Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    Oktober 14, 2026

    Pemkot Samarinda Cari Dana Provinsi dan Pusat untuk Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    Oktober 14, 2026

    Jaga Struktur Jembatan Mahkota II, Pemkot Samarinda Tegaskan Fungsi Portal Pembatas Ketinggian

    Oktober 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen
    Ekonomi

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    R’syaBy R’syaAgustus 14, 2026Updated:Oktober 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wagub Kaltim Seno Aji saat diwawancarai, Jumat, 14/8/2026. (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kalimantan Timur (Kaltim) terus mengejar kemandirian pangan. Tingkat swasembada pangan daerah yang sebelumnya berada di kisaran 30 persen kini meningkat menjadi 58 persen.

    Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengatakan peningkatan tersebut menjadi catatan penting, meski Kaltim masih berada dalam kondisi defisit pangan.

    “Defisit tapi kenaikan signifikan. Ini harus dicatat. Sejak kita dilantik itu baru 30 persen swasembada pangan dan sekarang sudah 58 persen. Hampir 60 persen,” ujarnya di DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar Samarinda, Jumat, 14 Agustus 2026.

    Ia menyebut kenaikan tersebut menunjukkan adanya peningkatan sekitar 100 persen dibandingkan kondisi awal. Karena itu, pemerintah daerah akan terus memacu produksi pangan agar Kaltim dapat semakin mendekati kondisi swasembada.

    Salah satu upaya yang dilakukan yakni memperluas lahan pertanian melalui program cetak sawah baru. Seno menyampaikan saat ini terdapat target pencetakan sawah seluas 15 ribu hektare yang dilakukan bersama TNI.

    Tambahan lahan tersebut nantinya akan melengkapi sekitar 40 ribu hektare lahan yang telah tersedia, sehingga total 55 ribu hektare dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi pangan.

    “Target 15.000 hektare sedang dilakukan oleh TNI untuk cetak sawah baru sehingga total 55.000 hektare bisa kita manfaatkan dengan baik dan bisa membuat swasembada beras,” jelasnya.

    Seno menjelaskan, percepatan program tersebut akan terus dilakukan hingga akhir 2026. Pemerintah daerah juga telah melakukan koordinasi untuk memastikan program perluasan lahan tersebut dapat berjalan sesuai target.

    Upaya Kaltim memperkuat produksi pangan ini berlangsung di tengah dorongan pemerintah pusat untuk mencapai kemandirian pangan nasional. Dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Jakarta, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Indonesia telah mencapai swasembada delapan komoditas pangan.

    Delapan komoditas tersebut yakni beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.

    Prabowo mengaku capaian tersebut berhasil diwujudkan lebih cepat dari target awal pemerintah yang diproyeksikan dalam empat tahun. Namun, pemerintah masih menargetkan swasembada daging sapi dalam lima hingga enam tahun ke depan.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    Oktober 14, 2026

    Harga Cabai di Samarinda Naik, Disdag Sebut Biaya Pengiriman Jadi Pemicu

    Oktober 13, 2026

    Alat Perekaman KTP Samarinda Berusia 15 Tahun, Kamera Rusak Bisa Hentikan Pencetakan

    Oktober 13, 2026

    DLH Kaltim Optimalkan SIHATI untuk Evaluasi Pengelolaan Keanekaragaman Hayati

    Oktober 13, 2026

    Karhutla Picu 13 Ribu Kasus ISPA, Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

    Oktober 12, 2026

    Hadapi Musim Hujan, Pemkot Samarinda Mulai Benahi Drainase dari Hulu ke Hilir

    Oktober 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    AminahOktober 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) membuka peluang mengusulkan status bencana nasional…

    Pemkot Samarinda Cari Dana Provinsi dan Pusat untuk Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    Oktober 14, 2026

    Jaga Struktur Jembatan Mahkota II, Pemkot Samarinda Tegaskan Fungsi Portal Pembatas Ketinggian

    Oktober 14, 2026

    Penerimaan Retribusi Samarinda Belum Capai 40 Persen, Bapenda Petakan Potensi Pendapatan

    Oktober 14, 2026

    Perluas Jaminan BPJS Ketenagakerjaan, Pemkot Samarinda Bidik Dukungan CSR Perusahaan

    Oktober 14, 2026
    1 2 3 … 3,383 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.