Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    KONI Kaltim Kejar Tambahan Rp5 Miliar agar 64 Cabor Tetap Tampil di Porprov VIII Paser

    Agustus 17, 2026

    Menukar Lelah dengan Sunrise dan Sunset di Puncak Bukit Biru Tenggarong

    Agustus 17, 2026

    Andi Harun Minta Penanganan Kabut Asap Kaltim Dilakukan Bersama Lintas Daerah

    Agustus 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Dinkes Kaltim Perkuat Skrining dan Pengobatan Terhadap Masyarakat yang Terpapar HIV
    Kesehatan

    Dinkes Kaltim Perkuat Skrining dan Pengobatan Terhadap Masyarakat yang Terpapar HIV

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuli 11, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kadinkes Kaltim, Jaya Mualimin (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Langkah menekan penularan, sekaligus memastikan orang dengan HIV (ODHIV) dapat menjalani hidup sehat tanpa stigma.

    Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur (Kaltim) terus memperkuat penanggulangan HIV melalui skrining terhadap kelompok berisiko, perluasan akses pengobatan, serta edukasi kepada masyarakat.

    Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Jaya Mualimin, mengatakan, penanganan HIV dilakukan secara kolaboratif bersama berbagai lembaga. Seperti Yayasan Penabulu, Global Fund, dan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI).

    “Program HIV kami lakukan bersama berbagai mitra. Salah satunya melalui skrining terhadap kelompok yang memiliki risiko terpapar HIV. Agar kasus bisa ditemukan lebih dini dan segera mendapatkan pengobatan,” ujarnya di Samarinda, Jumat, 10 Juli 2026.

    Menurut Jaya, setiap individu yang memiliki faktor risiko dianjurkan menjalani pemeriksaan HIV. Jika hasilnya positif, pasien akan segera diberikan terapi antiretroviral (ART). Ini terbukti mampu menekan jumlah virus di dalam tubuh serta meningkatkan sistem kekebalan.

    Ia menjelaskan, dengan kepatuhan menjalani terapi, orang dengan HIV dapat hidup sehat. Layaknya masyarakat pada umumnya dan memiliki risiko penularan yang sangat rendah.

    “Obat ART dapat menurunkan jumlah virus di dalam darah hingga sangat rendah, bahkan tidak terdeteksi, sehingga meningkatkan daya tahan tubuh penderita,” katanya.

    Selain pengobatan, Dinkes Kaltim juga terus meningkatkan penemuan kasus baru melalui skrining aktif terhadap kelompok berisiko agar penanganan dapat dilakukan sebelum penyakit berkembang menjadi AIDS.

    Jaya juga mengingatkan masyarakat, agar tidak memberikan stigma maupun diskriminasi kepada orang dengan HIV. Menurutnya, penderita yang rutin menjalani pengobatan tidak serta-merta menularkan virus kepada orang lain.

    “Kalau mereka diobati secara teratur, risiko penularannya sangat kecil. Karena itu tidak boleh ada diskriminasi terhadap orang dengan HIV,” tegasnya.

    Ia menambahkan, penularan HIV berbeda dengan penyakit menular melalui udara seperti tuberkulosis (TB). HIV tidak menular melalui kontak biasa, melainkan melalui hubungan seksual berisiko, penggunaan jarum suntik secara bergantian, transfusi darah yang tidak aman, serta dari ibu ke anak tanpa pencegahan.

    Karena itu, Jaya mengajak masyarakat menerapkan perilaku hidup sehat, setia kepada pasangan, serta tidak ragu melakukan pemeriksaan apabila merasa memiliki faktor risiko.

    “Yang paling penting adalah deteksi dini dan segera berobat. Dengan pengobatan yang tepat, orang dengan HIV tetap bisa hidup sehat dan produktif,” pungkasnya.

     

    Dinkes Kaltim HIV Jaya Mualimin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Paskibraka Samarinda Dikukuhkan, Andi Harun Minta Jaga Kesehatan Jelang Upacara 17 Agustus

    Agustus 16, 2026

    Skirining Jadi Kekuatan Pemerintah Kota Samarinda Percepat Jaring Penderita HIV

    Agustus 14, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026

    Capaian SPM HIV Samarinda Tembus 99,8 Persen, Dinkes Ungkap Rahasianya

    Agustus 13, 2026

    DORAMI Kumpulkan 300 Kantong Darah, Kejar Target 500 Kantong per Bulan

    Agustus 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    KONI Kaltim Kejar Tambahan Rp5 Miliar agar 64 Cabor Tetap Tampil di Porprov VIII Paser

    R’syaAgustus 17, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur (Kaltim) masih mengupayakan tambahan anggaran…

    Menukar Lelah dengan Sunrise dan Sunset di Puncak Bukit Biru Tenggarong

    Agustus 17, 2026

    Andi Harun Minta Penanganan Kabut Asap Kaltim Dilakukan Bersama Lintas Daerah

    Agustus 17, 2026

    Dua Prodi IKIP PGRI Kaltim Masih Buka Pendaftaran hingga September, Ada Gratispol

    Agustus 17, 2026

    Menuju Generasi Emas, IKIP PGRI Kaltim Bekali Mahasiswa dengan Beragam Wawasan

    Agustus 17, 2026
    1 2 3 … 3,281 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.