Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kaltim Tancap Gas Kejar Swasembada Pangan, 12 Ribu Hektare Sawah Baru Dikebut hingga Akhir 2026

    Juli 6, 2026

    Memeratakan Layanan Kesehatan 29 Dokter Spesialis Diterjunkan ke RS Daerah, Pemprov Kaltim Siapkan Insentif hingga Rp30 Juta

    Juli 6, 2026

    Belanja ASN Samarinda Masih Gemuk, Lampaui Batas 40 Persen yang Ditetapkan Pusat

    Juli 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Memeratakan Layanan Kesehatan 29 Dokter Spesialis Diterjunkan ke RS Daerah, Pemprov Kaltim Siapkan Insentif hingga Rp30 Juta
    Kesehatan

    Memeratakan Layanan Kesehatan 29 Dokter Spesialis Diterjunkan ke RS Daerah, Pemprov Kaltim Siapkan Insentif hingga Rp30 Juta

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuli 6, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kadinkes Kaltim (paling kiri) mendampingi Gubernur Kaltim menyerahkan penugasan dokter spesialis di Kubar (Dok/Dinkes Kaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sebagai upaya pemerataan layanan kesehatan di seluruh wilayah, 29 dokter spesialis telah ditugaskan ke sejumlah rumah sakit daerah di Kalimantan Timur (Kaltim).

    Teks: Kadinkes Kaltim, Jaya Mualimin (Insitekaltim/Nur)

    Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Jaya Mualimin mengatakan, besaran insentif disesuaikan dengan tingkat kesulitan wilayah penempatan.

    Daerah yang memiliki akses lebih sulit dan membutuhkan tenaga dokter spesialis akan memperoleh insentif lebih besar.

    “Dengan anggaran yang kita siapkan, ada yang menerima hingga Rp30 juta per bulan. Ini sebagai bentuk dukungan agar dokter spesialis bersedia bertugas di daerah-daerah yang membutuhkan,” ujarnya.

    Menurut Jaya, besaran insentif yang diberikan berkisar antara Rp17 juta hingga Rp30 juta setiap bulan.

    Kebijakan tersebut diharapkan, mampu mengatasi ketimpangan distribusi dokter spesialis yang selama ini masih terpusat di kota-kota besar.

    Ia menjelaskan, program penugasan khusus ini merupakan salah satu strategi Pemprov Kaltim. Untuk memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan spesialis tanpa harus dirujuk ke Samarinda maupun daerah lain.

    “Program ini menjadi solusi pemerataan layanan kesehatan spesialis di Kaltim. Selama ini masyarakat di sejumlah daerah, masih harus menempuh perjalanan jauh ke Samarinda atau kota besar lainnya untuk mendapatkan layanan dokter spesialis,” katanya.

    Sebanyak 29 dokter spesialis tersebut, ditempatkan di sejumlah rumah sakit milik pemerintah daerah. Yakni RSUD Aji Muhammad Salehudin II, RSUD Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur, RSUD Muara Bengkal, RS Mangku Jaya Linggang Kabupaten Kutai Barat, RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda, RSJD Atma Husada Mahakam, RSUD Gerbang Sehat Kabupaten Mahakam Ulu, RSUD Aji Muhammad Idris Kabupaten Kutai Kartanegara, serta RSUD Talisayan Kabupaten Berau.

    Salah satu rumah sakit yang mendapat tambahan tenaga dokter spesialis adalah RS Mangku Jaya Linggang di Kabupaten Kutai Barat, yang selama ini masih membutuhkan penguatan layanan kesehatan spesialis.

    Penugasan 29 dokter spesialis tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, pada Sabtu 4 Juli 2026 dalam rangkaian kegiatan Kunjungan Kerja ke Kutai Barat.

    Melalui program ini, Pemprov Kaltim berharap pelayanan kesehatan rujukan di daerah semakin meningkat. Sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan dokter spesialis lebih dekat dengan tempat tinggal mereka tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke rumah sakit di ibu kota provinsi.

     

    Dinkes Kaltim Jaya Mualimin Layanan Kesehatan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Inisiasi Menyusu Dini, Intervensi Tepat Dukung Pertumbuhan Bayi Juga Stunting

    Juli 3, 2026

    Stunting Samarinda Sudah di Bawah Nasional, DPPKB: Tantangan Terbesar Perubahan Perilaku

    Juli 2, 2026

    Optimalkan Intervensi Stunting, DPPKB Samarinda Sinkronkan Data Posyandu

    Juli 2, 2026

    Deteksi Dini, Kunci Menekan Penularan HIV dan TBC

    Juli 2, 2026

    Cegah TB dan HIV Diperkuat, Kelompok Usia Produktif Jadi Penyumbang Terbanyak di Samarinda

    Juli 1, 2026

    Pengguna Narkoba Bukan Sekadar Dipenjara, Tapi Harus Direhabilitasi

    Juni 30, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kaltim Tancap Gas Kejar Swasembada Pangan, 12 Ribu Hektare Sawah Baru Dikebut hingga Akhir 2026

    R’syaJuli 6, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) terus mempercepat upaya mencapai swasembada pangan…

    Memeratakan Layanan Kesehatan 29 Dokter Spesialis Diterjunkan ke RS Daerah, Pemprov Kaltim Siapkan Insentif hingga Rp30 Juta

    Juli 6, 2026

    Belanja ASN Samarinda Masih Gemuk, Lampaui Batas 40 Persen yang Ditetapkan Pusat

    Juli 6, 2026

    Terbebani Utang Kontraktor Rp427 Miliar, Proyek Infrastruktur Samarinda Jalan di Tempat

    Juli 6, 2026

    Keterbatasan Fiskal Paksa Pemkot Samarinda Pangkas Rehabilitasi 50 Sekolah Jadi Perbaikan Ringan

    Juli 6, 2026
    1 2 3 … 3,194 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.