Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bankeu Rp6,8 Miliar Pemprov Kaltim Bantu Muluskan Jalan Asa-Juaq Asa

    Juli 4, 2026

    Bapemperda Matangkan Perda Lingkungan Hidup, Segera Masuk Tahap Harmonisasi

    Juli 4, 2026

    Imbas Serapan Anggaran Rendah, Dewan Bakal Sisir Ketat Renja Disdikbud 2027

    Juli 4, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Imbas Serapan Anggaran Rendah, Dewan Bakal Sisir Ketat Renja Disdikbud 2027
    DPRD Samarinda

    Imbas Serapan Anggaran Rendah, Dewan Bakal Sisir Ketat Renja Disdikbud 2027

    SittiBy SittiJuli 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Tampak depan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Komisi IV DPRD Kota Samarinda melempar rapor merah terhadap kinerja penyerapan anggaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda pada paruh pertama tahun anggaran 2026.
    Hingga awal Juli, realisasi belanja instansi tersebut tercatat baru menyentuh angka 21 persen.

    Teks: Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie. (insitekaltim/aminah)

    Lebih memprihatinkan, legislatif menemukan adanya rapor nol persen aktivitas pada sejumlah bidang strategis, khususnya di sektor kebudayaan dan beberapa sub-bidang pendidikan.

    Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie menegaskan, mandeknya program kerja di beberapa bidang tersebut menjadi catatan paling krusial dalam rapat evaluasi progres semester I yang digelar bersama jajaran Disdikbud.

    “Menjadi catatan kita adalah bagaimana ada beberapa bidang di dinas, khususnya di kebudayaan dan di pendidikan sendiri, yang anggarannya bahkan nol. Ini menjadi sorotan kita. Kalau kita bicara secara efisiensi hari ini, harusnya minimal mereka punya kegiatan yang ditunjang dengan anggaran, walaupun tidak besar,” kritik Novan, Kamis, 2 Juli 2026.

    Jika mandeknya penyerapan anggaran pada bidang-bidang tertentu tersebut diklaim sebagai bentuk penghematan atau efisiensi fiskal. Sebaliknya, parlemen memandang fenomena bidang tanpa kegiatan ini sebagai bentuk inefisiensi yang merugikan keuangan daerah.

    “Karena kalau mau bicara efisiensi, ya otomatis malah terjadi pemborosan dong kita bayar gaji tapi tidak ada kegiatan di bidang tersebut. Itu yang menjadi catatan keras kita,” tegas politisi Golkar tersebut.

    Meski secara akumulatif total penyerapan Disdikbud di semester I diklaim masih dalam batas aman lantaran mengacu pada pola siklus serapan tahunan yang biasanya menumpuk di akhir tahun, Komisi IV tetap meminta dinas terkait melakukan akselerasi program agar serapan tidak menumpuk di kuartal keempat.

    Selain mengevaluasi kegagalan serapan semester pertama, rapat dengar pendapat tersebut juga langsung mengunci pembahasan awal Rencana Kerja (Renja) Disdikbud Samarinda untuk tahun anggaran 2027.

    Untuk mencegah terulangnya program kerja mandul atau bidang tanpa anggaran di masa depan, Komisi IV berkomitmen akan menyisir secara ketat rancangan usulan program sebelum disodorkan ke Badan Anggaran (Banggar) DPRD.

    “Renja di 2027 yang mana nanti dalam rencana kerja ini kita akan memilah mana yang menjadi program prioritas, mana yang tidak. Sehingga nanti pada saat pembahasan rapat di Banggar, itu akan kita pantau dan akan kita kawal untuk dapat dituangkan di dalam dokumen APBD,” pungkas Novan.

     

    Disdikbud Samarinda DPRD Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie Serapan Anggaran
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Bapemperda Matangkan Perda Lingkungan Hidup, Segera Masuk Tahap Harmonisasi

    Juli 4, 2026

    Siswa Mutasi dan Telat Daftar Masih Bisa Masuk SMP Negeri, Ini Syaratnya

    Juli 3, 2026

    DPRD Desak Pendataan Ulang Konsesi Tambang, Kepastian Hak Tanah Warga Tak Boleh Diabaikan

    Juli 3, 2026

    Rawan Jadi Lokasi Bunuh Diri, DPRD Desak Pemasangan Pagar Pengaman di Jembatan Mahakam

    Juli 3, 2026

    Anggaran Pariwisata Samarinda Mengenaskan, Komisi II DPRD Usul Pemisahan OPD

    Juli 3, 2026

    Disdikbud Samarinda Sebut 32 Siswa Aduan TRC PPA Belum Tentu Masuk SMP Negeri Dekat Rumah

    Juli 3, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bankeu Rp6,8 Miliar Pemprov Kaltim Bantu Muluskan Jalan Asa-Juaq Asa

    R’syaJuli 4, 2026

    Insitekaltim, Kubar – Rekonstruksi jalan poros Asa–Juaq Asa di Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat…

    Bapemperda Matangkan Perda Lingkungan Hidup, Segera Masuk Tahap Harmonisasi

    Juli 4, 2026

    Imbas Serapan Anggaran Rendah, Dewan Bakal Sisir Ketat Renja Disdikbud 2027

    Juli 4, 2026

    Kerukunan Indonesia Capai Titik Tertinggi, Menag: Jangan Rusak Lukisan Tuhan

    Juli 4, 2026

    Gubernur Tegaskan SDM Lokal Harus Jadi Pengelola Utama Potensi SDA Kubar

    Juli 4, 2026
    1 2 3 … 3,191 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.