Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Ajak Kadin Perkuat Peran Strategis Dorong Ekonomi dan Kendalikan Inflasi

    Mei 2, 2026

    Kadin Kaltim Tekankan Peran Strategis Dorong UMKM dan Kolaborasi Ekonomi

    Mei 2, 2026

    Kadin Samarinda Dorong Sinergi Pemerintah dan UMKM Hadapi Tantangan Ekonomi Global

    Mei 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kutim»Bencana di Sumatera Jadi Peringatan, Kaltim Tegaskan Komitmen Jaga Hutan dan Tekan Deforestasi
    Diskominfo Kutim

    Bencana di Sumatera Jadi Peringatan, Kaltim Tegaskan Komitmen Jaga Hutan dan Tekan Deforestasi

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaDesember 15, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kawasan Hutan Provinsi Kalimantan Timur
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Serangkaian bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera dalam beberapa waktu terakhir menjadi pengingat penting akan urgensi menjaga keseimbangan lingkungan dan kawasan hutan.

    Banjir bandang serta tanah longsor yang terjadi di beberapa provinsi diduga dipicu oleh curah hujan ekstrem yang diperparah berkurangnya tutupan hutan dan lemahnya tata kelola lingkungan.

    Kondisi tersebut menjadi cermin bagi daerah lain di Indonesia, termasuk Kalimantan Timur (Kaltim) untuk terus memperkuat upaya pelestarian hutan.

    Hingga kini, Kaltim masih memiliki tutupan lahan berhutan yang relatif besar, dengan tingkat deforestasi yang tergolong rendah dibandingkan luas wilayah dan kawasan hutannya.

    Berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 397 Tahun 2025, luas wilayah Provinsi Kaltim mencapai sekitar 12,69 juta hektare, dengan kawasan hutan seluas kurang lebih 8 juta hektare. Kawasan tersebut mencakup hutan lindung, kawasan konservasi, hutan produksi, serta hutan produksi terbatas yang dikelola sesuai fungsi dan peruntukannya.

    Data Kementerian Kehutanan tahun 2024 mencatat tutupan lahan berhutan di Kaltim mencapai 7,88 juta hektare atau sekitar 62 persen dari total luas wilayah provinsi. Tutupan ini meliputi hutan lahan kering primer dan sekunder, hutan mangrove, hutan rawa, hingga hutan tanaman.

    Dari sisi deforestasi, Kementerian Kehutanan mencatat deforestasi bruto Kaltim sebesar 36.707 hektare. Namun, pada periode yang sama tercatat reforestasi seluas 17.513 hektare, sehingga deforestasi netto berada di angka 19.194 hektare.

    Dengan capaian tersebut, persentase deforestasi Kaltim pada 2024 diperkirakan hanya sekitar 0,15 hingga 0,35 persen dari total luas wilayah. Jika dibandingkan dengan luas kawasan hutan maupun tutupan lahan berhutan, angkanya masih berada di bawah satu persen.

    “Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Kalimantan Timur masih tertutup hutan. Upaya pengelolaan dan pemulihan hutan melalui reforestasi terus berjalan untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam,” ujar Juru Bicara Pemprov Kaltim, Muhammad Faisal.

    Meski demikian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim menegaskan isu deforestasi tetap menjadi perhatian bersama. Pemerintah daerah terus memperkuat komitmen pelestarian hutan dan pengurangan emisi karbon melalui berbagai program pembangunan berkelanjutan.

    Komitmen tersebut salah satunya dibuktikan melalui keberhasilan Kaltim dalam program Forest Carbon Partnership Facility–Carbon Fund (FCPF-CF), sebuah skema global yang difasilitasi Bank Dunia untuk mendukung perlindungan hutan dan pengurangan emisi karbon berbasis kinerja.

    Dengan menjaga tutupan hutan dan memperkuat tata kelola lingkungan, Kaltim diharapkan dapat terhindar dari risiko bencana ekologis seperti yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera, sekaligus menjadi contoh pembangunan berkelanjutan berbasis perlindungan hutan.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Bencana di Sumatera Jadi Peringatan, Kaltim Tegaskan Komitmen Jaga Hutan dan Tekan Deforestasi

    Desember 15, 2025

    Bupati Ardiansyah Beri Dukungan PWI Kutim Berlaga di Porwada Kaltim

    Desember 14, 2023

    Pemkab Kutim Akselerasi Peningkatan Program KB Melalui SDM Kompeten

    November 25, 2023

    Pemkab Kutim Gagas Aplikasi Stunting Untuk Percepatan Penanganan

    November 23, 2023

    Disnakertrans Kutim Kebut Program Pengembangan Transmigran

    November 22, 2023

    Muhammad Syarif: 100.000 Blangko E-KTP Tersedia, Kutai Timur Bebas Isu Blanko Kosong

    November 21, 2023
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Ajak Kadin Perkuat Peran Strategis Dorong Ekonomi dan Kendalikan Inflasi

    Ratu ArifanzaMei 2, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menegaskan pentingnya peran strategis Kamar Dagang dan Industri…

    Kadin Kaltim Tekankan Peran Strategis Dorong UMKM dan Kolaborasi Ekonomi

    Mei 2, 2026

    Kadin Samarinda Dorong Sinergi Pemerintah dan UMKM Hadapi Tantangan Ekonomi Global

    Mei 2, 2026

    Pemerataan Jadi Tantangan Baru Gratispol dan Jospol di Kaltim

    Mei 2, 2026

    Sekber Tiga Organisasi Media Resmi Terbentuk, Siap Kawal Kebijakan dan Cegah Pemimpin Terseret Hukum

    Mei 1, 2026
    1 2 3 … 3,085 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.