Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    Hadapi Persaingan Media, Infosatu.co dan Insitekaltim Kembali Terverifikasi Dewan Pers

    September 25, 2026

    Medan Sulit dan Sungai Surut, Distribusi Bantuan Pangan ke Mahulu Tak Bisa Sekali Angkut

    September 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Naik Tipis Dipicu Tarif Angkutan Udara dan BBM, Inflasi Kaltim Mei 2026 Masih Terkendali
    Ekonomi

    Naik Tipis Dipicu Tarif Angkutan Udara dan BBM, Inflasi Kaltim Mei 2026 Masih Terkendali

    IraBy IraJuni 6, 2026Updated:Juli 2, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi Angkutan udara dan BBM Picu kenaikan tipis Inflasi Kaltim Mei 2026 (Narasi.co/Ira)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah meningkatnya biaya transportasi dan energi pada Mei 2026, Kalimantan Timur (Kaltim) masih mampu menjaga stabilitas harga.

    Pemprov Kaltim mencatat inflasi sebesar 0,17 persen secara bulanan, sedikit lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 0,11 persen.

    Peningkatan inflasi, terutama dipengaruhi kenaikan tarif angkutan udara dan harga BBM nonsubsidi. Sementara penurunan harga sejumlah komoditas pangan, membantu menahan tekanan inflasi lebih lanjut.

    Berdasarkan data Indeks Harga Konsumen (IHK), kenaikan inflasi bulanan tersebut mendorong inflasi tahunan (year on year/yoy) Kalimantan Timur mencapai 3,04 persen.

    Sementara itu, inflasi tahun kalender (year to date/ytd) tercatat sebesar 1,65 persen.

    Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Jajang Hermawan, mengatakan, tekanan inflasi pada Mei 2026 terutama berasal dari kelompok transportasi yang mengalami kenaikan. Seiring meningkatnya tarif angkutan udara dan harga bahan bakar minyak.

    “Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh penyesuaian harga BBM nonsubsidi dan avtur yang berdampak pada meningkatnya biaya transportasi,” ujarnya.

    Pada periode laporan, harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Dex, dan Dexlite tercatat naik rata-rata sekitar 9 persen.

    Selain kelompok transportasi, penyediaan makanan dan minuman/restoran juga memberikan kontribusi terhadap inflasi. Kondisi ini mencerminkan, masih tingginya aktivitas konsumsi masyarakat yang mendorong permintaan terhadap berbagai barang dan jasa.

    Meski demikian, tekanan inflasi yang lebih tinggi berhasil diredam oleh deflasi pada komponen volatile foods atau kelompok pangan bergejolak yang tercatat sebesar minus 1,09 persen secara bulanan.

    Deflasi tersebut menunjukkan, membaiknya pasokan dan normalisasi harga sejumlah komoditas pangan strategis.

    Penurunan harga terutama terjadi pada komoditas daging ayam ras, kangkung, dan ikan tongkol.

    Sementara, komoditas yang menjadi penyumbang utama inflasi pada Mei 2026 antara lain angkutan udara, beras, minyak goreng, solar, dan sewa rumah.

    Adapun komoditas yang berperan menahan laju inflasi meliputi daging ayam ras, emas perhiasan, ikan layang atau benggol, kangkung, serta bahan bakar rumah tangga.

    Untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Kalimantan Timur terus memperkuat sinergi melalui implementasi strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

    Pada aspek keterjangkauan harga, selama Mei 2026 TPID telah melaksanakan 60 kegiatan Gerakan Pangan Murah, operasi pasar, dan berbagai program stabilisasi harga lainnya di sejumlah daerah, seperti Samarinda, Berau, Kutai Timur, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Mahakam Ulu, dan Bontang.

    Dari sisi ketersediaan pasokan, TPID terus memperkuat pemantauan stok serta memastikan kecukupan pasokan komoditas strategis, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha 2026.

    Sementara itu, untuk menjaga kelancaran distribusi, TPID meningkatkan koordinasi antarwilayah guna memastikan rantai pasok berjalan lancar dan mengantisipasi potensi hambatan distribusi yang dapat memicu kenaikan harga.

    Pada aspek komunikasi efektif, TPID Provinsi Kalimantan Timur secara rutin menggelar rapat koordinasi mingguan dan menyelenggarakan High Level Meeting (HLM) TPID Kota Samarinda sebagai bagian dari penguatan kesiapan pengendalian inflasi menjelang Iduladha.

    Selain itu, TPID juga terus mengintensifkan komunikasi publik melalui penyampaian informasi terkait ketersediaan pasokan, perkembangan harga, serta edukasi belanja bijak kepada masyarakat.

    Langkah tersebut , dilakukan untuk menjaga ekspektasi inflasi tetap terkendali. Sekaligus mencegah perilaku konsumsi berlebihan , menjelang hari besar keagamaan.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Medan Sulit dan Sungai Surut, Distribusi Bantuan Pangan ke Mahulu Tak Bisa Sekali Angkut

    September 25, 2026

    Pemadaman Listrik Ancam Aktivitas Dagang, Pemkot Siapkan Genset di Pasar Pagi

    September 24, 2026

    Karhutla Tekan Aktivitas Ekonomi, BI Salurkan Bantuan Rp2,97 Miliar ke Tujuh Provinsi

    September 23, 2026

    Syarifah Suraidah Salurkan Bantuan Pangan di Samarinda, 54.636 Penerima di Kota Tepian

    September 22, 2026

    Harga Sawit Kaltim Menguat, Pendapatan Petani Berpeluang Naik

    September 21, 2026

    Antrean Pertalite Mengular di 6 SPBU Samarinda, Pemkot Siapkan Skema Sistem Kupon

    September 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    AminahSeptember 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ruang fiskal Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyusut dalam rancangan Perubahan APBD 2026.…

    Hadapi Persaingan Media, Infosatu.co dan Insitekaltim Kembali Terverifikasi Dewan Pers

    September 25, 2026

    Medan Sulit dan Sungai Surut, Distribusi Bantuan Pangan ke Mahulu Tak Bisa Sekali Angkut

    September 25, 2026

    Hujan Kembali Guyur Kaltim, Warga Sambut Lega Setelah Kemarau

    September 25, 2026

    Porprov Kaltim Tinggal 50 Hari, Dispora Minta THB Segera Didistribusikan

    September 25, 2026
    1 2 3 … 3,363 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.