Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    Oktober 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar
    Ekonomi

    DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaAgustus 24, 2026Updated:Oktober 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sabaruddin Panrecalle, saat diwawancarai awak media usai kegiatan, Senin, 24/8/2026. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) mendorong Mall Lembuswana Samarinda dapat menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar bagi daerah. Pengelolaan aset tersebut dinilai harus mampu memberikan kontribusi maksimal karena berada di kawasan strategis di tengah Kota Samarinda.

    Anggota Komisi II DPRD Kaltim Sabaruddin Panrecalle mengatakan, Mall Lembuswana memiliki lahan sekitar 6,8 hektare. Dengan posisi dan nilai aset yang besar, ia menilai pengelolaannya harus dilakukan secara profesional agar mampu menghasilkan pendapatan bagi daerah.

    “Sayang aset kita yang di tengah Kota Samarinda yang dianggap sebagai legend, tidak menggali sektor Pendapatan Asli Daerah,” kata Sabaruddin saat melakukan sidak ke Mall Lembuswana, Senin, 24 Agustus 2026.

    Menurut Sabaruddin, pengelolaan Mall Lembuswana saat ini berada dalam masa transisi. Badan pengelola, MBS, diberi waktu kurang lebih satu tahun untuk mencari investor yang nantinya dapat mengelola mall tersebut.

    Ia menyebut sudah terdapat sekitar empat hingga lima investor yang menyatakan ketertarikannya untuk mengelola Mall Lembuswana. Investor tersebut disebut berasal dari luar daerah maupun wilayah Kalimantan.

    Namun, Sabaruddin menegaskan jumlah tersebut bukan batasan. Ia mendorong agar kesempatan terbuka bagi investor lain yang memiliki pengalaman dan konsep pengelolaan yang jelas.

    “Bukan hanya lima investor. Ketika memang itu dianggap profesional, tertarik, punya konsep yang jelas, silakan saja,” ujarnya.

    Sabaruddin meminta proses pemilihan investor dilakukan secara akuntabel, transparan, dan profesional. Menurutnya, calon investor perlu memiliki pengalaman dalam mengelola pusat perbelanjaan.

    Terkait besaran pembagian hasil antara pemerintah daerah, MBS, dan investor nantinya, Sabaruddin mengatakan belum ada angka yang ditetapkan. Hal tersebut masih akan dibahas melalui kesepakatan antara pemerintah dan investor.

    “Pembagian sharing-nya itu tergantung deal-nya berapa,” katanya.

    Ia menilai DPRD tidak ingin menetapkan target PAD yang terlalu tinggi tanpa mempertimbangkan kemampuan pengelolaan. Namun, kontribusi yang diberikan tetap harus realistis dan sebanding dengan nilai aset yang dikelola.

    Sabaruddin menyebut nilai appraisal lahan tersebut berada di kisaran Rp170 miliar per hektare. Dengan luas lahan sekitar 6,8 hektare, ia berharap Mall Lembuswana dapat dikelola secara optimal sehingga mampu mendongkrak PAD Kaltim.

    “Harapan kami ini salah satu penyumbang PAD yang terbesar nanti di daerah Kalimantan Timur ada di dalam mall ini,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Beda dengan Pemprov Kaltim, Pemkot Samarinda Tak Wajibkan ASN Menginap di Hotel Pemda

    Oktober 8, 2026

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    Oktober 6, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Menguat, Dinas Perkebunan Ingatkan Petani Soal Tengkulak

    Oktober 6, 2026

    Kebutuhan Daging Domba Kaltim Buka Peluang Ekonomi bagi Peternak Lokal

    Oktober 6, 2026

    Inflasi Kaltim Tembus 3,98 Persen, Harga Pangan dan Transportasi Jadi Beban Terbesar

    Oktober 2, 2026

    Ratusan Kapal Beraktivitas di Muara Berau, Potensi PAD Kaltim Masih Dihitung

    Oktober 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    AminahOktober 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Polresta Samarinda mulai menelusuri laporan dugaan kelalaian medis yang melibatkan dokter spesialis…

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    Oktober 9, 2026

    Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

    Oktober 9, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.