Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    UMKM Kaltim Raup Rp1,14 Miliar di KKI 2026, Empat Produk Tembus Pasar Internasional

    Agustus 25, 2026

    Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen, Dinkes Minta Warga Waspada Dampak Karhutla

    Agustus 25, 2026

    Aris Soroti Dampak Aturan Antrean BBM Subsidi terhadap Penghasilan Sopir

    Agustus 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Proyek Besar Samarinda Habiskan Ratusan Miliar, Fraksi PDIP Ingatkan Eksekutif Jangan Lupa Perut Rakyat
    Politik

    Proyek Besar Samarinda Habiskan Ratusan Miliar, Fraksi PDIP Ingatkan Eksekutif Jangan Lupa Perut Rakyat

    AminahBy AminahJuli 8, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Samarinda, Romadhony Putra Pratama (Dok/Insitekaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD Kota Samarinda menaruh perhatian serius terhadap arah kebijakan pembangunan yang digulirkan pemerintah daerah.

    Partai berlambang banteng ini mengingatkan eksekutif agar gelontoran anggaran fantastis untuk proyek-proyek fisik skala besar tidak melupakan urgensi perputaran ekonomi riil di tingkat bawah.

    Sikap kritis fraksi tersebut disuarakan oleh anggotanya, Romadhony Putra Pratama. Mewakili sikap politik Fraksi PDIP, ia menyoroti hasil revitalisasi Pasar Pagi yang telah menyedot anggaran daerah hingga Rp500 miliar dari pajak masyarakat, namun sejauh ini masih minim dampak terhadap omzet pedagang lokal.

    “Kami di Fraksi PDIP melihat sekarang Pasar Pagi sudah mengeluarkan dana 400 sampai 500 miliar rupiah, tapi yang datang ke sana sepi. Padahal harapannya kan Pasar Pagi itu bisa meningkatkan perputaran ekonomi yang masif di Samarinda,” tukas Romadhony, Selasa, 7 Juli 2026.

    Situasi ini menjadi catatan penting dalam fungsi pengawasan anggaran. Romadhony menegaskan, fraksinya memberikan garis yang jelas kemegahan bangunan harus berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat, bukan justru menjadi beban baru setelah diresmikan.

    “Karena ini masih tahapan awal, kami maklumi. Tetapi ke depannya, Fraksi PDIP menekankan Pemkot Samarinda harus buat solusi bagaimana Pasar Pagi ini bisa menjamin keberlangsungan perputaran uang. Sudah dibangun mewah melalui pajak masyarakat Kota Samarinda, kami takut tidak berdampak apa-apa untuk masyarakatnya. Itu salah satu fokus pengawalan kami,” tegasnya.

    Selain persoalan tata niaga pasar, Fraksi PDIP juga menyoroti kemandekan operasional proyek Terowongan Samarinda. Fraksi mendesak adanya transparansi dan percepatan penyelesaian ganjalan regulasi administratif yang saat ini masih terjadi di tingkat dinas teknis.

    “Kami sudah berkomunikasi dengan pihak PUPR mengenai kendala di lapangan. Ternyata memang perizinannya yang belum keluar, tapi sudah diupayakan oleh pemkot. Sikap politik fraksi jelas, kami berharap satu atau dua bulan ini sudah bisa beroperasi agar manfaat terowongan bisa segera dirasakan oleh masyarakat,” urai Romadhony.

    Di sisi lain, Fraksi PDIP juga memetakan tantangan fiskal daerah ke depan. Mengingat kelanjutan pembangunan tahap berikutnya membutuhkan anggaran yang tidak sedikit, fraksi mendorong optimalisasi lobi politik anggaran agar proyek daerah ini bisa disokong oleh modal pusat.

    ” Fraksi mendukung langkah taktis di mana anggaran ini sudah dimasukkan di dalam APBN 2027 yang akan datang. Semoga serapan dana pusat ini bisa mengangkat pertumbuhan perekonomian di Samarinda,” jelasnya.

    Kendati melayangkan kritik terukur pada sektor pengelolaan aset ekonomi, Fraksi PDIP mengapresiasi langkah eksekutif dalam mengadopsi nilai kebudayaan lokal pada proyek Teras Samarinda.

    Konsep ini dinilai sejalan dengan pandangan politik fraksi yang menginginkan modernisasi kota tanpa mencabut akar sejarah Samarinda sebagai Kota Tepian.

    “Teras Samarinda itu sudah menggambarkan dan mengangkat kebudayaan serta ciri khas kota itu sendiri. Fraksi melihat kita memang harus membangun peradaban, sistem pariwisata, dan perekonomian Samarinda ini dari sungai, dari tepian Sungai Mahakam,” terangnya.

    Fraksi PDIP akan mengawal ketat konsistensi blueprint pengembangan Teras Samarinda hingga ke kawasan Pelabuhan dan seputaran Klenteng Thien Ie Kong. Fraksi ingin memastikan proyek jangka panjang seperti perhotelan dan pertokoan terpadu di kawasan tersebut berorientasi pada kemandirian ekonomi daerah.

    “Rencana ke depan akan dibangun hotel dan pertokoan di sana. Konsep membangun peradaban dari tepian ini sudah sesuai, dan fraksi akan memastikan pembangunan ini berjalan demi kesejahteraan masyarakat Samarinda, agar kita tidak kalah dengan kota-kota besar lain di Indonesia,” pungkasnya.

     

    Fraksi PDIP PDIP Pembangunan Proyek Samarinda Romadhony Putra Pratama
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Kaltim Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Dana Konservasi

    Agustus 25, 2026

    Abdul Rohim Dorong Inspektorat Periksa Dugaan Pungli dalam Antrean BBM Bersubsidi

    Agustus 25, 2026

    DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar

    Agustus 24, 2026

    Pemadaman Listrik Berulang, Abdul Rohim Desak PLN Beri Kompensasi Warga Samarinda

    Agustus 24, 2026

    Pemerintah Harus Bertindak Tegas, Karhutla di Kalimantan Kian Mengkhawatirkan

    Agustus 22, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Rebranding Pasar Pagi, Libatkan Akademisi hingga Komunitas

    Agustus 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    UMKM Kaltim Raup Rp1,14 Miliar di KKI 2026, Empat Produk Tembus Pasar Internasional

    Ratu ArifanzaAgustus 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sebanyak 15 UMKM binaan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) membukukan…

    Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen, Dinkes Minta Warga Waspada Dampak Karhutla

    Agustus 25, 2026

    Aris Soroti Dampak Aturan Antrean BBM Subsidi terhadap Penghasilan Sopir

    Agustus 25, 2026

    Dishub Samarinda Tegaskan Antrean BBM Subsidi Tak Boleh Jadi Celah Pungli

    Agustus 25, 2026

    Kaltim Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Dana Konservasi

    Agustus 25, 2026
    1 2 3 … 3,297 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.