Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    HMI Samarinda Siapkan Aksi Jilid III, Desak Manajer PLN UP3 Dicopot

    November 5, 2026

    HMI Geruduk PLN Samarinda Lagi, Bentrokan dengan Polisi Pecah

    November 5, 2026

    Iswandi Minta UMKM Samarinda Tak Sekedar Bertahan, Tapi Harus Makin Cuan

    November 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Transmigrasi 5.0 di Kaltim Dinilai Rawan Friksi Sosial Jika Tidak Transparan
    DPRD Kaltim

    Transmigrasi 5.0 di Kaltim Dinilai Rawan Friksi Sosial Jika Tidak Transparan

    AminahBy AminahJuli 28, 2025Updated:Juli 28, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Program Transmigrasi 5.0, yang tengah dirancang pemerintah pusat dinilai berpotensi memicu friksi sosial di daerah jika tidak dilaksanakan secara terbuka dan melibatkan masyarakat lokal sejak awal.

    Anggota DPRD Kalimantan Timur, Salehuddin, menyampaikan kekhawatiran tersebut karena dalam pengalaman sebelumnya, banyak program transmigrasi menimbulkan ketegangan akibat lemahnya komunikasi publik dan minimnya keterbukaan informasi.

    “Transmigrasi memang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi, tapi kalau tidak transparan, masyarakat lokal bisa merasa dirugikan,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD Kaltim, Senin, 28 Juli 2025.

    Salehuddin menilai Kaltim sebagai daerah tujuan transmigrasi dan lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN) memiliki sensitivitas sosial yang tinggi.

    Ia menekankan bahwa program sebesar ini tidak cukup hanya dilihat dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga dari dampak sosial dan keadilan distribusi manfaat ekonomi.

    Menurutnya, salah satu penyebab munculnya konflik adalah rendahnya keterlibatan warga lokal dalam perencanaan. Proses komunikasi yang tidak terbuka membuat masyarakat merasa dikalahkan dalam kebijakan yang seharusnya menjamin pemerataan pembangunan.

    “Banyak warga tidak tahu maksud programnya, lalu muncul prasangka. Kalau tidak hati-hati, bisa memunculkan kesenjangan antara pendatang dan warga asli,” katanya.

    Salehuddin juga menyinggung kasus-kasus sebelumnya di sejumlah wilayah transmigrasi di Kaltim yang menunjukkan ketidaksiapan pemerintah daerah dan lemahnya koordinasi antarpemerintah.

    Ia mencontohkan, ada proyek yang tidak melibatkan pemerintah kabupaten, sehingga ketika muncul sengketa lahan atau protes sosial, semua pihak saling melempar tanggung jawab.

    Selain itu, ia menambahkan bahwa ketegangan sering kali bukan hanya soal teknis lahan, tetapi soal legitimasi. Ketika masyarakat lokal tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan atau tidak mendapat informasi yang utuh, program sebesar apapun akan sulit diterima.

    “Jangan sampai transmigrasi dianggap hanya menguntungkan pendatang. Harus ada ruang dialog sejak awal,” kata Salehuddin.

    Sebagai Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, yang membidangi pemerintahan dan hukum, Salehuddin mendorong agar program ini dirancang dengan pendekatan keadilan sosial. Ia meminta pemerintah pusat menggandeng pemerintah provinsi dan kabupaten secara sinergis, serta aktif turun ke lapangan bersama masyarakat.

    Ia juga mendesak Badan Pertanahan Nasional (BPN) serta Kementerian Transmigrasi untuk menjelaskan secara gamblang status lahan yang akan digunakan dalam program tersebut, agar tidak ada penafsiran ganda yang berujung konflik.

    “Status lahan harus jelas sejak awal. Jangan ada penggusuran tersembunyi atau akuisisi sepihak yang menimbulkan resistensi sosial,” tegasnya.

    Salehuddin memastikan DPRD Kalimantan Timu,  siap mengambil peran sebagai penengah. Menurutnya, parlemen daerah dapat menjadi ruang aspirasi dan dialog antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pusat agar implementasi kebijakan berjalan aman dan berkeadilan.

    “DPRD bukan hanya pengawas. Kami siap menjembatani agar program ini tidak merugikan siapa pun,” tutupnya.

    IKN Program Transmigrasi 5.0 Salehuddin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    IKN Dikebut Menuju Ibu Kota Politik 2028, Otorita Evaluasi Seluruh Proyek Strategis

    Juli 18, 2026

    Simpang Siur Kehadiran Presiden di IKN, Ini Respons Ketua Gerindra Samarinda

    Juli 17, 2026

    Kebutuhan Pangan Kawasan Penyangga IKN, Masih Bergantung pada Pasokan dari Luar Daerah

    Juli 16, 2026

    Geliat Pembangunan Ekonomi Domestik, Belum Jadikan Samarinda Sebagai Kota Mandiri

    Juni 23, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    HMI Samarinda Siapkan Aksi Jilid III, Desak Manajer PLN UP3 Dicopot

    AminahNovember 5, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Samarinda memastikan akan kembali menggelar demonstrasi di…

    HMI Geruduk PLN Samarinda Lagi, Bentrokan dengan Polisi Pecah

    November 5, 2026

    Iswandi Minta UMKM Samarinda Tak Sekedar Bertahan, Tapi Harus Makin Cuan

    November 5, 2026

    Bazar UMKM Tak Melulu di Pusat Kota, Pemkot Samarinda Bidik Pemerataan Ekonomi

    November 5, 2026

    Pemadaman Listrik Kaltim Ditarget Berakhir Desember, Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional Tak Disetujui

    November 5, 2026
    1 2 3 … 3,429 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.