Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bukan Kekurangan Anggaran, Ini Alasan Insentif Guru Samarinda Terlambat Dibayar

    September 9, 2026

    Hadapi Eskalasi Karhutla, Pemkot Siagakan Damkar dengan Response Time 10 Menit

    September 9, 2026

    Usai Pemadaman Karhutla, Kualitas Udara dan ISPU PM2.5 Turun ke Kategori Sedang

    September 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Kualitas KUR di Kaltim Tetap Terjaga Dengan Capaian Rp6,5 Triliun, Namun OJK Ingatkan Masyarakat Jaga Data Pribadi
    Ekonomi

    Kualitas KUR di Kaltim Tetap Terjaga Dengan Capaian Rp6,5 Triliun, Namun OJK Ingatkan Masyarakat Jaga Data Pribadi

    IraBy IraJuli 13, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala OJK Kaltim Kaltara, Misran Pasaribu saat di wawancarai, Senin, 13/7/2026. (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kaltim dan Kalimantan Utara (Kaltimtara) Misran Pasaribu mengatakan, kualitas penyaluran KUR di Kaltim masih terjaga, dengan tingkat kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) di bawah 5 persen.

    Ia menjelaskan, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kalimantan Timur (Kaltim) hingga Mei 2026 mencapai Rp6,5 triliun dengan sekitar 130 ribu penerima.

    Ini menunjukkan, kualitas penyaluran KUR di Kaltim masih terjaga, dengan tingkat kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) di bawah 5 persen.

    “Saya menilai, penyaluran pembiayaan tersebut berjalan baik,” tutur Misran, Senin, 13 Juli 2026.

    Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan pemanfaatan KUR oleh pelaku UMKM masih relatif sehat dan mampu mendorong aktivitas usaha di daerah.

    “KUR merupakan pilihan yang sangat tepat karena memiliki suku bunga yang lebih terjangkau dibandingkan produk kredit lainnya,” ujarnya di Samarinda belum lama ini.

    Namun di tengah tingginya penyaluran KUR, Misran mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap modus penyalahgunaan data pribadi.

    Ia menyoroti masih adanya oknum yang menawarkan imbalan tertentu dengan meminta masyarakat meminjamkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk keperluan pengajuan kredit.

    Menurutnya, masyarakat tidak boleh mudah tergiur dengan berbagai tawaran yang mengatasnamakan lembaga keuangan tanpa memastikan kebenarannya.

    “Jangan sembarangan memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak bertanggung jawab, meskipun diiming-imingi keuntungan tertentu oleh oknum yang mengaku dari pihak bank,” tegasnya.

    Untuk mencegah kasus serupa, OJK Kaltimtara terus memperkuat program literasi keuangan melalui berbagai kegiatan edukasi kepada masyarakat.

    Pemahaman mengenai produk keuangan, hak konsumen, hingga pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi dinilai menjadi langkah penting agar masyarakat tidak menjadi korban praktik keuangan yang merugikan.

    Misran juga mengimbau masyarakat yang menemukan indikasi penyalahgunaan data pribadi terkait pengajuan KUR agar segera melaporkan kejadian tersebut melalui kanal pengaduan resmi OJK maupun kepada aparat penegak hukum.

    “Kami ingin memastikan KUR benar-benar dimanfaatkan untuk produktivitas UMKM dan masyarakat merasa aman serta terlindungi,” pungkasnya.

     

    Kredit Usaha Rakyat (KUR) KUR Misran Pasaribu OJK OJK Kaltim Kaltara
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Anggaran Kemenkeu 2027 Rp49,8 Triliun, Belanja Dituntut Berorientasi Hasil

    September 9, 2026

    Sawah Betapus Dilanda Kekeringan, Petani Khawatir Hasil Panen Anjlok

    September 9, 2026

    Aset Daerah Kaltim Banyak Belum Produktif, Pansus Dorong Jadi Sumber PAD

    September 8, 2026

    Pemkot Samarinda Perkuat Standar Harga untuk Cegah Mark Up Sejak Perencanaan

    September 8, 2026

    Perusahaan Kehutanan Kaltim Diusulkan Jadi Perseroda, Bidik Perdagangan Karbon

    September 7, 2026

    B50 Buka Peluang Sawit Kaltim Jadi Sumber Energi Alternatif

    September 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bukan Kekurangan Anggaran, Ini Alasan Insentif Guru Samarinda Terlambat Dibayar

    R’syaSeptember 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun memastikan insentif guru triwulan II yang belum…

    Hadapi Eskalasi Karhutla, Pemkot Siagakan Damkar dengan Response Time 10 Menit

    September 9, 2026

    Usai Pemadaman Karhutla, Kualitas Udara dan ISPU PM2.5 Turun ke Kategori Sedang

    September 9, 2026

    MTQN Jadi Ajang Penguatan Pendidikan Al-Qur’an, Kaltim Siap Tampilkan Generasi Berprestasi dan Berakhlak

    September 9, 2026

    Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan Pematangan Lahan hingga Tingkat RT

    September 9, 2026
    1 2 3 … 3,330 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.