Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kasus TBC dan HIV di Samarinda Terus Meningkat, Penanganan Kesehatan Masih Jadi Tantangan

    Juni 6, 2026

    Naik Tipis Dipicu Tarif Angkutan Udara dan BBM, Inflasi Kaltim Mei 2026 Masih Terkendali

    Juni 6, 2026

    Nilai Matematika Nasional Merosot, Novan Soroti Krisis Guru dan Kebijakan Pusat

    Juni 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Bontang Meroket
    Ekonomi

    Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Bontang Meroket

    SeliBy SeliMaret 9, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Iren – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Kurang dari sebulan, masyarakat akan segera memasuki bulan Ramadan. Meski demikian sejumlah harga bahan pokok mulai merangkak naik.

    Dari pantauan Insitekaltim.com di pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) kenaikan harga mulai dari cabai, ayam potong, bawang merah dan bawang putih serta minyak goreng.

    Salah satu pedagang sembako di Jalan KS Tubun samping pasar Tamrin, Ambo mengaku, kenaikan harga yang paling mencolok ialah minyak goreng yang kini tembus Rp 55 ribu sampai Rp 60 ribu pada kemasan dua liter.

    Harga ini tergolong cukup tinggi jika dibanding dengan harga normal yang sebelumnya hanya Rp 18-20 ribu per 2 liter.

    “Minyak goreng Bimoli isi dua liter itu Rp 60 ribu,” ujar Ambo sambil menunjuk ke arah minyak goreng kemasan, Rabu (9/3/2022) sore.

    Setelah minyak goreng, komoditas cabai juga mengalami kenaikan. Untuk cabai rawit yang mulanya Rp 60 ribu per kilogram sekarang sudah menyentuh harga Rp 70 ribu per kilogramnya. Sementara cabai besar dan cabai keriting dari Rp 40 ribu menjadi Rp 75 ribu per kilogram.

    “Kita dapat untung paling seribu dua ribu per kilogram. Karena dari pemasoknya harganya sudah tinggi,” tuturnya.

    Sementara bawang merah dan bawang putih naik dari Rp 35 ribu, menjadi Rp 40 ribu per kilogram.

    Begitu juga dengan ayam potong yang sebelumnya seharga Rp 55 ribu per kilogram sekarang menjadi Rp 60 ribu.

    “Pengakuan dari agennya, harga ayam naik pengaruh harga pakan naik. Tapi kenaikan menjelang bulan puasa itu biasa, setiap tahun memang sudah begitu,” tutup Ali sang penjual ayam potong.

    Diskop-UKMP Bontang Pasar Tamrin Bontang Pemkot Bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Naik Tipis Dipicu Tarif Angkutan Udara dan BBM, Inflasi Kaltim Mei 2026 Masih Terkendali

    Juni 6, 2026

    Pemprov Kaltim Bergerak Cegah Gejolak Harga Sawit, Pasca Kebijakan Ekspor

    Juni 5, 2026

    Nilai Tukar Rupiah Terus Tertekan, Kurs AS Tembus Rp18.019

    Juni 4, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Turun, Dipicu Pelemahan Harga CPO dan Kernel

    Juni 3, 2026

    Pajak UMKM Naik, Dana untuk Ekspansi Usaha Terancam Habis untuk Kewajiban Fiskal

    Juni 2, 2026

    Generasi Muda Jadi Sasaran Judi Online, OJK Perkuat Literasi Keuangan

    Mei 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kasus TBC dan HIV di Samarinda Terus Meningkat, Penanganan Kesehatan Masih Jadi Tantangan

    Nur AjijahJuni 6, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kasus tuberkulosis (TBC) dan HIV/AIDS di Kota Samarinda menunjukkan tren meningkat. Seiring bertambahnya,…

    Naik Tipis Dipicu Tarif Angkutan Udara dan BBM, Inflasi Kaltim Mei 2026 Masih Terkendali

    Juni 6, 2026

    Nilai Matematika Nasional Merosot, Novan Soroti Krisis Guru dan Kebijakan Pusat

    Juni 6, 2026

    Raperda TBC-HIV Perkuat Pencegahan hingga Akar Rumput

    Juni 6, 2026

    Kasus TBC-HIV Meningkat, DPRD Samarinda Desak Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Penanganan

    Juni 6, 2026
    1 2 3 … 3,125 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.