Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bapperida Pastikan Program OPD 2027 Selaras dengan Target Pembangunan Samarinda

    Juni 4, 2026

    Lulusannya Langka! Jurusan Kuliah Ini Malah Jadi Rebutan Korporasi Besar

    Juni 4, 2026

    Pemprov Kaltim Genjot Tuntaskan Listrik Masuk Wilayah Pedalaman dan Terpencil

    Juni 4, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Nilai Tukar Rupiah Terus Tertekan, Kurs AS Tembus Rp18.019
    Ekonomi

    Nilai Tukar Rupiah Terus Tertekan, Kurs AS Tembus Rp18.019

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuni 4, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Tangkapan layar nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah di Google Finance yang menunjukkan kurs sempat menembus level Rp18.010 per dolar AS, Kamis, 4/6/2026, pukul 11.00 (Dok/Google)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pada perdagangan Kamis 4 Juni 2026, nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah menembus level psikologis Rp18.000. Setelah, kurs bergerak turun tipis ke level Rp17.971 pada pukul 00.15 UTC atau sekitar 07.15 WIB.

    Berdasarkan data pasar hingga pukul 11.00 WIB, kurs dolar AS tercatat berada di angka Rp18.019 per dolar AS.

    Kondisi ini mencerminkan tekanan yang masih membayangi, nilai tukar mata uang domestik di tengah dinamika pasar keuangan global.

    Kondisi tersebut menempatkan mata uang Indonesia dalam tekanan yang cukup dalam dan memunculkan kekhawatiran terhadap berbagai sektor perekonomian.

    Pelemahan rupiah ini berpotensi memengaruhi aktivitas perdagangan, investasi. Hingga daya beli masyarakat, akibat meningkatnya biaya impor dan tekanan terhadap harga barang.

    Lemahnya nilai tukar yang berlanjut, menjadi tantangan tersendiri bagi perekonomian nasional, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi pasar keuangan internasional.

    Mengacu pada data Investing, dolar AS menguat sekitar 49,4 basis poin atau 0,28 persen dan berada di level Rp18.015. Sepanjang perdagangan harian, pergerakan dolar AS berada dalam rentang Rp17.937 hingga Rp18.024 per dolar AS.

    Sementara itu, data Google Finance menunjukkan dolar AS sempat berada di posisi Rp18.010 pada pukul 23.23 UTC atau sekitar 06.23 WIB.

    Adapun berdasarkan data Bloomberg, penguatan dolar AS terhadap rupiah tercatat mencapai 0,71 persen secara harian dengan posisi terakhir berada di level Rp17.966 per dolar AS.

    Meski terdapat perbedaan angka antarplatform penyedia data, tren yang terlihat menunjukkan bahwa dolar AS masih berada dalam jalur penguatan terhadap rupiah.

    Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) menegaskan akan terus memantau perkembangan pasar keuangan global dan domestik. Serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan, untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

    Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan, bank sentral terus hadir di pasar dengan mengoptimalkan seluruh instrumen kebijakan yang dimiliki. Guna memastikan, mekanisme pasar berjalan baik dan menjaga kecukupan likuiditas valuta asing.

    “BI terus memastikan mekanisme pasar berjalan baik dan menjaga kecukupan likuiditas valas guna turut mendukung stabilitas pasar keuangan,” ujar Denny, Rabu, 3 Juni 2026.

    Sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasar, sejak 2 Juni 2026 BI telah memberlakukan ketentuan batas pembelian valuta asing terhadap rupiah tanpa underlying sebesar 25.000 dolar AS per pelaku per bulan.

    Selain itu, BI juga terus mendorong penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral melalui skema Local Currency Transaction (LCT). Kebijakan tersebut bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS sekaligus memitigasi risiko volatilitas nilai tukar.

    Saat ini kerja sama LCT telah diterapkan dengan sejumlah negara mitra, yakni Tiongkok, Jepang, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab.

     

    Ekonomi Nilai Tukar Rupiah Ramdan Denny Prakoso Rupiah
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Harga TBS Sawit Kaltim Turun, Dipicu Pelemahan Harga CPO dan Kernel

    Juni 3, 2026

    Pajak UMKM Naik, Dana untuk Ekspansi Usaha Terancam Habis untuk Kewajiban Fiskal

    Juni 2, 2026

    Dompet Aman, Saldo Menipis: Fenomena Belanja Impulsif di Era QRIS

    Mei 30, 2026

    Generasi Muda Jadi Sasaran Judi Online, OJK Perkuat Literasi Keuangan

    Mei 29, 2026

    Pemkot Samarinda Ajak Kadin Perkuat Peran Strategis Dorong Ekonomi dan Kendalikan Inflasi

    Mei 2, 2026

    Sensus Ekonomi 2026 Segera Digelar, Tantangan Kepercayaan Warga Jadi Catatan DPRD

    April 15, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bapperida Pastikan Program OPD 2027 Selaras dengan Target Pembangunan Samarinda

    R’syaJuni 4, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Samarinda melakukan klarifikasi…

    Lulusannya Langka! Jurusan Kuliah Ini Malah Jadi Rebutan Korporasi Besar

    Juni 4, 2026

    Pemprov Kaltim Genjot Tuntaskan Listrik Masuk Wilayah Pedalaman dan Terpencil

    Juni 4, 2026

    Biaya Hidup Naik, Gen Z Samarinda Tetap Setia Ngopi dan Nongkrong di Kafe

    Juni 4, 2026

    Kondisi Ekonomi Kian Menantang, Padel Tetap Ramai di Samarinda

    Juni 4, 2026
    1 2 3 … 3,121 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.