Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Konflik Lahan Korpri Loa Bakung Tak Kunjung Tuntas, Pemprov Kaltim Revisi Aturan Sewa Lahan

    Mei 20, 2026

    Kas Daerah Tertekan, Utang Proyek Pemkot Samarinda Capai Rp400 Miliar

    Mei 20, 2026

    DPRD Pertanyakan Efektivitas Digitalisasi Pendidikan Samarinda Tanpa Parameter Jelas

    Mei 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Ketum ARSADA Ingatkan RSD Kaltim Siaga Hadapi Turbulensi Kebijakan Kesehatan
    Kaltim

    Ketum ARSADA Ingatkan RSD Kaltim Siaga Hadapi Turbulensi Kebijakan Kesehatan

    AbdiBy AbdiFebruari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Umum Pengurus Pusat ARSADA, Zainoel Arifin (insitekaltim/Abdi)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat Asosiasi Rumah Sakit Daerah (ARSADA) Zainoel Arifin memberikan sinyal siaga kepada seluruh jajaran Direksi Rumah Sakit Daerah (RSD) di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim).

    Ia menekankan, industri pelayanan kesehatan saat ini sedang memasuki fase turbulensi akibat transisi kebijakan besar-besaran yang digulirkan pemerintah pusat.

    Menurutnya, turbulensi ini tidak hanya dipicu oleh perubahan kebijakan semata, tetapi juga didorong oleh pergeseran demografi, kemunculan berbagai permasalahan kesehatan baru, serta pesatnya perkembangan teknologi medis.

    “Kondisi ini menuntut rumah sakit daerah untuk adaptif agar tidak tergilas oleh perubahan zaman. Ada empat agenda besar transformasi kesehatan yang kini tengah menjadi perhatian serius ARSADA Pusat,” katanya dalam sambutan pada acara pelantikan pengurus ARSADA Kaltim, Rabu, 4 Februari 2026,

    Kebijakan tersebut mencakup implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), klasifikasi rumah sakit berbasis kompetensi terhadap 24 kelompok layanan, penerapan tarif pelayanan JKN dengan pola e-DRG, hingga sistem rujukan yang akan sangat bergantung pada klasifikasi kompetensi rumah sakit.

    Meskipun jadwal pemberlakuan kebijakan ini sempat mengalami beberapa kali penundaan, Zainoel menegaskan bahwa hal tersebut bukanlah alasan bagi RSD untuk bersantai.

    “Ini semua sebetulnya tadinya akan dicanangkan pada 1 Juli tahun 2025 lalu, kemudian diundur pada 1 Januari tahun 2026, dan sekarang tidak ditentukan lagi kapan itu. Tapi kita harus menunggu dan harus siap. Mungkin kesiapan dari pengambil kebijakan, dari Kementerian Kesehatan untuk peraturan-peraturan menteri kesehatannya belum terbit, sehingga kita masih menunggu,” jelasnya.

    Ia mengingatkan ketidakpastian tanggal bukan berarti pembatalan. Sebagai bagian dari kebijakan makro pemerintah, transformasi ini tetap akan berjalan dan akan menjadi standar baru dalam pelayanan kesehatan nasional.

    “Cepat atau lambat ini akan tetap diimplementasikan karena itu sudah menjadi kebijakan dari Pemerintah Pusat. Ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, namun perlu adanya upaya keberlanjutan agar perubahan ini memberikan manfaat optimal,” tuturnya.

    Menutup arahannya, Zainoel berpesan kepada pengurus ARSADA Kaltim yang baru dilantik agar menjadi jembatan bagi rumah sakit daerah dalam menghadapi masa transisi ini.

    Ia meminta organisasi tetap mempertahankan karakter loyalis kritis yaitu mendukung program pemerintah namun tetap santun dan tajam dalam memberikan masukan demi perbaikan kualitas layanan.

    Dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia dan dorongan inovasi yang tepat, ia yakin RSUD di Kaltim mampu melewati masa turbulensi ini dengan baik.

    “Saya menitipkan pesan kepada Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim untuk terus memberikan bimbingan dan pembinaan bagi kepengurusan ARSADA di wilayah Kaltim ini,” tandasnya.

     

    ARSADA Kaltim Kesehatan Zainoel Arifin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Abdi

    Related Posts

    Konflik Lahan Korpri Loa Bakung Tak Kunjung Tuntas, Pemprov Kaltim Revisi Aturan Sewa Lahan

    Mei 20, 2026

    Konflik Lahan Bendungan Marangkayu Mulai Temui Titik Terang, Ganti Rugi Segera Diproses

    Mei 19, 2026

    Kaltim Diincar Jadi Provinsi Pelopor Penerapan Manajemen Talenta ASN Secara Penuh

    Mei 19, 2026

    Terima Audiensi Massa Konflik Agraria, Rudy Mas’ud Janji Bentuk Tim Khusus dan Evaluasi Perizinan

    Mei 19, 2026

    Konflik Agraria di Kaltim Meletus di 20 Titik, Masyarakat Desak Pemprov Kaltim Bantu Selesaikan

    Mei 19, 2026

    Pengangguran Perempuan di Kaltim Tinggi, Syahariah Dorong Lapangan Kerja Lebih Inklusif

    Mei 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Konflik Lahan Korpri Loa Bakung Tak Kunjung Tuntas, Pemprov Kaltim Revisi Aturan Sewa Lahan

    SittiMei 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Polemik status kepemilikan lahan di kawasan Perumahan Korpri Loa Bakung Kota Samarinda…

    Kas Daerah Tertekan, Utang Proyek Pemkot Samarinda Capai Rp400 Miliar

    Mei 20, 2026

    DPRD Pertanyakan Efektivitas Digitalisasi Pendidikan Samarinda Tanpa Parameter Jelas

    Mei 20, 2026

    Kejati Kaltim Sita Lagi Rp57 Miliar Kasus Tambang Kukar, Total Uang Diselamatkan Capai Rp271 Miliar

    Mei 20, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026
    1 2 3 … 3,099 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.