Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bolehkah Mengambil Air dari Masjid Saat Kemarau? Ini Ketentuannya

    September 14, 2026

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    September 14, 2026

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Samsun Harap Presiden Baru Indonesia Lanjutkan Proyek IKN
    DPRD Kaltim

    Samsun Harap Presiden Baru Indonesia Lanjutkan Proyek IKN

    Adit MustafaBy Adit MustafaAgustus 21, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun saat diwawancarai usai memimpin Rapat Paripurna ke-27 di Gedung B kantor DPRD Kaltim, Rabu (21/8/2024).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Ibu Kota Nusantara (IKN), proyek ambisius yang digagas sebagai simbol baru Indonesia, kini menghadapi tantangan yang bisa menghambat kelangsungannya. Penurunan drastis alokasi anggaran untuk tahun 2025, dari Rp42,5 triliun di tahun 2024 menjadi hanya Rp143 miliar menimbulkan kekhawatiran serius mengenai masa depan proyek ini. Dengan dana yang sangat minim, banyak pihak mulai meragukan kemampuan pemerintah dalam mewujudkan visi besar ini tepat waktu.

    Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur Muhammad Samsun adalah salah satu pihak yang tidak bisa menyembunyikan kekhawatirannya terhadap penurunan drastis anggaran ini. Dalam keterangannya pada Rabu (21/8/2024), Samsun menjelaskan bahwa dengan anggaran yang terbatas, pembangunan infrastruktur di IKN akan sangat terbatas.

    “Dengan Rp143 miliar, kita hanya bisa membangun jalan sepanjang 1,4 kilometer dengan lebar 6 meter,” kata Samsun, menggarisbawahi betapa kecilnya anggaran tersebut untuk ukuran proyek sebesar IKN.

    Meski ada kekhawatiran, Samsun menegaskan bahwa tanggung jawab atas kelangsungan pembangunan IKN sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat, sehingga kota-kota penyangga di Kalimantan Timur tidak akan terbebani oleh penurunan anggaran ini.

    “Secara regulasi, beban ini sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat. Daerah tidak memiliki kewenangan untuk menanggungnya,” jelasnya.

    Samsun juga menaruh harapan besar pada presiden baru yang akan menjabat pada 2024. Dia berharap presiden baru dapat memberikan perhatian yang lebih besar terhadap pembangunan IKN dan mempercepat proses yang selama ini berjalan. “Harapannya, presiden baru dapat membawa perubahan positif dan mempercepat pembangunan ini,” katanya.

    Penurunan anggaran yang signifikan ini ternyata bukan tanpa alasan. Berdasarkan Buku Nota Keuangan RAPBN 2025, total anggaran yang dialokasikan untuk keberlanjutan pembangunan IKN hanya mencapai Rp143,1 miliar. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menjelaskan bahwa anggaran tersebut (Rp143,1 miliar) hanya mencakup penyelesaian proyek-proyek kementerian dan lembaga (K/L) yang sudah ada di IKN.

    Lebih lanjut, Suharso mengungkapkan bahwa jumlah tersebut terbilang kecil karena Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) belum mengajukan kebutuhan anggaran mereka untuk tahun depan. “Anggaran Rp143,1 miliar ini karena OIKN belum mengajukan usulan mereka,” ungkap Suharso.

    Dengan anggaran yang sangat minim, keberlanjutan pembangunan IKN di tahun 2025 tampaknya akan sangat bergantung pada langkah-langkah strategis yang diambil oleh pemerintah pusat, terutama di bawah kepemimpinan presiden yang baru. Jika pemerintah pusat mampu merumuskan strategi yang tepat dan OIKN segera mengajukan usulan anggaran yang lebih komprehensif, maka pembangunan IKN mungkin masih bisa berjalan sesuai rencana.

    Namun, jika tidak, proyek besar yang digadang-gadang menjadi simbol kemajuan Indonesia ini bisa terancam terhenti di tengah jalan, meninggalkan banyak pekerjaan yang belum terselesaikan dan cita-cita yang belum terwujud.

    IKN Muhammad Samsun OIKN
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    FIFA Kucurkan USD 5,4 Juta, PSSI Bangun Pusat Pelatihan Nasional di IKN

    September 6, 2026

    APBD Dinilai Tak Sanggup Biayai Jembatan Kudungga, Pemerintah Harus Kejar Dana APBN

    Juli 22, 2026

    TKD Kaltim Anjlok, Kepala Daerah Harus Bersatu Tagih Hak ke Pemerintah Pusat

    Juli 21, 2026

    PDIP Tetap Dorong Hak Angket, Samsun: Kalau Rugikan Rakyat Harus Dijalankan

    Juli 20, 2026

    IKN Dikebut Menuju Ibu Kota Politik 2028, Otorita Evaluasi Seluruh Proyek Strategis

    Juli 18, 2026

    Simpang Siur Kehadiran Presiden di IKN, Ini Respons Ketua Gerindra Samarinda

    Juli 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bolehkah Mengambil Air dari Masjid Saat Kemarau? Ini Ketentuannya

    AminahSeptember 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kemarau membuat air bersih menjadi persoalan di sejumlah wilayah. Ketika sumur warga…

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    September 14, 2026

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026
    1 2 3 … 3,338 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.