Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    Agustus 19, 2026

    Singapura Menang 2-1, Thailand Tetap Lolos ke Final Piala AFF 2026

    Agustus 19, 2026

    4.578 Pekerja Rentan Samarinda Sudah Terlindungi, Ribuan Lain Masih Menunggu Jaminan Sosial

    Agustus 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Utang Rp671 Miliar Jadi Alarm, PDIP Nilai Ruang Fiskal Samarinda Kian Tercekik
    Politik

    Utang Rp671 Miliar Jadi Alarm, PDIP Nilai Ruang Fiskal Samarinda Kian Tercekik

    SittiBy SittiJuli 30, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Samarinda, Iswandi saat rapat paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap pertanggungjawaban APBD 2025, Rabu, 29/7/2026. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Samarinda memperingatkan kondisi fiskal Pemerintah Kota Samarinda belum sepenuhnya aman. Meski kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), beban utang yang masih mencapai Rp671 miliar dinilai berpotensi menggerus kemampuan APBD membiayai program baru pada tahun-tahun mendatang.

    Peringatan itu disampaikan Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Samarinda Iswandi saat rapat paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap pertanggungjawaban APBD 2025, Rabu, 29 Juli 2026.

    “Utang yang sah memang wajib diselesaikan. Tetapi jika terus berulang dari tahun ke tahun, ruang fiskal akan semakin sempit dan beban kebijakan hari ini dipindahkan kepada APBD tahun berikutnya,” kata Iswandi.

    PDIP menyoroti kewajiban daerah yang masih terkonsentrasi di sejumlah OPD, terutama sektor pekerjaan umum, pendidikan, kesehatan, hingga perumahan. Karena itu pemerintah diminta membuka data utang secara rinci, mulai dari nilai kontrak, status verifikasi hingga jadwal pelunasannya agar DPRD dapat mengawasi penyelesaiannya.

    Tak hanya utang, fraksi berlambang banteng itu juga mengkritik masih besarnya anggaran yang gagal dibelanjakan pada 2025. Dari total belanja sekitar Rp5,8 triliun, masih tersisa lebih dari Rp572 miliar.

    “Bisa saja itu penghematan. Tetapi bisa juga menunjukkan ada program yang tertunda, tender yang terlambat, atau perencanaan yang belum matang. Itu harus dijelaskan secara terbuka,” ujarnya.

    Fraksi juga mengingatkan agar pemerintah tidak terlalu bergantung pada dana transfer pusat, perubahan kebijakan fiskal nasional memang memengaruhi APBD, namun pemerintah daerah harus memiliki skenario menghadapi risiko tersebut sehingga pelayanan publik tidak ikut terganggu.

    Di sisi lain, PDIP mengapresiasi langkah digitalisasi pajak daerah. Namun modernisasi sistem, kata Iswandi, harus dibarengi peningkatan penerimaan, bukan justru menambah beban masyarakat.

    “Optimalisasi PAD harus dilakukan dengan memperluas basis pajak dan menutup kebocoran, bukan membebani rakyat yang ruang ekonominya semakin sempit. Aset daerah juga harus menghasilkan manfaat,” pungkasnya.

     

    DPRD Samarinda Fraksi PDIP Iswandi PDIP Rapat Paripurna
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    4.578 Pekerja Rentan Samarinda Sudah Terlindungi, Ribuan Lain Masih Menunggu Jaminan Sosial

    Agustus 19, 2026

    HUT ke-81 RI, Sekretariat DPRD Samarinda Siapkan Bazar UMKM hingga Jalan Santai

    Agustus 19, 2026

    Intrusi Air Laut Mulai Mengancam, Deni Dorong Pemprov Kaltim Siapkan Rekayasa Cuaca

    Agustus 19, 2026

    Deni Usul Pengelolaan Hulu Diperkuat untuk Antisipasi Limpasan Air ke Samarinda

    Agustus 19, 2026

    KMBS Dituntut Buktikan Pengelolaan Lembuswana Tak Kalah dari Swasta

    Agustus 19, 2026

    Anhar Desak Tes Urine Pelajar Samarinda Digelar Berkala, Bahkan Setiap Bulan

    Agustus 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    R’syaAgustus 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sekitar 34 persen perekonomian Kalimantan Timur masih (Kaltim) bertumpu pada sektor pertambangan…

    Singapura Menang 2-1, Thailand Tetap Lolos ke Final Piala AFF 2026

    Agustus 19, 2026

    4.578 Pekerja Rentan Samarinda Sudah Terlindungi, Ribuan Lain Masih Menunggu Jaminan Sosial

    Agustus 19, 2026

    HUT ke-81 RI, Sekretariat DPRD Samarinda Siapkan Bazar UMKM hingga Jalan Santai

    Agustus 19, 2026

    Intrusi Air Laut Mulai Mengancam, Deni Dorong Pemprov Kaltim Siapkan Rekayasa Cuaca

    Agustus 19, 2026
    1 2 3 … 3,285 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.