Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kemarau Tekan Panen Kaltim, Bulog Andalkan Pasokan Beras dari Sulsel dan Jatim

    September 24, 2026

    Transisi Global Fund, Kaltim Mulai Hitung Kebutuhan Anggaran Penanggulangan HIV/AIDS

    September 23, 2026

    KPK Supervisi Perencanaan APBD Kaltim, Pemprov Siapkan Penyesuaian untuk RAPBD 2027

    September 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Kemarau Tekan Panen Kaltim, Bulog Andalkan Pasokan Beras dari Sulsel dan Jatim
    Pemerintah

    Kemarau Tekan Panen Kaltim, Bulog Andalkan Pasokan Beras dari Sulsel dan Jatim

    IraBy IraSeptember 24, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Kekeringan Sawah
    Teks: Kekeringan sawah akibat kemarau panjang tekan panen di Kaltim (foto:insitekaltim/ira)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Musim kemarau berkepanjangan mulai berdampak pada produksi padi di Kalimantan Timur (Kaltim). Kondisi tersebut turut menekan penyerapan gabah petani lokal oleh Perum Bulog, sehingga kebutuhan stok beras di Kaltim harus ditopang pasokan dari sejumlah daerah sentra produksi di luar Kalimantan.

    Kepala Kanwil Bulog Kalimatan Timur-Utara (Kaltimtara) Musazdin Said mengatakan, kondisi kekeringan yang terjadi saat ini memengaruhi hasil panen petani. Bahkan di sejumlah wilayah, tanaman padi yang sebelumnya diharapkan tumbuh justru mengalami kerusakan akibat kondisi tanah yang terlalu kering.

    “Memang saat ini ada El Nino, musim panas atau kekeringan yang berkepanjangan. Ini juga mempengaruhi hasil panen daripada petani,” kata Musazdin, di Samarinda Selasa 22 September 2026.

    Menurutnya, kondisi lahan pertanian di Kalimantan cukup sensitif terhadap musim kemarau. Ketika kekeringan berlangsung panjang, tanah dapat mengalami retakan dan mengganggu pertumbuhan tanaman padi.

    “Memang khususnya di Kalimantan ini sangat sensitif. Begitu dia kemarau, tanahnya pecah-pecah, sehingga tadinya padi yang memang mau tumbuh akhirnya mati,” ujarnya.

    Kondisi tersebut otomatis berdampak terhadap penyerapan gabah yang dilakukan Bulog. Berkurangnya produksi lokal membuat pasokan dari petani Kaltim tidak dapat sepenuhnya diandalkan untuk memenuhi kebutuhan stok beras di wilayah tersebut.

    Namun, Bulog memastikan kebutuhan stok tetap dijaga melalui mekanisme pemerataan stok secara nasional. Kaltim mendapatkan pasokan dari sejumlah daerah yang memiliki produksi beras lebih tinggi.

    Musazdin menyebut Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Jawa Timur (Jatim) menjadi dua wilayah yang saat ini menjadi sumber pasokan beras untuk Kaltim. Kedua daerah tersebut dinilai memiliki surplus produksi sehingga dapat menopang kebutuhan wilayah lain.

    “Kita diuntungkan kebetulan daerah-daerah produksi itu dekat dengan Kaltim yakni adanya Sulawesi Selatan kemudian adanya Jawa Timur,” jelasnya.

    Menurut Musazdin, distribusi stok tersebut merupakan bagian dari kebijakan pemerataan pasokan secara nasional. Beras dari daerah yang mengalami kelebihan produksi kemudian dialokasikan ke wilayah yang membutuhkan, termasuk Kaltim.

    “Secara nasional dilakukan pemerataan stok sehingga kami mendapatkan stok-stok dari Sulawesi Selatan dan Jawa Timur untuk masuk ke gudang-gudang kami di sini,” katanya.

    Pasokan dari luar daerah tersebut kemudian digunakan Bulog untuk menjaga ketersediaan beras sekaligus memenuhi kebutuhan penyaluran, termasuk bantuan pangan kepada masyarakat penerima manfaat.

    Musazdin memperkirakan, dalam waktu ke depan, pasokan beras yang masuk ke wilayah Kaltim dapat mencapai sekitar 16.000 ton.

    Sementara itu, posisi stok beras Bulog untuk Kaltim saat ini berada di kisaran 10.000 ton. Jika digabung dengan wilayah Kaltara yang juga menjadi cakupan pelayanan Kanwil Bulog Kaltim-Kaltara, stok yang diproyeksikan tersedia hingga akhir 2026 mencapai sekitar 13.000 ton.

    Dengan kondisi kemarau yang masih memengaruhi produksi lokal, pasokan dari luar daerah menjadi salah satu strategi Bulog untuk menjaga ketersediaan beras di Kaltim.

    Bulog juga terus memantau kondisi produksi dan kebutuhan beras di daerah untuk memastikan stok tetap tersedia, meski penyerapan gabah dari petani lokal mengalami penurunan akibat dampak kekeringan.

    Kanwil Bulog Kaltim - Kaltara Kemarau Musazdin Said Perum Bulog
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    KPK Supervisi Perencanaan APBD Kaltim, Pemprov Siapkan Penyesuaian untuk RAPBD 2027

    September 23, 2026

    Tahun Depan Pendataan Seragam Gratispol Kaltim Bakal Masuk Form SPMB

    September 23, 2026

    Asap Karhutla Kaltim Belum Hilang, Masih Bertahan di Atmosfer hingga Musim Hujan

    September 23, 2026

    Distribusi Pangan Terkendala Armada dan Antrean Solar, Gudang Baru Disiapkan di Sejumlah Daerah

    September 23, 2026

    Kaltim Mulai Masuk Prioritas Karhutla Nasional, Luasan Terbakar Capai 6.333 Hektare

    September 22, 2026

    Fuel Card Samarinda Belum Diberlakukan, 4.900 Kendaraan Masih Terblokir

    September 22, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kemarau Tekan Panen Kaltim, Bulog Andalkan Pasokan Beras dari Sulsel dan Jatim

    IraSeptember 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Musim kemarau berkepanjangan mulai berdampak pada produksi padi di Kalimantan Timur (Kaltim).…

    Transisi Global Fund, Kaltim Mulai Hitung Kebutuhan Anggaran Penanggulangan HIV/AIDS

    September 23, 2026

    KPK Supervisi Perencanaan APBD Kaltim, Pemprov Siapkan Penyesuaian untuk RAPBD 2027

    September 23, 2026

    Sodetan KM 2 Loa Janan Ulu Terancam Timbulkan Masalah Baru, Sungai Penerima Belum Ditangani

    September 23, 2026

    SK Nomor Tanding Terbit, Samarinda Masih Menanti THB Porprov 2026

    September 23, 2026
    1 2 3 … 3,360 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.