Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Antrean SPBU Dinilai Dipicu Selisih Harga BBM, Dishub Usulkan Penataan Distribusi Pertalite

    Juli 22, 2026

    APBD Dinilai Tak Sanggup Biayai Jembatan Kudungga, Pemerintah Harus Kejar Dana APBN

    Juli 22, 2026

    Musim Kemarau Bergeser, Kaltim Waspadai Lonjakan Karhutla hingga November

    Juli 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Bontang Meroket
    Ekonomi

    Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Bontang Meroket

    SeliBy SeliMaret 9, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Iren – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Kurang dari sebulan, masyarakat akan segera memasuki bulan Ramadan. Meski demikian sejumlah harga bahan pokok mulai merangkak naik.

    Dari pantauan Insitekaltim.com di pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) kenaikan harga mulai dari cabai, ayam potong, bawang merah dan bawang putih serta minyak goreng.

    Salah satu pedagang sembako di Jalan KS Tubun samping pasar Tamrin, Ambo mengaku, kenaikan harga yang paling mencolok ialah minyak goreng yang kini tembus Rp 55 ribu sampai Rp 60 ribu pada kemasan dua liter.

    Harga ini tergolong cukup tinggi jika dibanding dengan harga normal yang sebelumnya hanya Rp 18-20 ribu per 2 liter.

    “Minyak goreng Bimoli isi dua liter itu Rp 60 ribu,” ujar Ambo sambil menunjuk ke arah minyak goreng kemasan, Rabu (9/3/2022) sore.

    Setelah minyak goreng, komoditas cabai juga mengalami kenaikan. Untuk cabai rawit yang mulanya Rp 60 ribu per kilogram sekarang sudah menyentuh harga Rp 70 ribu per kilogramnya. Sementara cabai besar dan cabai keriting dari Rp 40 ribu menjadi Rp 75 ribu per kilogram.

    “Kita dapat untung paling seribu dua ribu per kilogram. Karena dari pemasoknya harganya sudah tinggi,” tuturnya.

    Sementara bawang merah dan bawang putih naik dari Rp 35 ribu, menjadi Rp 40 ribu per kilogram.

    Begitu juga dengan ayam potong yang sebelumnya seharga Rp 55 ribu per kilogram sekarang menjadi Rp 60 ribu.

    “Pengakuan dari agennya, harga ayam naik pengaruh harga pakan naik. Tapi kenaikan menjelang bulan puasa itu biasa, setiap tahun memang sudah begitu,” tutup Ali sang penjual ayam potong.

    Diskop-UKMP Bontang Pasar Tamrin Bontang Pemkot Bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Antrean SPBU Dinilai Dipicu Selisih Harga BBM, Dishub Usulkan Penataan Distribusi Pertalite

    Juli 22, 2026

    Pemda Samarinda Siapkan Parkir Berlangganan, Sebagai Sumber PAD Baru

    Juli 21, 2026

    Ribuan Kios Pasar Pagi Belum Aktif, Berakibat Potensi Ekonomi Belum Tergarap Maksimal

    Juli 20, 2026

    Tak Lagi Hanya Blokir Situs, Pemerintah Kini Sasar Ekosistem Judi Online

    Juli 19, 2026

    Belum Meratanya Nomenklatur di Daerah, Jadi Kendala Perkembangan Ekonomi Kreatif

    Juli 18, 2026

    Efek Permintaan MBG Mulai Terasa, Harga Telur Ayam Ras Mulai Naik

    Juli 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Antrean SPBU Dinilai Dipicu Selisih Harga BBM, Dishub Usulkan Penataan Distribusi Pertalite

    Nur AjijahJuli 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Antrean kendaraan yang mengular di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)…

    APBD Dinilai Tak Sanggup Biayai Jembatan Kudungga, Pemerintah Harus Kejar Dana APBN

    Juli 22, 2026

    Musim Kemarau Bergeser, Kaltim Waspadai Lonjakan Karhutla hingga November

    Juli 22, 2026

    Guru Kaltim Bisa Kuliah S2-S3 Tanpa Bayar UKT, Pemprov Prioritaskan Tenaga Pendidik

    Juli 22, 2026

    Rudy Mas’ud: Sengketa SMAN 10 Usai, Kini Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan

    Juli 22, 2026
    1 2 3 … 3,231 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.