Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Demokrat Siapkan Konsolidasi Menuju 2029, Bambang Soepriyadi Berpeluang Pimpin Kaltim

    Juni 13, 2026

    Meutya: Orang Tua Harus Lindungi Anak di Ruang Digital

    Juni 12, 2026

    Penumpang Bandara Sepinggan Turun, Harga Tiket Naik hingga Rp800 Ribu Dipicu Avtur

    Juni 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Pemain Organtunggal Tewas Ditikam Dipinggir Jalan
    Daerah

    Pemain Organtunggal Tewas Ditikam Dipinggir Jalan

    AdminBy AdminDesember 30, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nada – Editor: Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Terjadi penikaman di pinggir Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sungai Keledang, Samarinda Seberang, tepatnya di persimpangan jalan depan Batalyon 611, saat memasuki waktu adzan Ashar, Senin (30/12/2019) sekitar Pukul 15.10 Wita.
    Seorang pria terlihat berlari terengah-engah dengan berlumuran darah. Pria tersebut diketahui bernama Jumariansyah yang menjadi korban penikaman.
    Berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian tersebut bermula saat Jumariansyah yang berprofesi sebagai pemain alat musik organtunggal bersama empat orang rekannya, hendak bersimpun panggung pentas musik amal, tepat di bawah jalur flyover jembatan kembar.
    Namun, dua pria yang menggunakan motor Yamaha Vixion tiba dan menghampiri Jumariansyah. Satu berada di atas motor, dan satunya terlihat sempat berbincang dengan Jumariansyah. Empat orang rekan Jumariansyah disibukan dengan kegiatan bersih-bersih.
    Antara korban dan pelaku sempat terlihat berbincang sejenak. Seketika, pelaku yang belum diketahui identitasnya ini langsung menikam korban sebanyak dua kali di dada kiri dan rusuk kiri bagian bawah.
    Mencoba untuk menyelamatkan nyawanya, korban langsung lari bersimbah darah. Namun pelaku rupanya masih terus mengejar dan kembali menghujamkan senjata tajamnya pada bagian punggung korban.
    Dengan tiga luka tikam tersebut langkah korban seketika terhenti. Pelaku kala itu langsung melarikan diri.
    Korban yang dalam keadaan kritis langsung mendapatkan pertolongan dari warga sekitar. Namun sayang, saat dalam perjalanan menggunakan mobil ambulans, korban harus kehilangan nyawanya.
    Kini, tubuh Jumariansyah yang sudah tak bernyawa tengah berada di dalam ruang jenazah RSUD I.A Moeis.
    Setelah dinyatakan meninggal dunia, kerabat dan keluarga korban yang tiba di rumah sakit seketika berlinangan air mata.
    Kepada awak media, Maryati (40) selaku kakak ipar korban menuturkan, kalau dirinya masih shock mendapati Jumariansyah yang sudah terbujur kaku.
    Maryati mengatakan, Jumariansyah merupakan seorang ayah beranak lima. Dua ia dapatkan dari pernikahan pertamanya, tiga lainnya dari pernikahan terakhirnya.
    “Anak-anaknya semua ikut sama istri, sedangkan dia (Jumariansyah) sudah setahunan ini ngekos di kota (Samarinda),” tutur Maryati yang merupakan warga Loa Duri Ulu, Gang Melati 1, RT 01, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
    Maryati menambahkan, meski selalu jauh dari keluarga, Jumariansyah akan pulang untuk bersilahturahmi kepada sanak saudara dalam kurun waktu satu atau dua bulan sekali.
    “Terakhir ketemu bulan lalu pas dia pulang,” imbuhnya.
    Dalam kepulangannya ini, Maryati mengaku melihat sedikit kegelisahan dari raut Jumariansyah.
    “Dia ngomong memang lagi ada masalah sama orang. Cuma masalahnya dengan siapa dan seperti apa, dia juga tidak cerita,” pungkasnya.
    Hingga berita ini diterbitkan, jenazah Jumariansyah masih di RSUD I.A Moeis.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    TAG Kaltim Digugat ke PTUN Samarinda, Persoalkan Jumlah dan Anggaran Rp10,7 Miliar

    Juni 11, 2026

    Rita Widyasari, Perusahaan Keluarga Sudah Berdiri Sebelum Saya Menjabat

    Juni 6, 2026

    Pengembangan Perkara TPPU Bergulir, Rita Desak KPK Teliti Seluruh Fakta dan Dokumen

    Juni 6, 2026

    Polisi Ringkus Residivis Pembobol Rumah di Samarinda, Uang Rp85 Juta hingga Emas Logam Mulia Digondol

    Juni 4, 2026

    PTTUN Jakarta Menangkan Kubu Teguh Sumarno, PGRI Kaltim Minta Konflik Internal Disudahi

    Juni 1, 2026

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Demokrat Siapkan Konsolidasi Menuju 2029, Bambang Soepriyadi Berpeluang Pimpin Kaltim

    SittiJuni 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Partai Demokrat mulai memanaskan mesin politiknya di Kalimantan Timur (Kaltim) menjelang Pemilu…

    Meutya: Orang Tua Harus Lindungi Anak di Ruang Digital

    Juni 12, 2026

    Penumpang Bandara Sepinggan Turun, Harga Tiket Naik hingga Rp800 Ribu Dipicu Avtur

    Juni 12, 2026

    BPJS Ketenagakerjaan, Pastikan Pekerja Korban PHK Berhak Terima JKP hingga Enam Bulan

    Juni 12, 2026

    Gelombang Pensiun dan Efisiensi Anggaran, Sekolah di PPU Hadapi Tantangan Berat

    Juni 12, 2026
    1 2 3 … 3,141 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.