Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    BKS dan PKT Jalin Kerja Sama, BUMD Kaltim Didorong Genjot Bisnis untuk Tambah PAD

    Agustus 24, 2026

    Kenapa Salt Bread Makin Dilirik? Roti Jepang yang Menembus Tren Bakery

    Agustus 24, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Jadi Kabar Positif Bagi Perkebunan Sawit Kaltim

    Agustus 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Anggaran Pariwisata Samarinda Mengenaskan, Komisi II DPRD Usul Pemisahan OPD
    DPRD Samarinda

    Anggaran Pariwisata Samarinda Mengenaskan, Komisi II DPRD Usul Pemisahan OPD

    SittiBy SittiJuli 3, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Joha Fajal (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggaran sektor pariwisata di Kota Samarinda pada tahun 2026 ini tercatat sangat minim bahkan tidak menyentuh angka Rp500 juta.

    Kondisi fiskal yang kritis ini memicu desakan kuat dari parlemen, agar Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda segera dipisahkan menjadi dua instansi yang berdiri sendiri.

    Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Joha Fajal menilai sebagai ibu kota Provinsi Kaltim, Samarinda membutuhkan dinas pariwisata yang fokus melahirkan inovasi guna mendongkrak kunjungan pelancong dari luar daerah, bukan instansi yang ruang geraknya terpasung akibat keterbatasan anggaran.

    “Anggaran pariwisata kalau tidak salah tadi itu sangat kecil, tidak sampai sekitar Rp400 juta. Bagaimana pariwisata kita bisa berkembang dan bekerja dengan baik kalau kondisi anggarannya saja sekecil itu,” kritik Joha Fajal di Gedung DPRD Samarinda, Rabu, 1 Juli 2026.

    Pihaknya menganggap dalih efisiensi tidak boleh mengorbankan potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata.

    Menurut pemahaman legislatif, jika urusan pariwisata tetap menempel dan menjadi anak tiri di bawah bayang-bayang urusan olahraga, Samarinda akan terus kehilangan momentum emas untuk bersaing dengan daerah lain.

    “Kami memberikan masukan kepada kepala dinas agar ada pemisahan antara pariwisata dengan dinas pemuda dan olahraga. Samarinda ini butuh inovasi agar kunjungan dari luar daerah bisa masuk. Jika dinasnya tidak mandiri, fungsi itu tidak akan berjalan maksimal,” tegas Joha Fajal.

    Gagasan pemisahan ini langsung direspons oleh Kepala Disporapar Kota Samarinda Muslimin. Pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan Bagian Organisasi Sekretariat Kota Samarinda untuk menyusun kajian akademis serta menelaah payung hukum terkait wacana pembentukan organisasi perangkat daerah (OPD) baru tersebut.

    Meski demikian, Muslimin mengingatkan penggabungan urusan pemuda, olahraga, dan pariwisata pada masa lalu sengaja dilakukan pemerintah daerah demi efisiensi anggaran.

    Jika hari ini kebijakan tersebut ingin dibongkar kembali, maka pemerintah harus siap menghadapi konsekuensi pembengkakan biaya operasional dan kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) baru.

    “Kami sudah menyampaikan kepada bidang organisasi untuk membuat kajian mendalam guna melihat sejauh mana aturan-aturan menyangkut pemisahan itu. Dulu penggabungan dilakukan dalam rangka efisiensi. Kalau sekarang dipisahkan, tentu harus ada SDM dan anggaran baru yang disiapkan,” kata Muslimin dalam kesempatan terpisah.

    Hingga saat ini, usulan pemisahan OPD tersebut masih tertahan di meja kajian dinas terkait dan Bagian Organisasi Pemkot Samarinda untuk menghitung kelayakan anggaran serta kesiapan personel sebelum disodorkan ke meja wali kota.

     

    Anggaran Pariwisata DPRD Samarinda Joha Fajal
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Pemerintah Harus Bertindak Tegas, Karhutla di Kalimantan Kian Mengkhawatirkan

    Agustus 22, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Rebranding Pasar Pagi, Libatkan Akademisi hingga Komunitas

    Agustus 21, 2026

    Sri Puji Dorong Optimalisasi Perda P4GN, Tes Urine Pelajar Masih Dikaji Lewat APBD

    Agustus 21, 2026

    Cegah Narkoba Sejak Dini, Ismail Latisi Dorong Edukasi Antinarkoba Masuk Kurikulum Sekolah

    Agustus 20, 2026

    Ismail Latisi Soroti Kekurangan Guru di Samarinda, Dorong Pengangkatan ASN

    Agustus 20, 2026

    Kepesertaan KB di Samarinda Masih Rendah, Sri Puji Dorong Edukasi Sejak Calon Pengantin

    Agustus 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    BKS dan PKT Jalin Kerja Sama, BUMD Kaltim Didorong Genjot Bisnis untuk Tambah PAD

    Andika SaputraAgustus 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – PT Bara Kaltim Sejahtera (BKS) mendorong seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)…

    Kenapa Salt Bread Makin Dilirik? Roti Jepang yang Menembus Tren Bakery

    Agustus 24, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Jadi Kabar Positif Bagi Perkebunan Sawit Kaltim

    Agustus 23, 2026

    Tantangan 81K Ubah Kebiasaan ASN Samarinda, dari Jalan Mulai Bisa Lari

    Agustus 23, 2026

    Asap Karhutla Mengancam, Kasus ISPA Kaltim Tembus 216 Ribu

    Agustus 23, 2026
    1 2 3 … 3,294 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.