Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    BPS: Kaltim Perlu Perkuat Mitigasi Pasokan untuk Jaga Stabilitas Harga

    Juli 16, 2026

    Distribusi LPG Dinilai Lebih Tepat Dikelola Koperasi Merah Putih Ketimbang Bisnis Ritel

    Juli 16, 2026

    Rehabilitasi Sosial Terhadap Anjal dan Gepeng Menyisakan Kendala Karena Sebagian Kembali Turun ke Jalan

    Juli 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Ismail Latisi Dorong Sinergi Forhati dan Pemkot Cegah Pernikahan Dini
    DPRD Samarinda

    Ismail Latisi Dorong Sinergi Forhati dan Pemkot Cegah Pernikahan Dini

    LarasBy LarasDesember 25, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Komisi IV DPRD Samarinda bersama FORHATI Samarinda
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Samarinda Ismail Latisi mengapresiasi langkah Forum Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Wati (Forhati)) Samarinda yang aktif dan peduli terhadap isu pencegahan pernikahan anak usia dini.

    Meski tanpa dukungan anggaran pemerintah, Forhati terus berperan dalam menyuarakan keprihatinan atas persoalan tersebut.

    Ismail menyampaikan dari pemaparan Forhati bahwa penyebab pernikahan dini sangat beragam, mulai dari hamil di luar nikah, paksaan orang tua, barter bisnis keluarga, hingga alasan ekonomi.

    “Kami apresiasi upaya Forhati. Masalah pernikahan dini adalah keprihatinan bersama, termasuk para guru. Kita perlu memetakan penyebab utama agar solusi yang diambil tepat sasaran,” ujar Ismail dalam audiensi bersama Forhati, Selasa 24 Desember 2024.

    Ia menyebutkan bahwa pembahasan usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan Pernikahan Anak Usia Dini sudah berjalan di Komisi IV.

    Dalam proses ini, Ismail mendorong sinergi antara Forhati, lembaga pemerintah, dan komunitas masyarakat untuk memperkuat langkah bersama.

    “Kami harap Forhati dapat bekerja sama dengan ibu wali kota sebagai koordinator utama pencegahan pernikahan dini. Hal ini penting untuk memberikan perhatian lebih terhadap masalah ini,” katanya.

    Selain itu, Ismail mengajak semua pihak untuk mengembangkan solusi berbeda sesuai dengan penyebab masalah.

    “Pendekatan tiap sektor, seperti keluarga dan dinas terkait, harus diperkuat. Dengan begitu, kita bisa menyiapkan regulasi yang benar-benar mengurangi angka pernikahan dini di Samarinda,” jelasnya.

    Ia menegaskan bahwa sinergi antarpihak menjadi kunci utama keberhasilan kebijakan ini.

    “Saya siap menerima masukan dan saran. Kita akan terus mengawal proses usulan ini hingga menjadi kebijakan nyata di tingkat pemkot,” pungkasnya.

    DPRD Samarinda Forhati Samarinda Ismail Latisi Raperda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Distribusi LPG Dinilai Lebih Tepat Dikelola Koperasi Merah Putih Ketimbang Bisnis Ritel

    Juli 16, 2026

    15 Tahun Menanti Sertifikat Rumah, Sengketa Nasabah dan BTN Belum Temui Titik Terang

    Juli 13, 2026

    Gerindra Dorong 70 Persen Dana Probebaya Dialihkan untuk Pelatihan Kerja Warga

    Juli 11, 2026

    Sindir Ketiadaan Beasiswa Pemkot, Anhar: Jadikan Dulu Wali Kota dari PDIP

    Juli 10, 2026

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    Juli 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    Juli 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    BPS: Kaltim Perlu Perkuat Mitigasi Pasokan untuk Jaga Stabilitas Harga

    R’syaJuli 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur (Kaltim) Mas’ud Rifai menilai penguatan…

    Distribusi LPG Dinilai Lebih Tepat Dikelola Koperasi Merah Putih Ketimbang Bisnis Ritel

    Juli 16, 2026

    Rehabilitasi Sosial Terhadap Anjal dan Gepeng Menyisakan Kendala Karena Sebagian Kembali Turun ke Jalan

    Juli 16, 2026

    Tumpang Tindih Kewenangan, Pesantren Berbasis Sekolah Formal Butuh Sinkronisasi Kebijakan Pendidikan

    Juli 16, 2026

    Perkuat Deteksi Dini, Dinkes Samarinda Catat Hingga Mei 2026, Sudah 29 Kematian Akibat AIDS

    Juli 16, 2026
    1 2 3 … 3,218 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.