Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026

    Skirining Jadi Kekuatan Pemerintah Kota Samarinda Percepat Jaring Penderita HIV

    Agustus 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Skirining Jadi Kekuatan Pemerintah Kota Samarinda Percepat Jaring Penderita HIV
    Kesehatan

    Skirining Jadi Kekuatan Pemerintah Kota Samarinda Percepat Jaring Penderita HIV

    Nur AjijahBy Nur AjijahAgustus 14, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kadinkes Samarinda, Ismid Kusasih (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda Ismid Kusasih mengatakan, skrining menjadi salah satu strategi utama dalam mempercepat penemuan kasus HIV. Sekaligus membuka akses pengobatan bagi masyarakat yang terdiagnosis positif.

    “Kalau skrining, alhamdulillah kita tahun ini masih ada dana untuk membeli reagen HIV,” ujar Ismid di Samarinda, Kamis, 13 Agustus 2026.

    Ia mengatakan, upaya Pemerintah Kota Samarinda memperluas deteksi dini HIV terus dilakukan. Hingga Juli 2026, sebanyak 25.965 orang telah menjalani skrining HIV dan dari pemeriksaan tersebut ditemukan 258 kasus baru.

    Dinkes Samarinda menargetkan, sekitar 43 ribu pemeriksaan HIV sepanjang 2026. Dengan realisasi 25.965 pemeriksaan hingga Juli, capaian skrining telah mendekati 60 persen dari target tahunan.

    Menurut Ismid, semakin luas pemeriksaan dilakukan, semakin besar peluang kasus HIV ditemukan lebih awal. Penemuan dini dinilai penting, agar pasien dapat segera diarahkan mendapatkan layanan dan pengobatan.

    Dari 258 kasus baru yang ditemukan hingga Juli, sebagian besar berasal dari kelompok laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki (LSL).

    Dinkes Samarinda kemudian mengarahkan pasien yang dinyatakan positif untuk mendapatkan pengobatan. Dari 258 kasus baru tersebut, sebanyak 213 orang telah menjalani pengobatan.

    Ismid menegaskan, keberhasilan pelayanan HIV tidak hanya dilihat dari banyaknya kasus yang berhasil ditemukan. Pemerintah juga harus memastikan pasien yang telah terdiagnosis mendapatkan pengobatan secara berkelanjutan.

    “Kalau di kesehatan sebenarnya kekuatannya adalah skrining,” katanya.

    Ia menyebut strategi penguatan skrining juga menjadi perhatian Kementerian Kesehatan saat melakukan supervisi pelayanan HIV di Samarinda.

    Capaian pelayanan HIV Kota Samarinda dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) kesehatan pada 2025 mencapai 99,8 persen, dari target sekitar 25.123 orang.

    Namun, upaya memperluas skrining menghadapi tantangan berupa keterbatasan anggaran. Kebutuhan bahan medis habis pakai (BMHP), terutama reagen pemeriksaan HIV, turut meningkat seiring bertambahnya target pemeriksaan.

    Di tengah efisiensi anggaran, Dinkes Samarinda berupaya mempertahankan kegiatan skrining dengan memanfaatkan dukungan dan persediaan bahan medis yang masih tersedia dari tahun sebelumnya.

    Ismid mengatakan, penguatan skrining harus terus dilakukan karena pemeriksaan merupakan pintu masuk dalam penanganan HIV.

    Semakin cepat seseorang mengetahui statusnya, semakin cepat pula layanan kesehatan dapat memberikan pendampingan dan pengobatan.

    Meski demikian, tantangan tidak berhenti setelah kasus ditemukan. Kepatuhan pasien untuk menjalani pengobatan secara rutin juga menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah.

    Ismid mengungkapkan, secara kumulatif terdapat sekitar 4.000 kasus HIV di Samarinda, tetapi baru sekitar separuh yang menjalani pengobatan.

    Karena itu, Dinkes Samarinda tidak hanya mengejar peningkatan cakupan skrining, tetapi juga memperkuat upaya agar setiap kasus yang ditemukan dapat ditindaklanjuti dengan pengobatan dan pendampingan.

    Dengan strategi tersebut, pemerintah berharap penemuan HIV dapat dilakukan lebih dini, sekaligus menekan risiko penularan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang terdiagnosis HIV.

     

    Dinkes Samarinda HIV HIV AIDS Ismid Kusasih Skrining
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026

    Capaian SPM HIV Samarinda Tembus 99,8 Persen, Dinkes Ungkap Rahasianya

    Agustus 13, 2026

    DORAMI Kumpulkan 300 Kantong Darah, Kejar Target 500 Kantong per Bulan

    Agustus 13, 2026

    Skirining Serta Menjamin Ketersediaan Obat TBC dan HIV, Upaya Pemerintah Tekan Penyaku Menukae

    Agustus 13, 2026

    Tak Banyak Diketahui, BPJS Ketenagakerjaan Bantu Pekerja Beli Rumah hingga Rp500 Juta

    Agustus 12, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    R’syaAgustus 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan efisiensi menjadi landasan penyusunan Rancangan Anggaran…

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026

    Skirining Jadi Kekuatan Pemerintah Kota Samarinda Percepat Jaring Penderita HIV

    Agustus 14, 2026

    187 Lulusan IKIP PGRI Kaltim Siap Diwisuda Oktober 2026

    Agustus 14, 2026

    Tak Ingin Elit di Internal Partai, PDI Perjuangan Samarinda Dorong Kader Turun ke Masyarakat

    Agustus 14, 2026
    1 2 3 … 3,278 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.