Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pendidikan Jangan Hanya Andalkan Hafalan, Siswa Harus Dilatih Berkolaborasi

    Agustus 15, 2026

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    Agustus 14, 2026

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kutim»Kabupaten Kutai Timur Songsong Ketahanan Pangan dengan Program B2SA yang Inovatif
    Diskominfo Kutim

    Kabupaten Kutai Timur Songsong Ketahanan Pangan dengan Program B2SA yang Inovatif

    Nur AjijahBy Nur AjijahNovember 9, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Bennie Hermawan, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Sangatta – Kabupaten Kutai Timur memulai inisiatif inovatif program Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) untuk mendorong diversifikasi dalam pemenuhan pangan dan mencegah stunting.

    Program ini melibatkan masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya alam yang kaya di Indonesia untuk memastikan ketahanan pangan dan kesehatan generasi mendatang.

    Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutim Bennie Hermawan menjelaskan pentingnya program B2SA dalam menghadapi tantangan global saat ini. Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan dan pekarangan mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga tidak tergantung pada pasar.

    “Di tengah krisis global, Kutim tetap aman. Kami mengajak manfaatkan lahan dan pekarangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya saat ditemui langsung di ruang kerjanya, Rabu (8/11/2023).

    Program B2SA mendorong perubahan dalam orientasi konsumsi masyarakat dengan menggantikan nasi sebagai makanan pokok dengan alternatif seperti umbi-umbian, jagung, dan sagu. Program ini bertujuan untuk menciptakan inovasi kuliner dari bahan nonberas, membuka peluang bisnis baru dan meningkatkan kesadaran akan kesehatan generasi mendatang.

    “Program B2SA adalah penganekaragaman (diversifikasi) bahan pangan. Sumber karbohidrat, protein, maupun vitamin dan mineral yang bila dikonsumsi dalam jumlah seimbang, dapat memenuhi kecukupan gizi yang dianjurkan. Pastinya tidak tercemar bahan berbahaya yang merugikan kesehatan,” jelas Bennie.

    Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mencegah stunting, masalah pertumbuhan fisik yang sering kali disebabkan oleh kekurangan gizi pada masa anak-anak. Dengan memberikan masyarakat akses ke pangan yang lebih beragam dan bergizi, program ini menjadi langkah serius dalam mengantisipasi krisis pangan dan masalah stunting yang dapat memengaruhi perkembangan generasi mendatang.

    “Pencegahan stunting dimulai dari nutrisi yang lengkap dan aman. Melalui ide kreatif ini, kita bisa menciptakan peluang bisnis kuliner yang menjanjikan,” pungkas Bennie Hermawan.

    Bennie Hermawan Program B2SA Stunting
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    BKKBN Kaltim Perkuat Intervensi Non-Nutrisi untuk Tekan Stunting

    Juli 20, 2026

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Juli 14, 2026

    Program MBG Belum Bisa Jadi Tolok Ukur Penurunan Stunting di Samarinda

    Juli 13, 2026

    Cegah Anak Stunting, Kini Periksa Kehamilan Wajib Delapan Kali

    Juli 12, 2026

    Inisiasi Menyusu Dini, Intervensi Tepat Dukung Pertumbuhan Bayi Juga Stunting

    Juli 3, 2026

    Stunting Samarinda Sudah di Bawah Nasional, DPPKB: Tantangan Terbesar Perubahan Perilaku

    Juli 2, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pendidikan Jangan Hanya Andalkan Hafalan, Siswa Harus Dilatih Berkolaborasi

    R’syaAgustus 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun meminta dunia pendidikan tidak hanya berorientasi pada…

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    Agustus 14, 2026

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026

    Skirining Jadi Kekuatan Pemerintah Kota Samarinda Percepat Jaring Penderita HIV

    Agustus 14, 2026
    1 2 3 … 3,278 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.