Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kasus TBC dan HIV di Samarinda Terus Meningkat, Penanganan Kesehatan Masih Jadi Tantangan

    Juni 6, 2026

    Naik Tipis Dipicu Tarif Angkutan Udara dan BBM, Inflasi Kaltim Mei 2026 Masih Terkendali

    Juni 6, 2026

    Nilai Matematika Nasional Merosot, Novan Soroti Krisis Guru dan Kebijakan Pusat

    Juni 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Naik Tipis Dipicu Tarif Angkutan Udara dan BBM, Inflasi Kaltim Mei 2026 Masih Terkendali
    Ekonomi

    Naik Tipis Dipicu Tarif Angkutan Udara dan BBM, Inflasi Kaltim Mei 2026 Masih Terkendali

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuni 6, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi Angkutan udara dan BBM Picu kenaikan tipis Inflasi Kaltim Mei 2026 (Narasi.co/Ira)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah meningkatnya biaya transportasi dan energi pada Mei 2026, Kalimantan Timur (Kaltim) masih mampu menjaga stabilitas harga.

    Pemprov Kaltim mencatat inflasi sebesar 0,17 persen secara bulanan, sedikit lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 0,11 persen.

    Peningkatan inflasi, terutama dipengaruhi kenaikan tarif angkutan udara dan harga BBM nonsubsidi. Sementara penurunan harga sejumlah komoditas pangan, membantu menahan tekanan inflasi lebih lanjut.

    Berdasarkan data Indeks Harga Konsumen (IHK), kenaikan inflasi bulanan tersebut mendorong inflasi tahunan (year on year/yoy) Kalimantan Timur mencapai 3,04 persen.

    Sementara itu, inflasi tahun kalender (year to date/ytd) tercatat sebesar 1,65 persen.

    Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Jajang Hermawan, mengatakan, tekanan inflasi pada Mei 2026 terutama berasal dari kelompok transportasi yang mengalami kenaikan. Seiring meningkatnya tarif angkutan udara dan harga bahan bakar minyak.

    “Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh penyesuaian harga BBM nonsubsidi dan avtur yang berdampak pada meningkatnya biaya transportasi,” ujarnya.

    Pada periode laporan, harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Dex, dan Dexlite tercatat naik rata-rata sekitar 9 persen.

    Selain kelompok transportasi, penyediaan makanan dan minuman/restoran juga memberikan kontribusi terhadap inflasi. Kondisi ini mencerminkan, masih tingginya aktivitas konsumsi masyarakat yang mendorong permintaan terhadap berbagai barang dan jasa.

    Meski demikian, tekanan inflasi yang lebih tinggi berhasil diredam oleh deflasi pada komponen volatile foods atau kelompok pangan bergejolak yang tercatat sebesar minus 1,09 persen secara bulanan.

    Deflasi tersebut menunjukkan, membaiknya pasokan dan normalisasi harga sejumlah komoditas pangan strategis.

    Penurunan harga terutama terjadi pada komoditas daging ayam ras, kangkung, dan ikan tongkol.

    Sementara, komoditas yang menjadi penyumbang utama inflasi pada Mei 2026 antara lain angkutan udara, beras, minyak goreng, solar, dan sewa rumah.

    Adapun komoditas yang berperan menahan laju inflasi meliputi daging ayam ras, emas perhiasan, ikan layang atau benggol, kangkung, serta bahan bakar rumah tangga.

    Untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Kalimantan Timur terus memperkuat sinergi melalui implementasi strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

    Pada aspek keterjangkauan harga, selama Mei 2026 TPID telah melaksanakan 60 kegiatan Gerakan Pangan Murah, operasi pasar, dan berbagai program stabilisasi harga lainnya di sejumlah daerah, seperti Samarinda, Berau, Kutai Timur, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Mahakam Ulu, dan Bontang.

    Dari sisi ketersediaan pasokan, TPID terus memperkuat pemantauan stok serta memastikan kecukupan pasokan komoditas strategis, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha 2026.

    Sementara itu, untuk menjaga kelancaran distribusi, TPID meningkatkan koordinasi antarwilayah guna memastikan rantai pasok berjalan lancar dan mengantisipasi potensi hambatan distribusi yang dapat memicu kenaikan harga.

    Pada aspek komunikasi efektif, TPID Provinsi Kalimantan Timur secara rutin menggelar rapat koordinasi mingguan dan menyelenggarakan High Level Meeting (HLM) TPID Kota Samarinda sebagai bagian dari penguatan kesiapan pengendalian inflasi menjelang Iduladha.

    Selain itu, TPID juga terus mengintensifkan komunikasi publik melalui penyampaian informasi terkait ketersediaan pasokan, perkembangan harga, serta edukasi belanja bijak kepada masyarakat.

    Langkah tersebut , dilakukan untuk menjaga ekspektasi inflasi tetap terkendali. Sekaligus mencegah perilaku konsumsi berlebihan , menjelang hari besar keagamaan.

     

    Ekonomi Inflasi Jajang Hermawan Kepala BI Kaltim Tekan inflasi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Pemprov Kaltim Bergerak Cegah Gejolak Harga Sawit, Pasca Kebijakan Ekspor

    Juni 5, 2026

    Nilai Tukar Rupiah Terus Tertekan, Kurs AS Tembus Rp18.019

    Juni 4, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Turun, Dipicu Pelemahan Harga CPO dan Kernel

    Juni 3, 2026

    Pajak UMKM Naik, Dana untuk Ekspansi Usaha Terancam Habis untuk Kewajiban Fiskal

    Juni 2, 2026

    Dompet Aman, Saldo Menipis: Fenomena Belanja Impulsif di Era QRIS

    Mei 30, 2026

    Generasi Muda Jadi Sasaran Judi Online, OJK Perkuat Literasi Keuangan

    Mei 29, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kasus TBC dan HIV di Samarinda Terus Meningkat, Penanganan Kesehatan Masih Jadi Tantangan

    Nur AjijahJuni 6, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kasus tuberkulosis (TBC) dan HIV/AIDS di Kota Samarinda menunjukkan tren meningkat. Seiring bertambahnya,…

    Naik Tipis Dipicu Tarif Angkutan Udara dan BBM, Inflasi Kaltim Mei 2026 Masih Terkendali

    Juni 6, 2026

    Nilai Matematika Nasional Merosot, Novan Soroti Krisis Guru dan Kebijakan Pusat

    Juni 6, 2026

    Raperda TBC-HIV Perkuat Pencegahan hingga Akar Rumput

    Juni 6, 2026

    Kasus TBC-HIV Meningkat, DPRD Samarinda Desak Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Penanganan

    Juni 6, 2026
    1 2 3 … 3,125 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.