Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Soft Launch Relationship, Cara Anak Muda Menjaga Privasi di Media Sosial

    July 25, 2026

    Lewat Drag Bike, Seno Aji Ingin Balap Liar Beralih ke Lintasan Resmi

    July 25, 2026

    Kubar Kurang 49 Guru PAI, DPRD Minta Kejelasan Kewenangan

    July 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Ekonomi Dinilai Lesu, DPRD Kaltim Dorong Ciptakan Lapangan Kerja
    DPRD Kaltim

    Ekonomi Dinilai Lesu, DPRD Kaltim Dorong Ciptakan Lapangan Kerja

    SittiBy SittiMay 22, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah situasi ekonomi yang dinilai belum sepenuhnya pulih, DPRD Kalimantan Timur menyoroti pentingnya langkah konkret dalam menciptakan lapangan kerja. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra, menilai penanggulangan kemiskinan tidak cukup jika hanya mengandalkan bantuan sosial.

    Menurutnya, kesejahteraan masyarakat justru akan lebih efektif jika ditopang oleh produktivitas. Ia menilai masih banyak kebijakan yang terlalu fokus pada pemberian bansos, padahal sebagian besar masyarakat justru mengharapkan akses pekerjaan yang stabil dan berkelanjutan.

    “Kalau pemerintah ingin menekan kemiskinan, langkah paling masuk akal adalah membuka peluang kerja. Itu kebutuhan dasar,” ujarnya, Senin, 19 Mei 2025.

    Andi melihat masih banyak pelaku usaha kecil dan menengah yang belum terfasilitasi secara maksimal, mulai dari izin usaha, permodalan, hingga pelatihan keterampilan. Padahal sektor UMKM telah terbukti menjadi penyangga ekonomi, bahkan saat krisis.

    Ia juga menyampaikan keresahannya terhadap narasi pertumbuhan ekonomi yang dianggap tidak sejalan dengan realitas warga. Di saat pemerintah pusat menyebut ekonomi stabil, banyak masyarakat justru kehilangan pekerjaan dan kesulitan memenuhi kebutuhan harian.

    “Ekonomi katanya tumbuh, tapi pengangguran tetap tinggi. UMKM jalan di tempat. Ini perlu dievaluasi secara menyeluruh,” katanya.

    DPRD Kaltim, lanjut Andi, mendorong agar pemerintah provinsi merancang kebijakan yang lebih proaktif. Salah satunya dengan memperluas program pelatihan keterampilan kerja dan pendampingan wirausaha berbasis komunitas.

    Ia menegaskan bukan hanya dana yang diperlukan, melainkan juga strategi lintas sektor dan keberanian dalam menyederhanakan prosedur birokrasi.

    “Banyak pelaku usaha yang terhambat di urusan teknis, seperti sulitnya mengakses kredit usaha atau rumitnya izin. Kalau itu bisa disederhanakan, akan muncul efek berganda yang menguntungkan masyarakat,” imbuhnya.

    Kalimantan Timur sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara, peluang untuk menciptakan ekosistem ekonomi baru seharusnya menjadi fokus bersama.

    Andi berharap, pemerintah tak sekadar memfasilitasi investor besar, tapi juga memberdayakan pelaku usaha lokal agar tidak tertinggal dalam proses pembangunan.

    “Ini momentum emas. Tapi harus adil. Pemerintah tidak boleh hanya memihak pada proyek besar. Warga lokal juga harus dibantu untuk naik kelas,” ujarnya.

    Andi juga mendesak agar kebijakan pengentasan kemiskinan tidak berhenti pada simbol dan program populis semata. Menurutnya, yang dibutuhkan rakyat saat ini adalah akses untuk hidup mandiri dan bermartabat.

    Andi Satya Adi Saputra DPRD Kaltim Ekonomi Masyarakat
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Sensus Ekonomi Samarinda Capai 57 Persen, BPS Hadapi Tantangan Kepercayaan Masyarakat

    July 23, 2026

    APBD Dinilai Tak Sanggup Biayai Jembatan Kudungga, Pemerintah Harus Kejar Dana APBN

    July 22, 2026

    TKD Kaltim Anjlok, Kepala Daerah Harus Bersatu Tagih Hak ke Pemerintah Pusat

    July 21, 2026

    Jembatan Mahakam Ulu Dikeluhkan Pengguna Jalan, DPRD Pastikan Masuk Agenda Pembahasan

    July 20, 2026

    PDIP Tetap Dorong Hak Angket, Samsun: Kalau Rugikan Rakyat Harus Dijalankan

    July 20, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Mandek, Pengamat: Diduga Sengaja Diulur hingga Publik Lelah

    July 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Soft Launch Relationship, Cara Anak Muda Menjaga Privasi di Media Sosial

    R’syaJuly 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah kemudahan membagikan berbagai momen kehidupan melalui media sosial, sebagian anak…

    Lewat Drag Bike, Seno Aji Ingin Balap Liar Beralih ke Lintasan Resmi

    July 25, 2026

    Kubar Kurang 49 Guru PAI, DPRD Minta Kejelasan Kewenangan

    July 25, 2026

    Genjot Pertumbuhan UMKM, DPPKUKM Kaltim Cetak 50 Wirausaha Baru Tahun Ini

    July 25, 2026

    Kasus Tertinggalnya Kawat Medis Pada Pasien, Dinkes Dorong Perbaikan Tata Kelola Pelayanan

    July 25, 2026
    1 2 3 … 3,239 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.