Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    Oktober 12, 2026

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Karhutla Picu 13 Ribu Kasus ISPA, Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

    Oktober 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Skirining Jadi Kekuatan Pemerintah Kota Samarinda Percepat Jaring Penderita HIV
    Kesehatan

    Skirining Jadi Kekuatan Pemerintah Kota Samarinda Percepat Jaring Penderita HIV

    IraBy IraAgustus 14, 2026Updated:Oktober 5, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kadinkes Samarinda, Ismid Kusasih (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda Ismid Kusasih mengatakan, skrining menjadi salah satu strategi utama dalam mempercepat penemuan kasus HIV. Sekaligus membuka akses pengobatan bagi masyarakat yang terdiagnosis positif.

    “Kalau skrining, alhamdulillah kita tahun ini masih ada dana untuk membeli reagen HIV,” ujar Ismid di Samarinda, Kamis, 13 Agustus 2026.

    Ia mengatakan, upaya Pemerintah Kota Samarinda memperluas deteksi dini HIV terus dilakukan. Hingga Juli 2026, sebanyak 25.965 orang telah menjalani skrining HIV dan dari pemeriksaan tersebut ditemukan 258 kasus baru.

    Dinkes Samarinda menargetkan, sekitar 43 ribu pemeriksaan HIV sepanjang 2026. Dengan realisasi 25.965 pemeriksaan hingga Juli, capaian skrining telah mendekati 60 persen dari target tahunan.

    Menurut Ismid, semakin luas pemeriksaan dilakukan, semakin besar peluang kasus HIV ditemukan lebih awal. Penemuan dini dinilai penting, agar pasien dapat segera diarahkan mendapatkan layanan dan pengobatan.

    Dari 258 kasus baru yang ditemukan hingga Juli, sebagian besar berasal dari kelompok laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki (LSL).

    Dinkes Samarinda kemudian mengarahkan pasien yang dinyatakan positif untuk mendapatkan pengobatan. Dari 258 kasus baru tersebut, sebanyak 213 orang telah menjalani pengobatan.

    Ismid menegaskan, keberhasilan pelayanan HIV tidak hanya dilihat dari banyaknya kasus yang berhasil ditemukan. Pemerintah juga harus memastikan pasien yang telah terdiagnosis mendapatkan pengobatan secara berkelanjutan.

    “Kalau di kesehatan sebenarnya kekuatannya adalah skrining,” katanya.

    Ia menyebut strategi penguatan skrining juga menjadi perhatian Kementerian Kesehatan saat melakukan supervisi pelayanan HIV di Samarinda.

    Capaian pelayanan HIV Kota Samarinda dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) kesehatan pada 2025 mencapai 99,8 persen, dari target sekitar 25.123 orang.

    Namun, upaya memperluas skrining menghadapi tantangan berupa keterbatasan anggaran. Kebutuhan bahan medis habis pakai (BMHP), terutama reagen pemeriksaan HIV, turut meningkat seiring bertambahnya target pemeriksaan.

    Di tengah efisiensi anggaran, Dinkes Samarinda berupaya mempertahankan kegiatan skrining dengan memanfaatkan dukungan dan persediaan bahan medis yang masih tersedia dari tahun sebelumnya.

    Ismid mengatakan, penguatan skrining harus terus dilakukan karena pemeriksaan merupakan pintu masuk dalam penanganan HIV.

    Semakin cepat seseorang mengetahui statusnya, semakin cepat pula layanan kesehatan dapat memberikan pendampingan dan pengobatan.

    Meski demikian, tantangan tidak berhenti setelah kasus ditemukan. Kepatuhan pasien untuk menjalani pengobatan secara rutin juga menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah.

    Ismid mengungkapkan, secara kumulatif terdapat sekitar 4.000 kasus HIV di Samarinda, tetapi baru sekitar separuh yang menjalani pengobatan.

    Karena itu, Dinkes Samarinda tidak hanya mengejar peningkatan cakupan skrining, tetapi juga memperkuat upaya agar setiap kasus yang ditemukan dapat ditindaklanjuti dengan pengobatan dan pendampingan.

    Dengan strategi tersebut, pemerintah berharap penemuan HIV dapat dilakukan lebih dini, sekaligus menekan risiko penularan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang terdiagnosis HIV.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Sering Minum Setelah Makan Malam? Perhatikan Dampaknya bagi Ginjal dan Tidur

    Oktober 4, 2026

    Dinkes Kaltim Petakan Program Bermasalah, Percepatan Layanan Jadi Prioritas

    September 30, 2026

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Dugaan Malpraktik Dokter Furqon Belum Bisa Dibuktikan, AWS Tunggu Hasil Majelis Disiplin Profesi

    September 29, 2026

    Asam Lambung Mudah Naik, 10 Makanan Ini Bisa Jadi Alternatif

    September 26, 2026

    Kasus ISPA Kaltim Mulai Turun, Asap dan Minim Hujan Masih Jadi Ancaman

    September 24, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    AminahOktober 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Tiga pria diduga memanfaatkan transaksi yang melibatkan aplikasi MiChat untuk merampas ponsel…

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Karhutla Picu 13 Ribu Kasus ISPA, Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

    Oktober 12, 2026

    PJJ di Samarinda Bergantung Kualitas Udara, Sekolah Diminta Berkoordinasi dengan Puskesmas

    Oktober 12, 2026

    El Nino Kuat, Musim Hujan Kaltim 2026–2027 Diprediksi Lebih Pendek

    Oktober 12, 2026
    1 2 3 … 3,381 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.