Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kegemaran Membaca Warga Samarinda Jadi Sorotan, DPK Ajak Keluarga hingga Generasi Muda Bergerak

    November 8, 2026

    Maskuri Ingatkan Pemilik Hewan Tak Abaikan Gejala Pilek dan Batuk, Pemeriksaan Dini Jadi Kunci

    November 8, 2026

    Gotong Royong Pascakebakaran di Dadimulya, Camat Samarinda Ulu Apresiasi Kepedulian Warga dan Donatur

    November 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Ekonomi Dinilai Lesu, DPRD Kaltim Dorong Ciptakan Lapangan Kerja
    DPRD Kaltim

    Ekonomi Dinilai Lesu, DPRD Kaltim Dorong Ciptakan Lapangan Kerja

    AminahBy AminahMei 22, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah situasi ekonomi yang dinilai belum sepenuhnya pulih, DPRD Kalimantan Timur menyoroti pentingnya langkah konkret dalam menciptakan lapangan kerja. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra, menilai penanggulangan kemiskinan tidak cukup jika hanya mengandalkan bantuan sosial.

    Menurutnya, kesejahteraan masyarakat justru akan lebih efektif jika ditopang oleh produktivitas. Ia menilai masih banyak kebijakan yang terlalu fokus pada pemberian bansos, padahal sebagian besar masyarakat justru mengharapkan akses pekerjaan yang stabil dan berkelanjutan.

    “Kalau pemerintah ingin menekan kemiskinan, langkah paling masuk akal adalah membuka peluang kerja. Itu kebutuhan dasar,” ujarnya, Senin, 19 Mei 2025.

    Andi melihat masih banyak pelaku usaha kecil dan menengah yang belum terfasilitasi secara maksimal, mulai dari izin usaha, permodalan, hingga pelatihan keterampilan. Padahal sektor UMKM telah terbukti menjadi penyangga ekonomi, bahkan saat krisis.

    Ia juga menyampaikan keresahannya terhadap narasi pertumbuhan ekonomi yang dianggap tidak sejalan dengan realitas warga. Di saat pemerintah pusat menyebut ekonomi stabil, banyak masyarakat justru kehilangan pekerjaan dan kesulitan memenuhi kebutuhan harian.

    “Ekonomi katanya tumbuh, tapi pengangguran tetap tinggi. UMKM jalan di tempat. Ini perlu dievaluasi secara menyeluruh,” katanya.

    DPRD Kaltim, lanjut Andi, mendorong agar pemerintah provinsi merancang kebijakan yang lebih proaktif. Salah satunya dengan memperluas program pelatihan keterampilan kerja dan pendampingan wirausaha berbasis komunitas.

    Ia menegaskan bukan hanya dana yang diperlukan, melainkan juga strategi lintas sektor dan keberanian dalam menyederhanakan prosedur birokrasi.

    “Banyak pelaku usaha yang terhambat di urusan teknis, seperti sulitnya mengakses kredit usaha atau rumitnya izin. Kalau itu bisa disederhanakan, akan muncul efek berganda yang menguntungkan masyarakat,” imbuhnya.

    Kalimantan Timur sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara, peluang untuk menciptakan ekosistem ekonomi baru seharusnya menjadi fokus bersama.

    Andi berharap, pemerintah tak sekadar memfasilitasi investor besar, tapi juga memberdayakan pelaku usaha lokal agar tidak tertinggal dalam proses pembangunan.

    “Ini momentum emas. Tapi harus adil. Pemerintah tidak boleh hanya memihak pada proyek besar. Warga lokal juga harus dibantu untuk naik kelas,” ujarnya.

    Andi juga mendesak agar kebijakan pengentasan kemiskinan tidak berhenti pada simbol dan program populis semata. Menurutnya, yang dibutuhkan rakyat saat ini adalah akses untuk hidup mandiri dan bermartabat.

    Andi Satya Adi Saputra DPRD Kaltim Ekonomi Masyarakat
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Golkar Samarinda Bidik Kursi Ketua DPRD pada Pemilu 2029

    Oktober 20, 2026

    Lima Provinsi di Kalimantan Diusulkan Bersatu Dorong Penanganan Karhutla ke Pusat

    Oktober 19, 2026

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Efisiensi Anggaran Jadi Pemicu Pertumbuhan Ekonomi Samarinda Melambat ke 6,22 Persen

    Juli 27, 2026

    Sekolah Masih Menumpang, DPRD Kaltim Minta Anggaran Pendidikan Fokus Tuntaskan Infrastruktur

    Juli 27, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kegemaran Membaca Warga Samarinda Jadi Sorotan, DPK Ajak Keluarga hingga Generasi Muda Bergerak

    SintaNovember 8, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Membangun budaya membaca di tengah masyarakat tidak cukup hanya melalui kegiatan perpustakaan…

    Maskuri Ingatkan Pemilik Hewan Tak Abaikan Gejala Pilek dan Batuk, Pemeriksaan Dini Jadi Kunci

    November 8, 2026

    Gotong Royong Pascakebakaran di Dadimulya, Camat Samarinda Ulu Apresiasi Kepedulian Warga dan Donatur

    November 8, 2026

    Bekali Calon Praktisi Hukum, Andi Harun Bimbing Mahasiswa Simulasi Sidang Perdata

    November 8, 2026

    ISPU Samarinda Tercatat 72 Dengan Kategori Sedang, DLH Imbau Masyarakat Tetap Waspada Jaga Kualitas Udara

    November 8, 2026
    1 2 3 … 3,436 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.