Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    Oktober 14, 2026

    Pemkot Samarinda Cari Dana Provinsi dan Pusat untuk Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    Oktober 14, 2026

    Jaga Struktur Jembatan Mahkota II, Pemkot Samarinda Tegaskan Fungsi Portal Pembatas Ketinggian

    Oktober 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Kuota Program Umrah Gratis Pemprov Kaltim Turun dari 880 Menjadi 14 Orang
    Pemerintah

    Kuota Program Umrah Gratis Pemprov Kaltim Turun dari 880 Menjadi 14 Orang

    R’syaBy R’syaJuli 13, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekda Kaltim, Sri Wahyuni (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kebijakan efisiensi anggaran berdampak pada pelaksanaan Program Perjalanan Religi atau umrah gratis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim). Jika pada 2025 program tersebut memberangkatkan 880 penerima, tahun ini kuotanya dipangkas drastis menjadi hanya 14 orang.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim Sri Wahyuni mengatakan pemerintah tetap mempertahankan program tersebut sebagai salah satu program prioritas. Namun, pelaksanaannya harus disesuaikan dengan kondisi anggaran melalui pengurangan jumlah penerima.

    “Program umrah atau perjalanan religi volumenya turun dari tahun 2025. Itu pilihan yang harus kita lakukan ketika program prioritas dilaksanakan, tetapi kita melakukan pengurangan volume,” ujarnya di DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar Samarinda, Senin, 13 Juli 2026.

    Meski jumlah penerima berkurang signifikan, besaran anggaran untuk setiap peserta tidak berubah. Pemerintah tetap mengalokasikan sekitar Rp35 juta bagi setiap penerima manfaat.

    “Doakan mudah-mudahan ke depan kita bisa melakukan penambahan. Anggarannya masih sama, sekitar Rp35 juta per orang,” tuturnya.

    Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Kaltim Dasmiah menjelaskan, kuota 14 orang tersebut mencakup seluruh kategori penerima dalam Program Perjalanan Religi tahun ini.

    Ia mengungkapkan pihaknya sebenarnya telah mengusulkan agar jumlah penerima minimal mencapai separuh dari realisasi tahun lalu. Namun, usulan tersebut tidak dapat dipenuhi karena penyesuaian anggaran.

    “Tahun ini 14 orang karena efisiensi. Tahun kemarin 880 orang, jadi memang lumayan banyak berkurang. Yang jelas kami sudah mengajukan minimal separuh dari tahun lalu,” ungkapnya.

    Menurut Dasmiah, salah satu pertimbangan pengurangan kuota kemungkinan karena program tersebut merupakan bantuan yang menyasar individu dan tidak berkaitan langsung dengan pencapaian indikator kinerja pemerintah.

    “Karena mungkin sifatnya individu, tidak langsung menyangkut indikator kinerja, jadi mungkin itu yang menjadi pertimbangannya,” jelasnya.

    Pemangkasan kuota ini menjadi salah satu dampak nyata kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pada 2026. Kendati demikian, Pemprov Kaltim berharap kapasitas Program Perjalanan Religi dapat kembali ditingkatkan apabila kondisi fiskal daerah membaik pada tahun-tahun mendatang.

     

    Pemprov Kaltim Sekda Kaltim Sri Wahyuni Umrah Umrah Gratis
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    Oktober 14, 2026

    Alat Perekaman KTP Samarinda Berusia 15 Tahun, Kamera Rusak Bisa Hentikan Pencetakan

    Oktober 13, 2026

    DLH Kaltim Optimalkan SIHATI untuk Evaluasi Pengelolaan Keanekaragaman Hayati

    Oktober 13, 2026

    Karhutla Picu 13 Ribu Kasus ISPA, Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

    Oktober 12, 2026

    Hadapi Musim Hujan, Pemkot Samarinda Mulai Benahi Drainase dari Hulu ke Hilir

    Oktober 11, 2026

    El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027, Kaltim Terancam Kekeringan dan Gangguan Pangan

    Oktober 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    AminahOktober 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) membuka peluang mengusulkan status bencana nasional…

    Pemkot Samarinda Cari Dana Provinsi dan Pusat untuk Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    Oktober 14, 2026

    Jaga Struktur Jembatan Mahkota II, Pemkot Samarinda Tegaskan Fungsi Portal Pembatas Ketinggian

    Oktober 14, 2026

    Penerimaan Retribusi Samarinda Belum Capai 40 Persen, Bapenda Petakan Potensi Pendapatan

    Oktober 14, 2026

    Perluas Jaminan BPJS Ketenagakerjaan, Pemkot Samarinda Bidik Dukungan CSR Perusahaan

    Oktober 14, 2026
    1 2 3 … 3,383 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.