebakaran diduga berasal dari warga yang membakar sampah kemudian meninggalkannya. Namun, relawan tidak menemukan bekas pembakaran sampah maupun sumber api di sekitar titik awal kebakaran.

    Menurutnya, warga perlu lebih memperhatikan kondisi wilayah sekitar dan arah angin ketika melakukan aktivitas pembakaran. Relawan juga telah mengimbau masyarakat untuk sementara tidak membakar sampah maupun lahan di tengah kondisi yang kering.

    Jika melihat api mulai merembet dan tidak dapat dikendalikan, warga diminta segera menghubungi relawan damkar atau instansi terkait.

    Ia juga berharap masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan sembarangan. Di sisi lain, relawan berharap dukungan fasilitas, khususnya alat pelindung diri (APD) yang lengkap dapat dipenuhi untuk menunjang penanganan kebakaran di lapangan.

     

    Damkar Desa Prangat Kebakaran
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Oktober 3, 2026

    Dikejar Batas 30 September, Pembahasan APBD Perubahan Kaltim 2026 Digelar Maraton

    Oktober 1, 2026

    Api Kembali Muncul di Talang Sari, Diduga Masih Ada Bara Batubara di Dalam Tanah

    September 25, 2026

    Hujan Kembali Guyur Kaltim, Warga Sambut Lega Setelah Kemarau

    September 25, 2026

    Impian Sejak SMP Terwujud, Beatrice Limbong Jadi Pembawa Baki HUT ke-81 RI di Kaltim

    Agustus 17, 2026

    Musim Kemarau Bergeser, Kaltim Waspadai Lonjakan Karhutla hingga November

    Juli 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Ratu ArifanzaOktober 3, 2026

    Insitekaltim, Kukar – Hutan kerap dipandang sebatas hamparan pepohonan yang menghijau. Padahal, keberadaannya memiliki fungsi…

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    Oktober 2, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Rp14 Miliar untuk PJU, Sejumlah Ruas Jadi Fokus Tahun Depan

    Oktober 2, 2026
    1 2 3 … 3,372 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.