Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    September 14, 2026

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Utang Rp671 Miliar Jadi Alarm, PDIP Nilai Ruang Fiskal Samarinda Kian Tercekik
    Politik

    Utang Rp671 Miliar Jadi Alarm, PDIP Nilai Ruang Fiskal Samarinda Kian Tercekik

    AminahBy AminahJuli 30, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Samarinda, Iswandi saat rapat paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap pertanggungjawaban APBD 2025, Rabu, 29/7/2026. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Samarinda memperingatkan kondisi fiskal Pemerintah Kota Samarinda belum sepenuhnya aman. Meski kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), beban utang yang masih mencapai Rp671 miliar dinilai berpotensi menggerus kemampuan APBD membiayai program baru pada tahun-tahun mendatang.

    Peringatan itu disampaikan Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Samarinda Iswandi saat rapat paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap pertanggungjawaban APBD 2025, Rabu, 29 Juli 2026.

    “Utang yang sah memang wajib diselesaikan. Tetapi jika terus berulang dari tahun ke tahun, ruang fiskal akan semakin sempit dan beban kebijakan hari ini dipindahkan kepada APBD tahun berikutnya,” kata Iswandi.

    PDIP menyoroti kewajiban daerah yang masih terkonsentrasi di sejumlah OPD, terutama sektor pekerjaan umum, pendidikan, kesehatan, hingga perumahan. Karena itu pemerintah diminta membuka data utang secara rinci, mulai dari nilai kontrak, status verifikasi hingga jadwal pelunasannya agar DPRD dapat mengawasi penyelesaiannya.

    Tak hanya utang, fraksi berlambang banteng itu juga mengkritik masih besarnya anggaran yang gagal dibelanjakan pada 2025. Dari total belanja sekitar Rp5,8 triliun, masih tersisa lebih dari Rp572 miliar.

    “Bisa saja itu penghematan. Tetapi bisa juga menunjukkan ada program yang tertunda, tender yang terlambat, atau perencanaan yang belum matang. Itu harus dijelaskan secara terbuka,” ujarnya.

    Fraksi juga mengingatkan agar pemerintah tidak terlalu bergantung pada dana transfer pusat, perubahan kebijakan fiskal nasional memang memengaruhi APBD, namun pemerintah daerah harus memiliki skenario menghadapi risiko tersebut sehingga pelayanan publik tidak ikut terganggu.

    Di sisi lain, PDIP mengapresiasi langkah digitalisasi pajak daerah. Namun modernisasi sistem, kata Iswandi, harus dibarengi peningkatan penerimaan, bukan justru menambah beban masyarakat.

    “Optimalisasi PAD harus dilakukan dengan memperluas basis pajak dan menutup kebocoran, bukan membebani rakyat yang ruang ekonominya semakin sempit. Aset daerah juga harus menghasilkan manfaat,” pungkasnya.

     

    DPRD Samarinda Fraksi PDIP Iswandi PDIP Rapat Paripurna
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Bursa Pilwali Samarinda Mulai Memanas, PDIP Pilih Tahan Diri

    September 12, 2026

    Masih Terima Pembayaran Usai Pengelolaan Diambil Alih, Komisi II Bentuk Tim Investigasi

    September 11, 2026

    TPP Guru Samarinda Belum Dibayar, Ismail Latisi: Tidak Ada Wacana Pengurangan dan Penghilangan

    September 10, 2026

    NasDem Samarinda Kunci Nama Saefuddin Zuhri untuk Pilwali Berikutnya

    September 10, 2026

    DPRD Kaltim Beri Waktu Sepekan untuk Cabut Mutasi Guru

    September 9, 2026

    Jaga Hutan Malah Dapat Dana Lebih Kecil, Pansus DPRD Kaltim Minta Skema Jasa Lingkungan Diubah

    September 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    AminahSeptember 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ada lebih dari 20 ribu anak di Kalimantan Timur (Kaltim) yang masih…

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026

    Jalan Cendana Samarinda Pusat Jajanan Murah yang Ramai Diserbu Warga

    September 13, 2026
    1 2 3 … 3,338 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.