Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    KONI Kaltim Kejar Tambahan Rp5 Miliar agar 64 Cabor Tetap Tampil di Porprov VIII Paser

    Agustus 17, 2026

    Menukar Lelah dengan Sunrise dan Sunset di Puncak Bukit Biru Tenggarong

    Agustus 17, 2026

    Andi Harun Minta Penanganan Kabut Asap Kaltim Dilakukan Bersama Lintas Daerah

    Agustus 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»BPS: Kaltim Perlu Perkuat Mitigasi Pasokan untuk Jaga Stabilitas Harga
    Ekonomi

    BPS: Kaltim Perlu Perkuat Mitigasi Pasokan untuk Jaga Stabilitas Harga

    R’syaBy R’syaJuli 16, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur (Kaltim), Mas’ud Rifai (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur (Kaltim) Mas’ud Rifai menilai penguatan mitigasi pasokan menjadi salah satu kunci menjaga stabilitas harga di Kaltim. Hal itu menyusul masih adanya sejumlah komoditas kebutuhan masyarakat yang didatangkan dari luar daerah, sehingga gangguan produksi maupun distribusi di wilayah pemasok dapat berdampak terhadap harga di Kaltim.

    “Kalau beberapa poin besarnya, salah satu yang perlu diperhatikan adalah sumber barang-barang yang kita konsumsi di Kaltim. Ada beberapa produk, bahkan mungkin sebagian besar, yang masih didatangkan dari luar. Nah, barangkali ini yang perlu diperhatikan betul,” ujarnya di Samarinda belum lama ini.

    Ia mencontohkan kenaikan harga bawang merah dimana pada Mei, harga rata-rata bawang merah di Kaltim berada di kisaran Rp44.000 hingga Rp45.000 per kilogram. Sementara pada Juni, harga bawang merah melonjak hingga mencapai kisaran Rp60.000 hingga Rp70.000 per kilogram.

    Menurutnya, kenaikan tersebut salah satunya dipengaruhi penurunan produksi di daerah pemasok, seperti Sulawesi dan Jawa, sehingga pasokan berkurang.

    “Sebagai contoh, bawang merah secara month to month mengalami peningkatan. Salah satu sebabnya di pemasoknya sedang drop produksinya, sebagian Sulawesi dan sebagian Jawa. Akhirnya menyebabkan kekurangan pasokan bawang, otomatis harganya meningkat,” bebernya.

    Ia menegaskan, kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pemerintah memastikan ketersediaan barang kebutuhan masyarakat tetap terjaga. Gangguan pada rantai pasok, baik akibat penurunan produksi maupun faktor eksternal perlu diantisipasi agar tidak berlanjut menjadi tekanan terhadap harga.

    Selain faktor produksi, Rifai menyebut kondisi global juga masih memberikan pengaruh terhadap inflasi melalui kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Kenaikan tersebut kemudian berdampak pada biaya distribusi barang.

    “Efek dari peristiwa global sekarang, perang masih lanjut. Ternyata rentetannya harga BBM naik. Itu juga termasuk yang memengaruhi inflasi kita,” terangnya.

    Ia menambahkan, pengamanan pasokan dan distribusi menjadi langkah penting agar inflasi tetap terkendali di tengah berbagai risiko yang dapat memengaruhi harga komoditas di Benua Etam.

     

    BPS Kaltim Harga Bahan Pokok Mas'ud Rifai
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026

    APBD Samarinda 2025 Dipatok Rp3,4 Triliun, Pemkot Fokus Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur

    Agustus 14, 2026

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Agustus 13, 2026

    Daya Beli Belum Pulih, Andi Harun Pastikan PBB Samarinda Tak Dinaikkan

    Agustus 12, 2026

    Andi Harun Bocorkan Rancangan APBD Samarinda 2027: Diproyeksi Rp3,3 Triliun, Efisiensi Tetap Jalan

    Agustus 12, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    KONI Kaltim Kejar Tambahan Rp5 Miliar agar 64 Cabor Tetap Tampil di Porprov VIII Paser

    R’syaAgustus 17, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur (Kaltim) masih mengupayakan tambahan anggaran…

    Menukar Lelah dengan Sunrise dan Sunset di Puncak Bukit Biru Tenggarong

    Agustus 17, 2026

    Andi Harun Minta Penanganan Kabut Asap Kaltim Dilakukan Bersama Lintas Daerah

    Agustus 17, 2026

    Dua Prodi IKIP PGRI Kaltim Masih Buka Pendaftaran hingga September, Ada Gratispol

    Agustus 17, 2026

    Menuju Generasi Emas, IKIP PGRI Kaltim Bekali Mahasiswa dengan Beragam Wawasan

    Agustus 17, 2026
    1 2 3 … 3,281 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.