Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Perkuat Data dari Akar, BPS Samarinda Dorong Program Desa Cantik untuk Wujudkan Satu Data Indonesia

    April 29, 2026

    Pemkot Samarinda Dorong Aparatur Jadi Penghasil Data Akurat

    April 29, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Penguatan Posyandu untuk Capai Target Penurunan Stunting

    April 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Wawali Samarinda Tekankan Peran Posyandu dalam Percepatan Penurunan Stunting
    Samarinda

    Wawali Samarinda Tekankan Peran Posyandu dalam Percepatan Penurunan Stunting

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 29, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri saat memberikan keterangan kepada awak media.(Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus mengintensifkan upaya percepatan penurunan stunting melalui Rapat Koordinasi Percepatan Aksi Bangda dan Gerakan Intervensi Stunting Serentak yang digelar di Gedung PKK Kota Samarinda, Rabu, 29 April 2026.

    Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita tersebut melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tenaga kesehatan, serta pemangku kepentingan terkait. Rapat ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri.

    Dalam keterangannya, Saefuddin menegaskan, kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam menekan angka stunting di Kota Tepian.

    Ia menyebutkan, tren penurunan stunting di Samarinda menunjukkan perkembangan positif dari tahun ke tahun.

    “Kegiatan pagi ini adalah salah satu upaya untuk mengurangi stunting yang ada di Kota Samarinda. Alhamdulillah, kalau kita lihat, angka stunting makin lama makin turun,” ujarnya.

    Meski demikian, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat penurunan angka tersebut. Seluruh OPD dan pihak terkait diminta untuk terus bersinergi dalam menjalankan program intervensi, baik dari sisi pencegahan maupun penanganan.

    Menurplutnya, salah satu kunci utama dala@m pencegahan stunting adalah meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya orang tua, untuk rutin memantau tumbuh kembang anak melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).

    “Koordinasi seluruh OPD dan pemangku kepentingan sangat penting agar penurunan stunting bisa lebih cepat. Pencegahan harus berjalan bersama-sama,” jelasnya.

    Ia juga menyoroti masih adanya sejumlah kecamatan dengan tingkat partisipasi masyarakat yang belum optimal dalam kegiatan Posyandu. Hal ini menjadi perhatian serius, karena kehadiran anak di Posyandu sangat berpengaruh terhadap deteksi dini masalah gizi.

    “Dari beberapa kecamatan itu ada yang tingkat kehadirannya masih rendah. Ini menjadi catatan kita. Kegiatan ke Posyandu itu penting, terutama untuk menimbang anak setiap bulan,” tambahnya.

    Saefuddin menjelaskan bahwa rendahnya partisipasi tersebut dapat dipengaruhi berbagai faktor, seperti kurangnya kesadaran masyarakat maupun kebiasaan yang belum terbentuk.

    Oleh karena itu, ia mendorong peran aktif Puskesmas, lurah, hingga kader kesehatan untuk terus mengedukasi masyarakat.

    “Harus ada gerakan dari Puskesmas, lurah, dan semua pihak untuk mendorong ibu-ibu membawa anaknya ke Posyandu. Kita perlu semangat bersama agar anak-anak rutin ditimbang setiap bulan,” tegasnya.

    Melalui rapat koordinasi ini, Pemkot Samarinda berharap intervensi stunting dapat berjalan lebih efektif dan merata di seluruh wilayah. Dengan sinergi yang kuat, target penurunan stunting di Kota Samarinda diharapkan dapat tercapai secara optimal.

    Pemkot Samarinda Posyandu Saefuddin Zuhri Stunting
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Perkuat Data dari Akar, BPS Samarinda Dorong Program Desa Cantik untuk Wujudkan Satu Data Indonesia

    April 29, 2026

    Pemkot Samarinda Dorong Aparatur Jadi Penghasil Data Akurat

    April 29, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Penguatan Posyandu untuk Capai Target Penurunan Stunting

    April 29, 2026

    Wawali Samarinda Tekankan Peran Posyandu dalam Percepatan Penurunan Stunting

    April 29, 2026

    Sensus Ekonomi 2026 Dimulai Mei, BPS Samarinda Data Seluruh Pelaku Usaha hingga Dampak IKN

    April 28, 2026

    Konflik Lahan dengan Warga, PT Budiduta Agro Makmur Klaim Penyelesaian Terus Berjalan

    April 27, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Perkuat Data dari Akar, BPS Samarinda Dorong Program Desa Cantik untuk Wujudkan Satu Data Indonesia

    Andika SaputraApril 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penguatan tata kelola data di tingkat desa dan kelurahan menjadi fokus utama…

    Pemkot Samarinda Dorong Aparatur Jadi Penghasil Data Akurat

    April 29, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Penguatan Posyandu untuk Capai Target Penurunan Stunting

    April 29, 2026

    Wawali Samarinda Tekankan Peran Posyandu dalam Percepatan Penurunan Stunting

    April 29, 2026

    DPRD Samarinda Nilai Kinerja Perumdam Lampaui Target PAD, Layanan Air Capai 84 Persen

    April 28, 2026
    1 2 3 … 3,079 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.