Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kutim»Siang Geah: Pangan Itu Urusan Hidup Mati, Harus Diurusi Serius
    DPRD Kutim

    Siang Geah: Pangan Itu Urusan Hidup Mati, Harus Diurusi Serius

    AminahBy AminahOktober 19, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Siang Geah di Gedung DPRD Kutim, Kamis (19/10/2023).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Sangatta – Kutai Timur (Kutim) sebuah kabupaten yang memiliki luas lahan yang sangat subur di Kalimantan Timur. Namun sayang, hingga saat ini masih mengandalkan pasokan bahan pokok pangan dari luar daerah.

    Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim Siang Geah menilai, bahwa potensi pertanian yang besar di daerah ini belum dimanfaatkan sepenuhnya.

    “Tanah di Kutim sangat luas dan subur, serta berpotensi besar jika dikelola dengan baik untuk mencukupi kebutuhan pangan di Kutim,” ungkap Siang Geah di Gedung DPRD Kutim, Kamis (19/10/2023).

    Siang Geah memahami bahwa ketahanan pangan bukanlah masalah sepele.
    “Ketahanan pangan adalah masalah hidup mati bagi sebuah bangsa. Ini adalah permasalahan yang krusial dan fundamental yang harus ditangani secara serius,” tegasnya.

    Ia juga menyoroti dua isu penting, yaitu krisis pangan dan krisis energi yang saat ini menjadi perhatian serius dunia. Siang Geah berpendapat bahwa Indonesia harus mengurangi ketergantungan pada impor bahan pangan dari luar negeri.

    “Saat ini, beberapa negara di dunia telah mulai merasakan krisis pangan dan ada yang membatasi impor ke Indonesia, termasuk Kalimantan Timur. Beberapa negara lebih mengutamakan kepentingan dalam negerinya sendiri,” tambahnya.

    Visi untuk mencapai swasembada pangan ini sejalan dengan misi PDIP yang menekankan pentingnya Indonesia menjadi swasembada pangan. Salah satu langkah konkrit dalam mencapainya adalah melalui program pangan estate yang sedang dijalankan di Kutim.

    “Kutim adalah surga pertanian, dengan luas lahan dan kondisi tanah yang subur. Program food estate tidak hanya fokus pada tanaman padi, tetapi juga tanaman pokok pengganti nasi seperti talas, singkong dan lainnya. Ini dilakukan secara sistematis dan menyeluruh,” pungkasnya.

    Potensi besar yang dimiliki oleh Kutai Timur adalah titik terang dalam upaya mencapai swasembada pangan di daerah ini. Ketahanan pangan bukan sekadar harapan, tetapi juga kebutuhan mendesak bagi masyarakat Kutim.

    bahan pokok pangan DPRD Kutim PDIP Siang Geah
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Bursa Pilwali Samarinda Mulai Memanas, PDIP Pilih Tahan Diri

    September 12, 2026

    PDIP Dorong RUU Perampasan Aset Rampung, DPR Pasang Target 15 Desember

    Agustus 29, 2026

    Tak Ingin Elit di Internal Partai, PDI Perjuangan Samarinda Dorong Kader Turun ke Masyarakat

    Agustus 14, 2026

    Utang Rp671 Miliar Jadi Alarm, PDIP Nilai Ruang Fiskal Samarinda Kian Tercekik

    Juli 30, 2026

    Sindir Ketiadaan Beasiswa Pemkot, Anhar: Jadikan Dulu Wali Kota dari PDIP

    Juli 10, 2026

    Proyek Besar Samarinda Habiskan Ratusan Miliar, Fraksi PDIP Ingatkan Eksekutif Jangan Lupa Perut Rakyat

    Juli 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    R’syaSeptember 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIV Kalimantan Timur (Kaltim) Titit Lestari…

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026

    Jalan Cendana Samarinda Pusat Jajanan Murah yang Ramai Diserbu Warga

    September 13, 2026

    Karhutla Dekat APT Pranoto, Penerbangan Tetap Normal

    September 13, 2026
    1 2 3 … 3,338 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.