Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    Oktober 14, 2026

    Pemkot Samarinda Cari Dana Provinsi dan Pusat untuk Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    Oktober 14, 2026

    Jaga Struktur Jembatan Mahkota II, Pemkot Samarinda Tegaskan Fungsi Portal Pembatas Ketinggian

    Oktober 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu
    Samarinda

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaOktober 3, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Suasana salah satu SPBU di Samarinda, Sabtu, 3 Oktober 2026. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) turut dirasakan masyarakat yang menggunakan kendaraan roda dua sebagai penunjang aktivitas sehari-hari. Salah satunya Dina, pekerja di Samarinda yang berasal dari Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

    Dina mengaku kenaikan harga Pertamax membuat pengeluaran untuk kebutuhan BBM semakin berat. Sebelumnya, ia rutin menggunakan Pertamax karena sepeda motor yang digunakannya memiliki kapasitas mesin cukup besar.

    Menurutnya, penggunaan BBM dengan kualitas yang sesuai menjadi pertimbangan dalam merawat kendaraan. Namun, harga Pertamax yang kini mencapai sekitar Rp16 ribu per liter membuatnya harus menghitung kembali pengeluaran untuk bahan bakar.

    “Kalau dulu masih Pertamax terus. Tapi sekarang harganya sudah segitu, lumayan berat,” kata Dina, Sabtu, 3 Oktober 2026.

    Ia mengatakan, uang Rp50 ribu yang digunakan untuk membeli Pertamax hanya cukup untuk beberapa hari pemakaian dan belum tentu membuat tangki kendaraan terisi penuh. Untuk mengisi hingga penuh, pengeluarannya dapat mendekati Rp60 ribu.

    Kondisi tersebut semakin terasa ketika ia harus mengisi kendaraan milik anggota keluarganya. Dina mengaku pernah mengeluarkan sekitar Rp100 ribu dalam satu pekan hanya untuk BBM kendaraan yang sebelumnya juga rutin menggunakan Pertamax.

    Harga tersebut akhirnya membuat Dina memilih beralih menggunakan Pertalite untuk kendaraan sehari-hari. Pilihan serupa juga dilakukan sejumlah anggota keluarganya yang menggunakan sepeda motor dengan kapasitas mesin cukup besar.

    “Sekarang malah pakai Pertalite. Keluarga juga begitu, karena kalau Pertamax terus sudah enggak masuk,” ujarnya.

    Bagi Dina, persoalan BBM tidak hanya berkaitan dengan kendaraan yang digunakan untuk bekerja. Ia juga harus memperhitungkan biaya perjalanan pulang ke rumah orang tuanya di Marangkayu yang biasanya dilakukan setiap akhir pekan.

    Jarak antara tempat tinggalnya di Samarinda dan rumah keluarga membuat kebutuhan BBM menjadi pengeluaran tambahan. Karena itu, orang tuanya terkadang menyarankan agar Dina tidak perlu pulang setiap akhir pekan ketika harga BBM sedang dirasakan berat.

    “Biasanya seminggu sekali pulang, weekend. Tapi kadang orang tua bilang enggak usah pulang dulu karena BBM mahal,” katanya.

    Untuk diketahui, harga Pertamax di Kalimantan Timur pada Oktober 2026 tercatat Rp16.300 per liter, sedangkan Pertalite berada di level Rp10.000 per liter. Selisih harga tersebut mencapai Rp6.300 per liter.

    Perbedaan harga itu menjadi salah satu pertimbangan masyarakat dalam menentukan jenis BBM yang digunakan, terutama bagi mereka yang memiliki kebutuhan mobilitas tinggi dan harus mengalokasikan pendapatan untuk berbagai kebutuhan lainnya.

     

    BBM Harga Pertamax Naik Marangkayu pertamax
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Tanggap Darurat Samarinda Diperpanjang hingga 19 Oktober, Karhutla Capai 643 Hektare

    Oktober 8, 2026

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Oktober 7, 2026

    Dua Bulan Padamkan Karhutla, 15 Relawan Samarinda Mengeluh Sesak Napas

    Oktober 7, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026

    Keluhan BBM Berulang, Pemprov Kaltim Akan Turun Pantau Distribusi

    Oktober 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    AminahOktober 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) membuka peluang mengusulkan status bencana nasional…

    Pemkot Samarinda Cari Dana Provinsi dan Pusat untuk Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    Oktober 14, 2026

    Jaga Struktur Jembatan Mahkota II, Pemkot Samarinda Tegaskan Fungsi Portal Pembatas Ketinggian

    Oktober 14, 2026

    Penerimaan Retribusi Samarinda Belum Capai 40 Persen, Bapenda Petakan Potensi Pendapatan

    Oktober 14, 2026

    Perluas Jaminan BPJS Ketenagakerjaan, Pemkot Samarinda Bidik Dukungan CSR Perusahaan

    Oktober 14, 2026
    1 2 3 … 3,383 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.