Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Arus Urbanisasi ke Samarinda Meningkat Sejak IKN, Tenaga Kerja Lokal Diminta Jadi Prioritas

    July 25, 2026

    Rudy Mas’ud Akan Benahi Daya Tampung Sekolah Usai Kisruh SPMB

    July 25, 2026

    Harapan Sekolah Anak Samarinda Capai Kuliah, Rata-rata Warga Masih Setara Kelas XI SMA

    July 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Hukum»Polisi Ringkus Residivis Pembobol Rumah di Samarinda, Uang Rp85 Juta hingga Emas Logam Mulia Digondol
    Hukum

    Polisi Ringkus Residivis Pembobol Rumah di Samarinda, Uang Rp85 Juta hingga Emas Logam Mulia Digondol

    SittiBy SittiJune 4, 2026Updated:July 2, 202604 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pelaku pembobolan rumah berinisial F menjalani pemeriksaan di Polresta Samarinda, Kamis, 4/6/2026 (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda berhasil mengungkap kasus pencurian rumah yang meresahkan warga di kawasan Samarinda Seberang.

    Seorang residivis berinisial F ditangkap kurang dari 24 jam setelah membobol rumah warga dan membawa kabur uang tunai puluhan juta rupiah, emas logam mulia, hingga sejumlah surat berharga.

    Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar menjelaskan, pelaku memanfaatkan kondisi rumah yang ditinggal pemiliknya untuk beraktivitas di luar rumah. Korban diketahui masih berada di Samarinda dan hanya meninggalkan rumah sejak pagi hari sebelum kembali pada siang harinya.

    “Pelaku berhasil mengambil brankas milik korban yang berada di dalam kamar. Di dalamnya terdapat uang tunai sekitar Rp85 juta, emas logam mulia seberat 25 gram, cincin emas, dan sejumlah dokumen berharga lainnya. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp150 juta,” ujar Hendri di Mako Polresta Samarinda, Kamis, 4 Juni 2026.

    Kejadian terjadi pada 31 Mei sekitar siang hari, kurang dari 24 jam kemudian, tepatnya pada 1 Juni tim gabungan Satreskrim Polresta Samarinda bersama Polsek Samarinda Seberang dan Polsek Samarinda Kota berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti.

    Polisi menyita sejumlah barang bukti mulai dari kendaraan yang digunakan pelaku saat beraksi, pakaian yang dikenakan saat melakukan pencurian, hingga sebagian besar hasil kejahatan yang belum sempat dihabiskan.

    Dari hasil pemeriksaan, sebagian uang hasil curian ternyata telah digunakan pelaku untuk memenuhi kebutuhan pribadinya.

    “Tersangka mengakui sebagian uang digunakan untuk membeli sepeda motor, telepon genggam, makan, membeli minuman keras, hingga bermain judi online,” ungkap Hendri.

    Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 479 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

    Kapolsek Samarinda Seberang AKP A Baihaki mengungkapkan, tersangka bukan pelaku baru dalam kasus serupa. F diketahui merupakan residivis kasus pencurian yang pernah ditangkap pada tahun 2020.

    “Pelaku adalah residivis pencurian. Tahun 2020 pernah terlibat kasus yang sama dan sekarang kembali ditangkap karena melakukan pencurian,” kata Baihaki.

    Dari hasil penyelidikan, pelaku terlebih dahulu mengamati kondisi rumah calon korbannya. Ia berkeliling mencari sasaran yang dinilai kosong sebelum akhirnya memilih rumah korban.

    Rekaman CCTV menunjukkan pelaku beberapa kali melintas di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada penghuni di dalam rumah.

    “Pelaku melihat rumah dalam kondisi terkunci dari luar. Setelah memastikan rumah kosong, dia masuk melalui pintu samping dan merusak akses menuju dapur,” jelasnya.

    Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil brankas dan tabung gas yang berada di dalam rumah. Seluruh barang tersebut kemudian dimasukkan ke dalam karung yang ditemukan di dapur sebelum dibawa menggunakan sepeda motor menuju kontrakan temannya di kawasan Jalan Bung Tomo.

    Di lokasi tersebut, brankas dibongkar menggunakan pisau dan kunci roda hingga akhirnya berhasil dibuka.

    Dari total uang tunai sekitar Rp85 juta yang dicuri, polisi menemukan sekitar Rp61 juta masih tersimpan saat penangkapan dilakukan. Polisi juga berhasil mengamankan kembali emas logam mulia 25 gram, cincin emas, serta sejumlah dokumen berharga milik korban.

    “Sekitar Rp24 juta sudah digunakan tersangka untuk membeli sepeda motor, handphone, minuman keras, dan bermain judi slot. Sisanya masih berhasil kami amankan bersama barang bukti lainnya,” terang Baihaki.

    Pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir itu mengaku tidak mengetahui isi rumah maupun keberadaan uang dan emas di dalam brankas. Ia mengaku hanya mencari rumah kosong yang dianggap berpotensi menjadi sasaran pencurian.

    “Dia tidak memiliki hubungan dengan korban. Murni mencari rumah yang terlihat kosong lalu melakukan pencurian,” tegas Baihaki.

    Selanjutnya, Pelaku F mengaku telah menghabiskan sebagian uang hasil pencurian untuk membeli sepeda motor, mengonsumsi minuman keras, serta berjudi secara daring. Pria yang merupakan warga Samarinda Seberang itu juga mengaku memiliki istri dan anak.

    F bukan kali pertama berurusan dengan hukum. Ia mengaku pernah menjalani hukuman penjara selama sekitar satu tahun enam bulan setelah terlibat kasus pencurian telepon genggam pada 2020.

    “Saya pernah masuk penjara tahun 2020 karena kasus pencurian handphone. Waktu itu menjalani hukuman sekitar satu tahun setengah,” ujar F.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Curanmor Dominasi Kasus Kriminal di Samarinda, Kapolresta Soroti Faktor Ekonomi

    July 18, 2026

    15 Tahun Menanti Sertifikat Rumah, Sengketa Nasabah dan BTN Belum Temui Titik Terang

    July 13, 2026

    Polemik Gereja Toraja Samarinda Seberang Selesai, FKUB Pastikan Putusan PTUN Sudah Inkrah

    June 30, 2026

    PK di Atas PK Dipersoalkan, Kuasa Hukum Heryono Admaja Datangi PT Kaltim Pertanyakan Eksekusi Lahan

    June 25, 2026

    Pakar Hukum Soroti Kasus Korupsi yang Menggantung, Minta Penegak Hukum Segera Ambil Keputusan

    June 20, 2026

    Sengketa Lahan Yayasan Melati Belum Berakhir, Kadisdikbud Kaltim Prioritaskan Stabilitas

    June 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Arus Urbanisasi ke Samarinda Meningkat Sejak IKN, Tenaga Kerja Lokal Diminta Jadi Prioritas

    SittiJuly 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya menarik arus investasi ke Kaltim,…

    Rudy Mas’ud Akan Benahi Daya Tampung Sekolah Usai Kisruh SPMB

    July 25, 2026

    Harapan Sekolah Anak Samarinda Capai Kuliah, Rata-rata Warga Masih Setara Kelas XI SMA

    July 25, 2026

    PAN Panaskan Mesin Politik 2029, Edi Oloan Bentuk 2.000 Relawan TPS di Samarinda

    July 25, 2026

    Predikat Pramuka Garuda Tak Bisa Diraih Instan, Karakter Jadi Penilaian Utama

    July 25, 2026
    1 2 3 … 3,238 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.