Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kuota Program Umrah Gratis Pemprov Kaltim Turun dari 880 Menjadi 14 Orang

    Juli 13, 2026

    Bangun Basis hingga 1.971 RT, Helmi Siapkan Mesin Gerindra Hadapi Pilwali Samarinda

    Juli 13, 2026

    Program MBG Belum Bisa Jadi Tolok Ukur Penurunan Stunting di Samarinda

    Juli 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Program MBG Belum Bisa Jadi Tolok Ukur Penurunan Stunting di Samarinda
    Kesehatan

    Program MBG Belum Bisa Jadi Tolok Ukur Penurunan Stunting di Samarinda

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuli 13, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kadinkes Samarinda, Ismid Kusasih (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dampak Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terhadap penurunan angka stunting di daerah tersebut masih belum dapat diukur.

    Pasalnya, sasaran program selama ini, lebih banyak menyentuh anak sekolah dan belum secara khusus ditujukan untuk kelompok yang berisiko mengalami stunting.

    Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Ismid Kusasih, menjelaskan, pelaksanaan MBG yang telah berjalan lebih dari satu tahun. Belum bisa dijadikan indikator penurunan stunting, karena cakupan penerima manfaatnya masih bersifat umum.

    “Kalau sekarang MBG masih menyasar anak sekolah secara umum, sehingga dampaknya terhadap stunting belum bisa dilihat. Belum bisa disampaikan apakah ada penurunan atau tidak,” ujarnya, Senin, 13 Juli 2026.

    Menurut Ismid, penilaian terhadap efektivitas program baru dapat dilakukan. Setelah sasaran MBG diarahkan kepada kelompok yang lebih spesifik, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan bayi atau balita yang menjadi kelompok prioritas, dalam upaya pencegahan stunting.

    Ia mengatakan, mulai bulan ini pemerintah mulai memfokuskan pelaksanaan MBG kepada kelompok yang dikenal sebagai 3B, yakni ibu hamil (bumil), bayi, dan ibu menyusui.

    Kelompok tersebut dinilai menjadi sasaran paling strategis dalam memutus rantai stunting sejak masa awal kehidupan.

    “Dengan sasaran yang lebih tepat, nantinya dampak program terhadap penurunan stunting akan lebih mudah dievaluasi. Saat ini masih terlalu dini untuk menyimpulkan hasilnya,” katanya.

    Dinkes Samarinda pun akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan program tersebut sembari menjalankan berbagai intervensi gizi lainnya sebagai bagian dari upaya menekan prevalensi stunting di Kota Tepian.

     

    Dinkes Samarinda Ismid Kusasih Program MBG Stunting
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Cegah Anak Stunting, Kini Periksa Kehamilan Wajib Delapan Kali

    Juli 12, 2026

    Dinkes Kaltim Perkuat Skrining dan Pengobatan Terhadap Masyarakat yang Terpapar HIV

    Juli 11, 2026

    Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Pelayanan Kesehatan, SPM Tetap Sesuai Target

    Juli 10, 2026

    RSUD Abdul Wahab Sjahranie Bedah Fasilitas, Keluarga Pasien Hemodialisa Mulai Nikmati Ber-AC

    Juli 9, 2026

    Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan, RSUD AWS Libatkan Publik Susun Standar Pelayanan

    Juli 8, 2026

    Hadirkan PET CT Scan, Layanan Kedokteran Nuklir RSUD AWS Pertama di Luar Jawa-Bali

    Juli 8, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kuota Program Umrah Gratis Pemprov Kaltim Turun dari 880 Menjadi 14 Orang

    R’syaJuli 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebijakan efisiensi anggaran berdampak pada pelaksanaan Program Perjalanan Religi atau umrah gratis…

    Bangun Basis hingga 1.971 RT, Helmi Siapkan Mesin Gerindra Hadapi Pilwali Samarinda

    Juli 13, 2026

    Program MBG Belum Bisa Jadi Tolok Ukur Penurunan Stunting di Samarinda

    Juli 13, 2026

    Kualitas KUR di Kaltim Tetap Terjaga Dengan Capaian Rp6,5 Triliun, Namun OJK Ingatkan Masyarakat Jaga Data Pribadi

    Juli 13, 2026

    Tanamkan Integritas Sejak Dini, Program Proritas Inspektorat Samarinda Sasar Pelajar SMP

    Juli 13, 2026
    1 2 3 … 3,211 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.