Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Andi Harun: Perubahan Tak Cukup dari Jalanan, Harus Masuk ke Ruang Kebijakan

    Oktober 19, 2026

    Lima Provinsi di Kalimantan Diusulkan Bersatu Dorong Penanganan Karhutla ke Pusat

    Oktober 19, 2026

    Aksi Karhutla Berlanjut, DP3A Kaltim Negosiasi agar Massa Pindah ke Dalam Ruangan

    Oktober 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Ismail Latisi Dorong Sinergi Forhati dan Pemkot Cegah Pernikahan Dini
    DPRD Samarinda

    Ismail Latisi Dorong Sinergi Forhati dan Pemkot Cegah Pernikahan Dini

    LarasBy LarasDesember 25, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Komisi IV DPRD Samarinda bersama FORHATI Samarinda
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Samarinda Ismail Latisi mengapresiasi langkah Forum Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Wati (Forhati)) Samarinda yang aktif dan peduli terhadap isu pencegahan pernikahan anak usia dini.

    Meski tanpa dukungan anggaran pemerintah, Forhati terus berperan dalam menyuarakan keprihatinan atas persoalan tersebut.

    Ismail menyampaikan dari pemaparan Forhati bahwa penyebab pernikahan dini sangat beragam, mulai dari hamil di luar nikah, paksaan orang tua, barter bisnis keluarga, hingga alasan ekonomi.

    “Kami apresiasi upaya Forhati. Masalah pernikahan dini adalah keprihatinan bersama, termasuk para guru. Kita perlu memetakan penyebab utama agar solusi yang diambil tepat sasaran,” ujar Ismail dalam audiensi bersama Forhati, Selasa 24 Desember 2024.

    Ia menyebutkan bahwa pembahasan usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan Pernikahan Anak Usia Dini sudah berjalan di Komisi IV.

    Dalam proses ini, Ismail mendorong sinergi antara Forhati, lembaga pemerintah, dan komunitas masyarakat untuk memperkuat langkah bersama.

    “Kami harap Forhati dapat bekerja sama dengan ibu wali kota sebagai koordinator utama pencegahan pernikahan dini. Hal ini penting untuk memberikan perhatian lebih terhadap masalah ini,” katanya.

    Selain itu, Ismail mengajak semua pihak untuk mengembangkan solusi berbeda sesuai dengan penyebab masalah.

    “Pendekatan tiap sektor, seperti keluarga dan dinas terkait, harus diperkuat. Dengan begitu, kita bisa menyiapkan regulasi yang benar-benar mengurangi angka pernikahan dini di Samarinda,” jelasnya.

    Ia menegaskan bahwa sinergi antarpihak menjadi kunci utama keberhasilan kebijakan ini.

    “Saya siap menerima masukan dan saran. Kita akan terus mengawal proses usulan ini hingga menjadi kebijakan nyata di tingkat pemkot,” pungkasnya.

    DPRD Samarinda Forhati Samarinda Ismail Latisi Raperda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    DPRD Ingatkan Aspirasi Reses Harus Masuk Musrenbang agar Tak Tertolak SIPD

    Oktober 17, 2026

    DPRD Soroti Masalah Lahan Jalan Pelita Merdeka, Administrasi Dinilai Tak Tuntas

    Oktober 16, 2026

    Sri Puji Ungkap Kendala Pendidikan Loa Kumbar, dari MBG hingga Tunjangan Guru

    Oktober 16, 2026

    Lahan Pemkot yang Menganggur Diusulkan Jadi TPU di Samarinda

    Oktober 15, 2026

    DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Pemprov Bersinergi soal Pembangunan RSUD AMS II

    Oktober 15, 2026

    Raperda Penyelamatan Kebakaran Samarinda Rampung Dibahas, Segera Masuk Tahap Harmonisasi

    Oktober 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Andi Harun: Perubahan Tak Cukup dari Jalanan, Harus Masuk ke Ruang Kebijakan

    Ratu ArifanzaOktober 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Perubahan tidak cukup diperjuangkan melalui demonstrasi dan kritik di ruang publik. Keterlibatan…

    Lima Provinsi di Kalimantan Diusulkan Bersatu Dorong Penanganan Karhutla ke Pusat

    Oktober 19, 2026

    Aksi Karhutla Berlanjut, DP3A Kaltim Negosiasi agar Massa Pindah ke Dalam Ruangan

    Oktober 19, 2026

    Bayi Diduga Terdampak Asap Karhutla, TRC PPA Kaltim Desak Status Bencana Nasional

    Oktober 19, 2026

    Andi Harun Tantang PMII Kawal Pembangunan Samarinda

    Oktober 18, 2026
    1 2 3 … 3,392 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.