Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Keluhan BBM Berulang, Pemprov Kaltim Akan Turun Pantau Distribusi

    Oktober 4, 2026

    Penumpang Angkutan Kaltim Turun, Pergerakan Udara Domestik Susut Hampir 15 Persen

    Oktober 4, 2026

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Oktober 3, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Kepesertaan KB di Samarinda Masih Rendah, Sri Puji Dorong Edukasi Sejak Calon Pengantin
    DPRD Samarinda

    Kepesertaan KB di Samarinda Masih Rendah, Sri Puji Dorong Edukasi Sejak Calon Pengantin

    Andika SaputraBy Andika SaputraAgustus 20, 2026Updated:Agustus 20, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti (Dok/ Insitekaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Sri Puji Astuti menilai kepesertaan masyarakat dalam program Keluarga Berencana (KB) di Samarinda masih tergolong rendah.

    Menurutnya, edukasi mengenai perencanaan keluarga perlu diperkuat sejak pasangan masih berstatus calon pengantin.

    Puji mengatakan rendahnya partisipasi masyarakat menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan program KB di Samarinda. Sosialisasi yang selama ini dilakukan melalui posyandu dinilai belum sepenuhnya mampu mendorong masyarakat untuk menjadi peserta KB.

    “Menjaring orang yang mau ber-KB kan juga susah. Walaupun kita sosialisasi di tiap posyandu, jumlahnya belum tentu orang mau ber-KB,” ujar Puji, Rabu, 19 Agustus 2026.

    Ia menilai pendekatan edukasi harus dilakukan lebih awal, terutama sejak calon pengantin. Dengan begitu, pasangan dapat memahami pentingnya merencanakan kehamilan dan menentukan pilihan kontrasepsi sesuai kebutuhan keluarga.

    Menurut Puji, sosialisasi dapat dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai layanan dan kegiatan masyarakat, mulai dari pembinaan calon pengantin, posyandu hingga puskesmas.

    “Harusnya mulai dari saat catin. Nanti ke posyandu, saat ke puskesmas, saat menikah, itu sudah harus disosialisasikan,” jelasnya.

    Puji menyebut pasangan juga perlu diberikan pemahaman mengenai pilihan program KB, baik metode jangka pendek maupun jangka panjang.

    Edukasi tersebut diharapkan membuat masyarakat memiliki pertimbangan yang lebih matang dalam merencanakan jumlah dan jarak kelahiran anak.

    Terkait pelaksanaan KB gratis yang menjadi perhatian masyarakat, Puji menjelaskan program tersebut pada dasarnya mendapat dukungan dari pemerintah pusat melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

    Sementara itu, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kota Samarinda berperan sebagai pelaksana program di daerah.
    “Kalau program KB gratis kan dari pusat, dari BKKBN. DP2KB itu sebagai pelaksana,” katanya.

    Puji menjelaskan dukungan program tersebut mencakup penyediaan alat kontrasepsi dan insentif. Ia menduga salah satu faktor yang memengaruhi pelaksanaan program di daerah adalah dukungan dari pemerintah pusat yang belum turun.

    “Alatnya itu dari BKKBN. Insentifnya juga dari BKKBN. Jadi mungkin kemarin itu belum turun,” ujarnya.

    Meski demikian, ia mengaku belum mengikuti secara detail perkembangan terbaru terkait penyaluran dukungan tersebut.

    Mengenai kemungkinan dukungan melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD, Puji mengatakan pengalokasian anggaran harus disesuaikan dengan skala prioritas pembangunan daerah.

    Ia menyebut DPRD menerima banyak aspirasi masyarakat yang juga membutuhkan dukungan anggaran, mulai dari pembangunan dan perbaikan sekolah hingga kebutuhan program lainnya.

    “Seandainya saya bisa. Karena sekarang prioritasnya yang mana? Banyak betul yang minta,” tuturnya.

    Karena itu, Puji menilai peningkatan kepesertaan KB tidak hanya bergantung pada dukungan anggaran, tetapi juga membutuhkan penguatan edukasi dan keterlibatan berbagai pihak.

    Ia berharap sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat sehingga program KB tidak hanya dipandang sebagai layanan kontrasepsi, tetapi juga bagian dari perencanaan keluarga.

     

    DPRD Samarinda Program KB Sri Puji Astuti
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    DPRD Samarinda Belum Terima Update Progres SLF Terowongan

    Oktober 1, 2026

    Dukungan APBN 2027 untuk Transportasi Massal Samarinda Masuk Finalisasi

    Oktober 1, 2026

    Penggiat Reklame Keluhkan Perizinan, Pansus Raperda Reklame Samarinda Siap Tindaklanjuti

    September 30, 2026

    Dinkes Kaltim Petakan Program Bermasalah, Percepatan Layanan Jadi Prioritas

    September 30, 2026

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Dugaan Malpraktik Dokter Furqon Belum Bisa Dibuktikan, AWS Tunggu Hasil Majelis Disiplin Profesi

    September 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Keluhan BBM Berulang, Pemprov Kaltim Akan Turun Pantau Distribusi

    AminahOktober 4, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Timur (Kaltim) belum sepenuhnya…

    Penumpang Angkutan Kaltim Turun, Pergerakan Udara Domestik Susut Hampir 15 Persen

    Oktober 4, 2026

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Oktober 3, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026
    1 2 3 … 3,373 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.