Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Juli 21, 2026

    Sekitar 1.700 Atlet Kota Samarinda Masih Menunggu Kejelasan Anggaran Keikutsertaan Porprov 2026

    Juli 21, 2026

    HYROX, Olahraga yang Menggabungkan Lari dan Latihan Kekuatan dalam Satu Tantangan

    Juli 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»DPRD Kaltim Desak Evaluasi Biaya Jalur Mandiri, Jangan Sampai Anak Daerah Gagal Kuliah
    Politik

    DPRD Kaltim Desak Evaluasi Biaya Jalur Mandiri, Jangan Sampai Anak Daerah Gagal Kuliah

    R’syaBy R’syaJuni 2, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Fuad Fakhruddin (Insitekaltim/R'sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Fuad Fakhruddin mendorong perguruan tinggi negeri untuk mengevaluasi kebijakan biaya pendaftaran jalur mandiri, agar tidak menjadi beban bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

    Dirinya khawatir biaya yang terlalu tinggi berpotensi menimbulkan keberatan di kalangan calon mahasiswa dan orang tua.

    Ia pun mengingatkan agar biaya pendidikan tidak sampai menjadi penghalang bagi lulusan SMA yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

    Menurutnya, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan perlu memastikan akses pendidikan tinggi tetap terbuka.

    “Kita khawatir jangan sampai ada anak-anak yang mengurungkan niat kuliah karena persoalan biaya. Karena itu program-program yang membantu masyarakat harus terus didorong agar minat melanjutkan pendidikan tetap tinggi,” ujarnya kepada Insitekaltim saat diwawancara via WhatsApp di Samarinda, Selasa, 2 Juni 2026.

    Sebagai informasi, berdasarkan informasi pada laman resmi Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) Universitas Mulawarman, biaya pendaftaran jalur mandiri tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp500 ribu. Ia memahami, biaya pendaftaran maupun biaya pendidikan pada jalur mandiri memang merupakan konsekuensi dari mekanisme penerimaan mahasiswa yang berlaku di berbagai perguruan tinggi. Namun, kampus tetap perlu mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat saat menetapkan besaran biaya.

    “Kampus juga harus melihat kondisi masyarakat sekarang. Jangan sampai biaya yang begitu besar tidak sebanding dengan kondisi yang ada. Kita berharap pendidikan di Kaltim dapat melahirkan generasi emas dan bisa diakses oleh seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.

    Politisi Fraksi Gerindra itu mengaku DPRD Kaltim telah mendengar berbagai aspirasi masyarakat terkait biaya pendaftaran jalur mandiri. Karena itu, ia berharap pihak kampus dapat membuka ruang evaluasi terhadap kebijakan yang diterapkan.

    “Kita berharap masyarakat bisa menyampaikan aspirasinya dan kampus juga dapat mempertimbangkan kembali kebijakan tersebut. Menurut saya, ini perlu dikaji ulang,” tuturnya.

    Lebih lanjut, Fuad mengungkapkan DPRD Kaltim berencana meminta penjelasan dari pihak kampus setelah seluruh tahapan penerimaan mahasiswa baru selesai dilaksanakan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengevaluasi berbagai persoalan yang muncul selama proses penerimaan.

    “Nanti setelah proses penerimaan selesai, kami akan meminta penjelasan dari pihak kampus terkait berbagai persoalan selama penerimaan mahasiswa baru berlangsung,” sebutnya.

    Di tengah proses tersebut, ia juga mengingatkan agar pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru berjalan transparan dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk melakukan praktik di luar ketentuan.

    “Kami berharap proses penerimaan mahasiswa baru tidak menimbulkan keresahan di masyarakat. Jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan momentum penerimaan mahasiswa baru untuk melakukan pungutan liar atau tindakan yang tidak sesuai aturan,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    TKD Kaltim Anjlok, Kepala Daerah Harus Bersatu Tagih Hak ke Pemerintah Pusat

    Juli 21, 2026

    PDIP Tetap Dorong Hak Angket, Samsun: Kalau Rugikan Rakyat Harus Dijalankan

    Juli 20, 2026

    Data Partai Politik di Kaltim Dimutakhirkan, KPU Mulai Validasi Berkelanjutan

    Juli 19, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Mandek, Pengamat: Diduga Sengaja Diulur hingga Publik Lelah

    Juli 18, 2026

    IKN Dikebut Menuju Ibu Kota Politik 2028, Otorita Evaluasi Seluruh Proyek Strategis

    Juli 18, 2026

    Simpang Siur Kehadiran Presiden di IKN, Ini Respons Ketua Gerindra Samarinda

    Juli 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Nur AjijahJuli 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Hingga kini, pelanggaran Work From Home (WFH) yang ditemukan di Samarinda, masih sebatas…

    Sekitar 1.700 Atlet Kota Samarinda Masih Menunggu Kejelasan Anggaran Keikutsertaan Porprov 2026

    Juli 21, 2026

    HYROX, Olahraga yang Menggabungkan Lari dan Latihan Kekuatan dalam Satu Tantangan

    Juli 21, 2026

    SPM HIV Capai 99,8 Persen, Samarinda Jadi Lokus Supervisi Kemenkes

    Juli 21, 2026

    Pemda Samarinda Siapkan Parkir Berlangganan, Sebagai Sumber PAD Baru

    Juli 21, 2026
    1 2 3 … 3,230 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.