Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Calon Tunggal, Adipt Maraja Berpeluang Terpilih Aklamasi di Muscab HIPMI Bontang

    Juli 11, 2026

    Meniru Rawa Nusantara, Rahasia Air Ideal untuk Ikan Cupang

    Juli 11, 2026

    10 Jurusan Kuliah yang Paling Disesali di Tahun 2026

    Juli 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Dinkes Kaltim Perkuat Skrining dan Pengobatan Terhadap Masyarakat yang Terpapar HIV
    Kesehatan

    Dinkes Kaltim Perkuat Skrining dan Pengobatan Terhadap Masyarakat yang Terpapar HIV

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuli 11, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kadinkes Kaltim, Jaya Mualimin (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Langkah menekan penularan, sekaligus memastikan orang dengan HIV (ODHIV) dapat menjalani hidup sehat tanpa stigma.

    Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur (Kaltim) terus memperkuat penanggulangan HIV melalui skrining terhadap kelompok berisiko, perluasan akses pengobatan, serta edukasi kepada masyarakat.

    Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Jaya Mualimin, mengatakan, penanganan HIV dilakukan secara kolaboratif bersama berbagai lembaga. Seperti Yayasan Penabulu, Global Fund, dan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI).

    “Program HIV kami lakukan bersama berbagai mitra. Salah satunya melalui skrining terhadap kelompok yang memiliki risiko terpapar HIV. Agar kasus bisa ditemukan lebih dini dan segera mendapatkan pengobatan,” ujarnya di Samarinda, Jumat, 10 Juli 2026.

    Menurut Jaya, setiap individu yang memiliki faktor risiko dianjurkan menjalani pemeriksaan HIV. Jika hasilnya positif, pasien akan segera diberikan terapi antiretroviral (ART). Ini terbukti mampu menekan jumlah virus di dalam tubuh serta meningkatkan sistem kekebalan.

    Ia menjelaskan, dengan kepatuhan menjalani terapi, orang dengan HIV dapat hidup sehat. Layaknya masyarakat pada umumnya dan memiliki risiko penularan yang sangat rendah.

    “Obat ART dapat menurunkan jumlah virus di dalam darah hingga sangat rendah, bahkan tidak terdeteksi, sehingga meningkatkan daya tahan tubuh penderita,” katanya.

    Selain pengobatan, Dinkes Kaltim juga terus meningkatkan penemuan kasus baru melalui skrining aktif terhadap kelompok berisiko agar penanganan dapat dilakukan sebelum penyakit berkembang menjadi AIDS.

    Jaya juga mengingatkan masyarakat, agar tidak memberikan stigma maupun diskriminasi kepada orang dengan HIV. Menurutnya, penderita yang rutin menjalani pengobatan tidak serta-merta menularkan virus kepada orang lain.

    “Kalau mereka diobati secara teratur, risiko penularannya sangat kecil. Karena itu tidak boleh ada diskriminasi terhadap orang dengan HIV,” tegasnya.

    Ia menambahkan, penularan HIV berbeda dengan penyakit menular melalui udara seperti tuberkulosis (TB). HIV tidak menular melalui kontak biasa, melainkan melalui hubungan seksual berisiko, penggunaan jarum suntik secara bergantian, transfusi darah yang tidak aman, serta dari ibu ke anak tanpa pencegahan.

    Karena itu, Jaya mengajak masyarakat menerapkan perilaku hidup sehat, setia kepada pasangan, serta tidak ragu melakukan pemeriksaan apabila merasa memiliki faktor risiko.

    “Yang paling penting adalah deteksi dini dan segera berobat. Dengan pengobatan yang tepat, orang dengan HIV tetap bisa hidup sehat dan produktif,” pungkasnya.

     

    Dinkes Kaltim HIV Jaya Mualimin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Pelayanan Kesehatan, SPM Tetap Sesuai Target

    Juli 10, 2026

    RSUD Abdul Wahab Sjahranie Bedah Fasilitas, Keluarga Pasien Hemodialisa Mulai Nikmati Ber-AC

    Juli 9, 2026

    Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan, RSUD AWS Libatkan Publik Susun Standar Pelayanan

    Juli 8, 2026

    Hadirkan PET CT Scan, Layanan Kedokteran Nuklir RSUD AWS Pertama di Luar Jawa-Bali

    Juli 8, 2026

    Sudah 28 Ribu Peserta, Dinkes Ajak Warga Manfaatkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Samarinda

    Juli 7, 2026

    Memeratakan Layanan Kesehatan 29 Dokter Spesialis Diterjunkan ke RS Daerah, Pemprov Kaltim Siapkan Insentif hingga Rp30 Juta

    Juli 6, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Calon Tunggal, Adipt Maraja Berpeluang Terpilih Aklamasi di Muscab HIPMI Bontang

    R’syaJuli 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Adipt Maraja berpeluang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Cabang…

    Meniru Rawa Nusantara, Rahasia Air Ideal untuk Ikan Cupang

    Juli 11, 2026

    10 Jurusan Kuliah yang Paling Disesali di Tahun 2026

    Juli 11, 2026

    5 Tanda Social Battery Habis, Kenali Bedanya dengan Antisosial

    Juli 11, 2026

    Gerindra Dorong 70 Persen Dana Probebaya Dialihkan untuk Pelatihan Kerja Warga

    Juli 11, 2026
    1 2 3 … 3,207 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.