Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    WFH Diawasi Real-Time, Andi Harun Yakin ASN Samarinda Tak Berani Main Mata

    Mei 16, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Penguatan Wisata Sungai dan Kalender Event Budaya

    Mei 16, 2026

    Pelantikan PDKT Kaltim 2026–2031, DPRD Samarinda Soroti Penguatan Peran Masyarakat Adat

    Mei 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kutim»Kabupaten Kutai Timur Songsong Ketahanan Pangan dengan Program B2SA yang Inovatif
    Diskominfo Kutim

    Kabupaten Kutai Timur Songsong Ketahanan Pangan dengan Program B2SA yang Inovatif

    Nur AjijahBy Nur AjijahNovember 9, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Bennie Hermawan, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Sangatta – Kabupaten Kutai Timur memulai inisiatif inovatif program Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) untuk mendorong diversifikasi dalam pemenuhan pangan dan mencegah stunting.

    Program ini melibatkan masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya alam yang kaya di Indonesia untuk memastikan ketahanan pangan dan kesehatan generasi mendatang.

    Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutim Bennie Hermawan menjelaskan pentingnya program B2SA dalam menghadapi tantangan global saat ini. Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan dan pekarangan mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga tidak tergantung pada pasar.

    “Di tengah krisis global, Kutim tetap aman. Kami mengajak manfaatkan lahan dan pekarangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya saat ditemui langsung di ruang kerjanya, Rabu (8/11/2023).

    Program B2SA mendorong perubahan dalam orientasi konsumsi masyarakat dengan menggantikan nasi sebagai makanan pokok dengan alternatif seperti umbi-umbian, jagung, dan sagu. Program ini bertujuan untuk menciptakan inovasi kuliner dari bahan nonberas, membuka peluang bisnis baru dan meningkatkan kesadaran akan kesehatan generasi mendatang.

    “Program B2SA adalah penganekaragaman (diversifikasi) bahan pangan. Sumber karbohidrat, protein, maupun vitamin dan mineral yang bila dikonsumsi dalam jumlah seimbang, dapat memenuhi kecukupan gizi yang dianjurkan. Pastinya tidak tercemar bahan berbahaya yang merugikan kesehatan,” jelas Bennie.

    Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mencegah stunting, masalah pertumbuhan fisik yang sering kali disebabkan oleh kekurangan gizi pada masa anak-anak. Dengan memberikan masyarakat akses ke pangan yang lebih beragam dan bergizi, program ini menjadi langkah serius dalam mengantisipasi krisis pangan dan masalah stunting yang dapat memengaruhi perkembangan generasi mendatang.

    “Pencegahan stunting dimulai dari nutrisi yang lengkap dan aman. Melalui ide kreatif ini, kita bisa menciptakan peluang bisnis kuliner yang menjanjikan,” pungkas Bennie Hermawan.

    Bennie Hermawan Program B2SA Stunting
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Wawali Samarinda Tekankan Peran Posyandu dalam Percepatan Penurunan Stunting

    April 29, 2026

    Cegah Stunting Sejak Dini, DPRD Samarinda Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

    Februari 6, 2026

    Inovasi Penanganan Stunting, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan, Data Pasien Divalidasi Mandiri

    Februari 5, 2026

    Camat Samarinda Ilir Tegaskan Musrenbang Bukan Sekadar Formalitas, Jadi Penentu Arah Pembangunan Warga

    Februari 5, 2026

    Bencana di Sumatera Jadi Peringatan, Kaltim Tegaskan Komitmen Jaga Hutan dan Tekan Deforestasi

    Desember 15, 2025

    Kaltim Hadapi Tantangan Tekan Stunting Baru Lahir, Dinkes Fokus Perkuat Intervensi pada Ibu Hamil

    Agustus 15, 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    WFH Diawasi Real-Time, Andi Harun Yakin ASN Samarinda Tak Berani Main Mata

    Ratu ArifanzaMei 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan kecil kemungkinan terjadinya pelanggaran kebijakan work…

    DPRD Samarinda Dorong Penguatan Wisata Sungai dan Kalender Event Budaya

    Mei 16, 2026

    Pelantikan PDKT Kaltim 2026–2031, DPRD Samarinda Soroti Penguatan Peran Masyarakat Adat

    Mei 16, 2026

    Samarinda Tuan Rumah Judo Kapolri Cup 2026, Wali Kota Tekankan Sportivitas

    Mei 16, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026
    1 2 3 … 3,095 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.