Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Gratispol Sudah Jalan, DPRD Kaltim Ingatkan Kampus Jangan Lambat Beri Kepastian Mahasiswa

    Juni 7, 2026

    Bukan Musuhan, Banyak Orang Kini Memilih Mengurangi Lingkaran Pertemanan

    Juni 7, 2026

    Big Mall Selalu Jadi Pilihan Warga Samarinda, Menghabiskan Akhir Pekan

    Juni 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Transmigrasi 5.0 di Kaltim Dinilai Rawan Friksi Sosial Jika Tidak Transparan
    DPRD Kaltim

    Transmigrasi 5.0 di Kaltim Dinilai Rawan Friksi Sosial Jika Tidak Transparan

    SittiBy SittiJuli 28, 2025Updated:Juli 28, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Program Transmigrasi 5.0, yang tengah dirancang pemerintah pusat dinilai berpotensi memicu friksi sosial di daerah jika tidak dilaksanakan secara terbuka dan melibatkan masyarakat lokal sejak awal.

    Anggota DPRD Kalimantan Timur, Salehuddin, menyampaikan kekhawatiran tersebut karena dalam pengalaman sebelumnya, banyak program transmigrasi menimbulkan ketegangan akibat lemahnya komunikasi publik dan minimnya keterbukaan informasi.

    “Transmigrasi memang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi, tapi kalau tidak transparan, masyarakat lokal bisa merasa dirugikan,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD Kaltim, Senin, 28 Juli 2025.

    Salehuddin menilai Kaltim sebagai daerah tujuan transmigrasi dan lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN) memiliki sensitivitas sosial yang tinggi.

    Ia menekankan bahwa program sebesar ini tidak cukup hanya dilihat dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga dari dampak sosial dan keadilan distribusi manfaat ekonomi.

    Menurutnya, salah satu penyebab munculnya konflik adalah rendahnya keterlibatan warga lokal dalam perencanaan. Proses komunikasi yang tidak terbuka membuat masyarakat merasa dikalahkan dalam kebijakan yang seharusnya menjamin pemerataan pembangunan.

    “Banyak warga tidak tahu maksud programnya, lalu muncul prasangka. Kalau tidak hati-hati, bisa memunculkan kesenjangan antara pendatang dan warga asli,” katanya.

    Salehuddin juga menyinggung kasus-kasus sebelumnya di sejumlah wilayah transmigrasi di Kaltim yang menunjukkan ketidaksiapan pemerintah daerah dan lemahnya koordinasi antarpemerintah.

    Ia mencontohkan, ada proyek yang tidak melibatkan pemerintah kabupaten, sehingga ketika muncul sengketa lahan atau protes sosial, semua pihak saling melempar tanggung jawab.

    Selain itu, ia menambahkan bahwa ketegangan sering kali bukan hanya soal teknis lahan, tetapi soal legitimasi. Ketika masyarakat lokal tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan atau tidak mendapat informasi yang utuh, program sebesar apapun akan sulit diterima.

    “Jangan sampai transmigrasi dianggap hanya menguntungkan pendatang. Harus ada ruang dialog sejak awal,” kata Salehuddin.

    Sebagai Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, yang membidangi pemerintahan dan hukum, Salehuddin mendorong agar program ini dirancang dengan pendekatan keadilan sosial. Ia meminta pemerintah pusat menggandeng pemerintah provinsi dan kabupaten secara sinergis, serta aktif turun ke lapangan bersama masyarakat.

    Ia juga mendesak Badan Pertanahan Nasional (BPN) serta Kementerian Transmigrasi untuk menjelaskan secara gamblang status lahan yang akan digunakan dalam program tersebut, agar tidak ada penafsiran ganda yang berujung konflik.

    “Status lahan harus jelas sejak awal. Jangan ada penggusuran tersembunyi atau akuisisi sepihak yang menimbulkan resistensi sosial,” tegasnya.

    Salehuddin memastikan DPRD Kalimantan Timu,  siap mengambil peran sebagai penengah. Menurutnya, parlemen daerah dapat menjadi ruang aspirasi dan dialog antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pusat agar implementasi kebijakan berjalan aman dan berkeadilan.

    “DPRD bukan hanya pengawas. Kami siap menjembatani agar program ini tidak merugikan siapa pun,” tutupnya.

    IKN Program Transmigrasi 5.0 Salehuddin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Diserbu Wisatawan Saat Libur Iduladha, Area Publik IKN Dipenuhi Pengunjung

    Mei 29, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026

    Rudy Mas’ud Serukan Politik Berbasis Kepentingan Rakyat di Pelantikan PAN Kaltim

    April 26, 2026

    Tekankan Pengawasan Orang Asing, Sinergi Lintas Instansi Jadi Kunci

    April 8, 2026

    Budaya Digital Kian Menguat, Faisal Ingatkan Pemuda Soal Dampak dan Peluang

    April 7, 2026

    Pokir DPRD Kaltim Terancam Berkurang, DPRD Minta Aspirasi Masyarakat Tetap Diakomodasi

    April 2, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Gratispol Sudah Jalan, DPRD Kaltim Ingatkan Kampus Jangan Lambat Beri Kepastian Mahasiswa

    SittiJuni 7, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Program Gratispol pendidikan gratis Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus berjalan dan…

    Bukan Musuhan, Banyak Orang Kini Memilih Mengurangi Lingkaran Pertemanan

    Juni 7, 2026

    Big Mall Selalu Jadi Pilihan Warga Samarinda, Menghabiskan Akhir Pekan

    Juni 7, 2026

    Hingga Mei 2026, Realisasi Pajak Reklame Samarinda Baru Capai 12 Persen

    Juni 7, 2026

    Mengapa Tanah Mengeluarkan Aroma Khas Setelah Hujan? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Juni 7, 2026
    1 2 3 … 3,128 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.