Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    Oktober 12, 2026

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Karhutla Picu 13 Ribu Kasus ISPA, Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

    Oktober 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Pemerintah Harus Bertindak Tegas, Karhutla di Kalimantan Kian Mengkhawatirkan
    DPRD Samarinda

    Pemerintah Harus Bertindak Tegas, Karhutla di Kalimantan Kian Mengkhawatirkan

    IraBy IraAgustus 22, 2026Updated:Oktober 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi Kebakaran Hutan Kalimantan (Foto by AI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda sekaligus Ketua Fraksi PKS Arif Kurniawan mengatakan, setiap dugaan pembakaran hutan dan lahan yang berdampak terhadap masyarakat, termasuk Kota Samarinda, harus ditelusuri secara serius dan menyeluruh.

    Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, membutuhkan penanganan yang lebih serius, terutama bila terdapat indikasi kebakaran yang dilakukan secara sengaja.

    Menurutnya, jika terdapat indikasi karhutla berkaitan dengan aktivitas pembukaan maupun pembersihan lahan. Aparat penegak hukum harus segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab dan pihak yang bertanggung jawab.

    “Saya mendorong agar setiap dugaan pembakaran hutan dan lahan di Kalimantan, khususnya yang berdampak terhadap masyarakat Kota Samarinda, diusut sampai tuntas dan pelakunya ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” kata Arif, di Samarinda, Jumat, 21 Agustus 2026.

    Ia menekankan, penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu. Menurutnya, aparat tidak boleh hanya menindak masyarakat kecil apabila terdapat dugaan keterlibatan pihak lain yang memiliki kekuatan ekonomi.

    “Siapa pun pelakunya, baik perorangan maupun korporasi, harus diperlakukan sama di hadapan hukum,” tegasnya.

    Selain penindakan, Arif mendorong pemerintah memperkuat langkah pencegahan dengan meningkatkan pengawasan di kawasan yang rawan terjadi kebakaran.

    Evaluasi terhadap perizinan dan kepatuhan perusahaan juga dinilai perlu dilakukan. Setiap titik api, kata dia, harus ditelusuri untuk memastikan penyebab kebakaran dan pihak yang bertanggung jawab.

    Arif mengingatkan dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan munculnya asap dan penurunan kualitas udara. Kebakaran hutan dan lahan juga dapat mengancam kesehatan masyarakat, merusak ekosistem, menghilangkan keanekaragaman hayati, hingga menimbulkan kerugian sosial dan ekonomi.

    Karena itu, ia menilai Kalimantan tidak boleh hanya dipandang sebagai kawasan eksploitasi sumber daya alam.

    “Kalimantan bukan sekadar wilayah eksploitasi sumber daya. Kalimantan adalah rumah kita dan warisan untuk generasi mendatang,” ujarnya.

    Arif meminta pemerintah dan aparat berwenang bergerak cepat dan transparan dalam menangani setiap indikasi karhutla. Penelusuran penyebab kebakaran, menurutnya, harus didukung pembuktian secara ilmiah sehingga penegakan hukum dapat dilakukan secara tepat.

    Ia berharap sanksi tegas diberikan kepada siapa pun yang nantinya terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan.

    “Hukum harus hadir untuk melindungi hutan dan masyarakat, bukan kalah oleh kepentingan ekonomi,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Drainase Menanjak hingga Kolam Retensi Tanpa Outlet, PR Samarinda Jelang Musim Hujan

    Oktober 11, 2026

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 9, 2026

    Karhutla Masih Terjadi, DPRD Samarinda Imbau Warga Tak Bakar Lahan Sembarangan

    Oktober 8, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    AminahOktober 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Tiga pria diduga memanfaatkan transaksi yang melibatkan aplikasi MiChat untuk merampas ponsel…

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Karhutla Picu 13 Ribu Kasus ISPA, Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

    Oktober 12, 2026

    PJJ di Samarinda Bergantung Kualitas Udara, Sekolah Diminta Berkoordinasi dengan Puskesmas

    Oktober 12, 2026

    El Nino Kuat, Musim Hujan Kaltim 2026–2027 Diprediksi Lebih Pendek

    Oktober 12, 2026
    1 2 3 … 3,381 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.