Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Setahun Tujuh Hari Dimutasi, Guru SMA Kaltim Masih Terjebak Persoalan Administrasi dan Jam Mengajar

    September 8, 2026

    TPP Belum Dibayar, Ratusan Pegawai RSUD AWS Teken Petisi Tuntut Pencairan

    September 8, 2026

    Kemenkes Perkuat Pemulihan Mental Warga NTT Pascagempa, 160 Nakes Dikirim

    September 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Bontang Meroket
    Ekonomi

    Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Bontang Meroket

    SeliBy SeliMaret 9, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Iren – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Kurang dari sebulan, masyarakat akan segera memasuki bulan Ramadan. Meski demikian sejumlah harga bahan pokok mulai merangkak naik.

    Dari pantauan Insitekaltim.com di pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) kenaikan harga mulai dari cabai, ayam potong, bawang merah dan bawang putih serta minyak goreng.

    Salah satu pedagang sembako di Jalan KS Tubun samping pasar Tamrin, Ambo mengaku, kenaikan harga yang paling mencolok ialah minyak goreng yang kini tembus Rp 55 ribu sampai Rp 60 ribu pada kemasan dua liter.

    Harga ini tergolong cukup tinggi jika dibanding dengan harga normal yang sebelumnya hanya Rp 18-20 ribu per 2 liter.

    “Minyak goreng Bimoli isi dua liter itu Rp 60 ribu,” ujar Ambo sambil menunjuk ke arah minyak goreng kemasan, Rabu (9/3/2022) sore.

    Setelah minyak goreng, komoditas cabai juga mengalami kenaikan. Untuk cabai rawit yang mulanya Rp 60 ribu per kilogram sekarang sudah menyentuh harga Rp 70 ribu per kilogramnya. Sementara cabai besar dan cabai keriting dari Rp 40 ribu menjadi Rp 75 ribu per kilogram.

    “Kita dapat untung paling seribu dua ribu per kilogram. Karena dari pemasoknya harganya sudah tinggi,” tuturnya.

    Sementara bawang merah dan bawang putih naik dari Rp 35 ribu, menjadi Rp 40 ribu per kilogram.

    Begitu juga dengan ayam potong yang sebelumnya seharga Rp 55 ribu per kilogram sekarang menjadi Rp 60 ribu.

    “Pengakuan dari agennya, harga ayam naik pengaruh harga pakan naik. Tapi kenaikan menjelang bulan puasa itu biasa, setiap tahun memang sudah begitu,” tutup Ali sang penjual ayam potong.

    Diskop-UKMP Bontang Pasar Tamrin Bontang Pemkot Bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Aset Daerah Kaltim Banyak Belum Produktif, Pansus Dorong Jadi Sumber PAD

    September 8, 2026

    Pemkot Samarinda Perkuat Standar Harga untuk Cegah Mark Up Sejak Perencanaan

    September 8, 2026

    Perusahaan Kehutanan Kaltim Diusulkan Jadi Perseroda, Bidik Perdagangan Karbon

    September 7, 2026

    B50 Buka Peluang Sawit Kaltim Jadi Sumber Energi Alternatif

    September 7, 2026

    Harga Sawit Kembali Menanjak, Ada Napas Baru untuk Petani Kaltim

    September 4, 2026

    Piutang Daerah Jadi Perhatian, DJKN Dorong Penagihan Lebih Efektif untuk Perkuat Ekonomi

    September 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Setahun Tujuh Hari Dimutasi, Guru SMA Kaltim Masih Terjebak Persoalan Administrasi dan Jam Mengajar

    R’syaSeptember 8, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Persoalan mutasi sejumlah guru SMA di Kalimantan Timur (Kaltim) belum kunjung tuntas.…

    TPP Belum Dibayar, Ratusan Pegawai RSUD AWS Teken Petisi Tuntut Pencairan

    September 8, 2026

    Kemenkes Perkuat Pemulihan Mental Warga NTT Pascagempa, 160 Nakes Dikirim

    September 8, 2026

    Jaga Hutan Malah Dapat Dana Lebih Kecil, Pansus DPRD Kaltim Minta Skema Jasa Lingkungan Diubah

    September 8, 2026

    BNPB Siapkan Helikopter Waterbombing, 176 Karhutla Terjadi di Samarinda

    September 8, 2026
    1 2 3 … 3,328 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.