Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Perusahaan Kehutanan Kaltim Diusulkan Jadi Perseroda, Bidik Perdagangan Karbon

    September 7, 2026

    Udara Pascakarhutla Mulai Membaik, Dinkes Kaltim Sebut ISPA Belum Signifikan

    September 7, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kutim»Pemkab Kutim Gagas Aplikasi Stunting Untuk Percepatan Penanganan
    Diskominfo Kutim

    Pemkab Kutim Gagas Aplikasi Stunting Untuk Percepatan Penanganan

    AloysiusBy AloysiusNovember 23, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Plt Kepala DPPKB Ronny Bonar H Siburian
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Sangatta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (BPPKB) telah mengambil langkah proaktif dalam menangani permasalahan stunting.

    Bersama dengan Skill ICT Solution, perusahaan terkemuka di bidang teknologi informasi dan komunikasi, mereka merancang aplikasi stunting sebagai upaya mendukung Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan dan Penurunan Stunting.

    Ronny Bonar H Siburian, Pelaksana Tugas Kepala BPPKB, menjelaskan bahwa aplikasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi kasus stunting di Kutai Timur dengan lebih jelas. Hal ini diharapkan dapat mempermudah proses penanganan, terutama dalam konteks penyeragaman data untuk identifikasi yang benar dan akurat.

    “Sebenarnya yang bisa mengatakan stunting dan tidak stunting itu dokter. Stunting itu pasti pendek, tetapi pendek itu belum tentu stunting. Stunting ini akan dideteksi 1.000 hari pertama kelahiran,” jelas Ronny Bonar, Kamis (23/11/2023).

    Menurut data dari Dinas Kesehatan, prevalensi stunting di Kabupaten Kutai Timur pada tahun 2022 mencapai 27,4 persen, namun mengalami penurunan menjadi 24,7 persen pada tahun 2023. Penurunan ini menjadi landasan utama bagi inisiatif pemerintah dalam menghadapi tantangan gizi, terutama stunting.

    Ronny Bonar H Siburian juga menekankan pentingnya upaya strategis untuk mencegah dan mengatasi masalah gizi, khususnya stunting, melalui deteksi dini. Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan secara rutin di posyandu menjadi kegiatan kunci dalam upaya ini.

    Sebagai langkah awal, rencananya Desa Swarga Bara di Kecamatan Sangatta Utara ditetapkan sebagai sasaran penanganan stunting dan pilot project. Pelaksanaan program ini melibatkan Posyandu Asoka dan Posyandu Prodesa sebagai mitra utama.

    “Harapannya, melalui aplikasi stunting dan upaya pencegahan yang terintegrasi, Kutai Timur dapat mengurangi angka stunting secara signifikan,” pungkasnya.

    Aplikasi Stunting Plt Kepala BPPKB Ronny Bonar H Siburian
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aloysius

    Related Posts

    Bencana di Sumatera Jadi Peringatan, Kaltim Tegaskan Komitmen Jaga Hutan dan Tekan Deforestasi

    Desember 15, 2025

    Upaya Turunkan Stunting, Samarinda Ulu Luncurkan Aplikasi Amantumbata

    Maret 7, 2024

    Bupati Ardiansyah Beri Dukungan PWI Kutim Berlaga di Porwada Kaltim

    Desember 14, 2023

    Pemkab Kutim Akselerasi Peningkatan Program KB Melalui SDM Kompeten

    November 25, 2023

    Disnakertrans Kutim Kebut Program Pengembangan Transmigran

    November 22, 2023

    Muhammad Syarif: 100.000 Blangko E-KTP Tersedia, Kutai Timur Bebas Isu Blanko Kosong

    November 21, 2023
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Perusahaan Kehutanan Kaltim Diusulkan Jadi Perseroda, Bidik Perdagangan Karbon

    R’syaSeptember 7, 2026

    Insitekaltim, Samarinda  – Perusahaan Daerah Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) diusulkan berubah bentuk menjadi PT…

    Udara Pascakarhutla Mulai Membaik, Dinkes Kaltim Sebut ISPA Belum Signifikan

    September 7, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Kabut Asap, SDN 007 Samarinda Ulu Perkuat Imbauan Penggunaan Masker bagi Siswa

    September 7, 2026

    Fraksi PKS Desak DPRD Kaltim Bongkar Akar Masalah Antrean BBM

    September 7, 2026
    1 2 3 … 3,325 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.