Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    Oktober 12, 2026

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Karhutla Picu 13 Ribu Kasus ISPA, Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

    Oktober 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen
    Kesehatan

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    IraBy IraJuli 14, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kadinkes Samarinda, Ismid Kusasih (Insitelaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Angka prevalensi stunting di Kota Samarinda terus menunjukkan tren penurunan, dari 20 persen menjadi 17,13 persen pada 2025. Prevalensi stunting berhasil ditekan tersebut, lebih rendah dari target nasional sebesar 18 persen.

    Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda Ismid Kusasih mengatakan, capaian tersebut menjadi indikator. Bahwa upaya penanganan stunting di Kota Tepian, berjalan sesuai jalur yang telah direncanakan.

    “Alhamdulillah angka stunting kita turun. Semoga, terus menurun,”ujarnya, Selasa, 14 Juli 2026.

    Ia menjelaskan, capaian tersebut berdasarkan data elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM), yang digunakan sebagai acuan pemantauan kondisi stunting di daerah.

    Menurut Ismid, keberhasilan menurunkan angka stunting. Tidak hanya menjadi hasil kerja Dinas Kesehatan, tetapi merupakan buah kolaborasi lintas sektor di bawah koordinasi pemerintah daerah.

    “Penanganan stunting ini bukan hanya urusan Dinas Kesehatan. Semua perangkat daerah terlibat sesuai tugas masing-masing. Karena itu penanganannya harus dilakukan secara bersama-sama,” katanya.

    Berdasarkan data Dinkes Samarinda, tren prevalensi stunting dalam beberapa tahun terakhir terus membaik. Meski sempat mengalami fluktuasi, pada masa pandemi Covid-19.

    Pada 2020 angka stunting tercatat sebesar 24,7 persen, kemudian turun menjadi 21,6 persen pada 2021.

    Angka tersebut kembali meningkat menjadi 25,3 persen pada 2022, lalu menurun menjadi 24,4 persen pada 2023, 20,3 persen pada 2024, hingga mencapai 17,13 persen pada 2025.

    Ismid berharap, tren positif tersebut dapat terus dipertahankan melalui penguatan intervensi spesifik dan sensitif. Termasuk peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kota Samarinda.

    Dinkes Samarinda Ismid Kusasih PPGBM Stunting
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Sering Minum Setelah Makan Malam? Perhatikan Dampaknya bagi Ginjal dan Tidur

    Oktober 4, 2026

    Dinkes Kaltim Petakan Program Bermasalah, Percepatan Layanan Jadi Prioritas

    September 30, 2026

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Dugaan Malpraktik Dokter Furqon Belum Bisa Dibuktikan, AWS Tunggu Hasil Majelis Disiplin Profesi

    September 29, 2026

    Asam Lambung Mudah Naik, 10 Makanan Ini Bisa Jadi Alternatif

    September 26, 2026

    Kasus ISPA Kaltim Mulai Turun, Asap dan Minim Hujan Masih Jadi Ancaman

    September 24, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    AminahOktober 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Tiga pria diduga memanfaatkan transaksi yang melibatkan aplikasi MiChat untuk merampas ponsel…

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Karhutla Picu 13 Ribu Kasus ISPA, Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

    Oktober 12, 2026

    PJJ di Samarinda Bergantung Kualitas Udara, Sekolah Diminta Berkoordinasi dengan Puskesmas

    Oktober 12, 2026

    El Nino Kuat, Musim Hujan Kaltim 2026–2027 Diprediksi Lebih Pendek

    Oktober 12, 2026
    1 2 3 … 3,381 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.